Tingkatkan Kepercayaan & Keamanan Pelanggan dengan situs web HTTPS

Published by Sarah Barnes on Februari 17, 2019

Ada perbedaan penting antara HTTP dan HTTPS saat mentransfer data online. HTTP lebih rentan terhadap serangan siber; risiko bagi Anda dan klien, jika Anda mengelola sebuah laman bisnis. Memiliki HTTPS untuk situs web Anda meningkatkan keamanan, peringkat Google, serta terlihat lebih profesional dan kredibel bagi calon pelanggan.
https

5 Kelebihan HTTPS

1 Lapisan Keamanan Tambahan

Dengan HTTPS, data dilindungi antara browser dan server dengan SSL. Anda menggunakan enkripsi HTTPS jika Anda menggunakan Sistem Manajemen Konten seperti WordPress dan Shopify, dll.

2 Kepercayaan Antara Anda dan Pelanggan Anda

Selain membuat situs web Anda lebih aman, memiliki HTTPS akan menambah tingkat kepercayaan antara Anda dan pelanggan Anda. Konsumen menjadi semakin sadar akan protokol keamanan online, jadi dengan beralih ke HTTPS, orang akan lebih cenderung mengunjungi situs web Anda.

3 Peringkat Google

Google dapat menurunkan peringkat situs web Anda jika tidak memiliki enkripsi HTTPS. Google memeriksa keaslian situs web dengan membandingkan situs-situs dengan konten yang serupa, jika sebuah situs memiliki HTTP dan pesaingnya memiliki HTTPS, mereka akan selalu memilih sang pesaing.
Google

Sejak 2014, Google telah menjadikan keamanan sebagai prioritas, alasan utama mengapa perusahaan ini ingin menggabungkan HTTPS di web.

4 Teknologi Mobile

Semakin banyak konsumen menggunakan perangkat seluler mereka untuk berbelanja online yang nyaman dan situs web haruslah ramah seluler. Laman Seluler Akselerasi / Accelerated Mobile Pages (AMP) milik Google adalah faktor penting untuk dipertimbangkan saat mengoptimalkan situs web Anda bagi tablet dan ponsel pintar.

AMP meningkatkan kecepatan muat pada perangkat seluler, yang menempati peringkat lebih tinggi dalam hasil pencarian, tetapi hanya berfungsi pada situs web yang menggunakan HTTPS. AMP relevan dengan aplikasi web progresif dan browser-browser generasi baru.

5 Hentikan Penyusup Legal

Sayangnya, ada banyak bahaya yang dapat menimbulkan ancaman online. Penyusup legal seperti ISP, pemasar pihak ketiga, dan pemerintah, mem-bypass jaringan untuk mengirimi Anda iklan bertarget. Para hacker dapat memasang malware pada komputer Anda dan membanjiri situs-situs dengan iklan yang memengaruhi pengalaman pengguna serta memungkinkan orang yang tak berwenang mendapatkan akses.

Hindari Hukuman dengan Beralih ke HTTPS

Bukan hanya mesin pencari Google yang menghukum situs web tanpa HTTPS. Chrome dan Firefox sama-sama memperingatkan pengguna sebelum mereka memasukkan informasi pribadi ke situs HTTP.

Selain itu, situs web yang tidak memiliki HTTPS di Chrome tidak dapat mengakses fitur seperti:

  • Geolokasi
  • Cache aplikasi
  • Gerakan perangkat
  • Orientasi perangkat

Pengembang Chrome berencana untuk menampilkan “Tidak Aman” pada bilah alamat untuk semua situs web tanpa enkripsi yang tepat.

Menambahkan Lapisan Keamanan ke Penjelajahan Online Anda

Serangan dunia siber sering terjadi, dan korbannya seringkali tak menyadari hingga pada akhirnya terlambat. Meskipun HTTPS lebih aman, data Anda masih dapat berisiko, dan sangat penting bagi Anda untuk lebih waspada. Untuk ini, kami sarankan Anda menggunakan layanan VPN yang berkualitas.

VPN mengalihkan trafik web Anda melalui server jarak jauh; sebuah proses yang menyembunyikan alamat IP Anda dan mengenkripsi data Anda. Dengan VPN, informasi pribadi Anda terlindungi secara lebih baik.

Apa Itu HTTP

HTTP adalah singkatan dari Hypertext Transfer Protocol dan memungkinkan kita untuk mentransfer data melalui internet. Setiap konten yang melakukan perjalanan antara Anda dan server Anda adalah hypertext; ini termasuk teks, gambar, video, dan suara. Sayangnya, situs web apapun yang hanya memiliki HTTP membuatnya rentan terhadap berbagai ancaman online.

Bagaimana HTTP Membuat Anda Rentan terhadap Ancaman Online

Menggunakan HTTP bisa membuat Anda rentan terhadap berbagai jenis ancaman online karena jenis protokol ini memudahkan pengguna yang tidak sah untuk mengakses data yang tidak dienkripsi.

hackers

Para hacker memperoleh informasi ini dengan mengambil paket data yang mungkin berisi informasi sensitif seperti akun web dan detail bank.

Cookies Diatur oleh HTTP

Laman-laman yang dirancang khusus yang dikirimkan oleh server kepada Anda dimungkinkan karena Cookies yang disimpan di sisi klien. Kadang-kadang, script dalam laman tersebut menggunakan data dari cookie untuk membawa informasi dari satu situs web ke situs web berikutnya. HTTP tidak menyediakan isolasi berdasarkan port, yang berarti jika cookie dapat dibaca dan ditulis oleh layanan pada satu situs, itu bisa juga dilakukan pada situs yang lain. Masalah pun muncul karena kerentanan ini memungkinkan para penyerang mendapatkan akses ke informasi pribadi saat Anda menjelajahi web.

Banjir Bandwidth Abstrak dan Sampah

Ada dua jenis serangan banjir DDoS yang harus Anda waspadai.

  • Serangan banjir sampah mungkin tidak diperhatikan karena tampak seperti trafik HTTP yang valid. Penyerang membuka koneksi ke port HTTP dan mengirim data biner sampah guna membanjiri antrian dan buffer internal.
  • Dengan serangan banjir bandwidth abstrak, server mengirimkan trafik untuk menjenuhkan uplink server dan membanjiri koneksi server-nya.

Selalu Ingat S = Keamanan

Demi keselamatan Anda dan pengunjung web Anda serta agar situs web Anda tetap kompetitif, Anda harus memiliki enkripsi HTTPS. HTTPS saja tidak menjamin keamanan online Anda, tetapi bersamaan dengan layanan VPN yang andal, lapisan enkripsi tambahannya memastikan kerahasiaan informasi pribadi Anda tetap terjaga dan aktivitas online tetap anonim.

Sarah Barnes
Ditulis oleh Sarah Barnes
Sarah adalah seorang penulis keamanan yang percaya bahwa setiap orang berhak atas tingkat privasi online yang tinggi. Dia memiliki spesialisasi dalam pengelolaan proyek digital untuk usaha kecil hingga menengah dari berbagai macam industri.