Pengungkapan:
Ulasan Kami

Wizcase berisi ulasan yang ditulis oleh pengulas komunitas kami, dan didasarkan pada pengujian pengulas produk yang independen dan profesional.

Kepemilikan

Kape Technologies PLC yang merupakan perusahaan induk Wizcase, memiliki ExpressVPN, CyberGhost, ZenMate, Private Internet Access, dan Intego, yang mungkin dapat diulas di situs web ini.

Biaya rujukan

Wizcase mungkin dapat memperoleh komisi afiliasi saat pembelian dilakukan melalui tautan kami. Akan tetapi, ini tidak berpengaruh terhadap konten ulasan yang kami publikasikan atau terhadap produk/layanan yang diulas. Konten kami dapat menyertakan tautan langsung untuk membeli produk yang merupakan bagian dari program afiliasi.

Standar Ulasan

Semua ulasan yang dipublikasikan di Wizcase memenuhi standar ulasan ketat kami untuk memastikan bahwa setiap ulasan didasarkan pada pemeriksaan produk/layanan yang independen, jujur, dan profesional dari pengulas. Standar tersebut mengharuskan pengulas untuk mempertimbangkan kualitas teknis dan karakteristik produk di samping nilai komersialnya bagi pengguna, yang dapat memengaruhi peringkat produk di situs web.

Apakah Microsoft Defender Cukup di Tahun 2022? Cari tahu di sini

Dawn Teh
Pembaruan terakhir oleh Dawn Teh pada Januari 01, 2022

Sebagai antivirus gratis yang disertakan pada semua PC Windows, Microsoft Defender kini lebih baik daripada sebelumnya. Jika tidak menyimpan informasi pribadi pada PC Anda, Microsoft Defender menyediakan proteksi yang cukup baik. Namun, jika Anda menyimpan file sensitif di perangkat Anda, Microsoft Defender tidak cukup bisa menjaga keamanannya.

Setelah mengetesnya selama beberapa minggu, saya menemukan bahwa antivirus gratis dari Microsoft tidak diperbarui cukup sering untuk menjamin proteksi terhadap ancaman terkini. Untuk mendapatkan perlindungan penuh, Anda harus menggunakannya bersama dengan antivirus lain. Saya mengetes berbagai opsi gratis dan berbayar untuk mencari layanan yang menyediakan proteksi malware berkelas terbaik tanpa membuat PC Anda melambat.

Ternyata, saya menemukan beberapa antivirus gratis yang justru berperforma lebih baik daripada Microsoft Defender. Namun, Norton 360 mengungguli semua kompetitornya dengan mesin antivirusnya yang tangguh, fitur keamanan web, dan tambahan seperti VPN dan pengelola kata sandi — yang semuanya tidak ditawarkan oleh Microsoft Defender. Selain itu, Anda bahkan bisa mencoba Norton 360 tanpa risiko selama 60 hari dengan jaminan uang kembali!

Coba Norton pada Windows tanpa risiko!

Panduan Singkat: Alternatif Terbaik daripada Microsoft Defender di Tahun 2022

  1. Norton 360 Alternatif yang no. 1 daripada Microsoft Defender dengan mesin antivirus yang kuat, fitur keamanan khusus untuk Windows, firewall, VPN, dan lainnya. Termasuk jaminan 60 hari uang kembali.
  2. TotalAV — Proteksi malware yang sangat oke untuk Windows PC, laptop, dan tablet; kenaikan harga yang besar setelah tahun berlangganan pertama.
  3. Bitdefender — Memblokir semua malware kompleks yang menyasar Windows, tetapi paket premiumnya agak mahal.
  4. McAfee — Proteksi malware lanjutan dan pengamanan online untuk Windows, tetapi beberapa fitur terbaiknya terbatas hanya untuk pengguna di Amerika Serikat.
  5. BullGuard — Antivirus terbaik untuk para gamer PC berkat fitur Game Booster yang dimilikinya, tetapi aplikasinya kurang ramah pengguna.

Coba Norton 360 untuk Windows!

Apakah Anda Bisa Mengandalkan Microsoft Defender untuk Melindungi Windows di Tahun 2022?

Sebelumnya bernama Windows Defender, Microsoft Defender telah meningkat secara signifikan selama beberapa tahun belakangan. Kini antivirus ini dilengkapi dengan deteksi ancaman real-time, serta firewall dan fitur kontrol orang tua. Saya menyukainya terutama karena antivirus ini sudah diinstal pada Windows 10, 8, dan 7, sehingga bisa langsung dijalankan segera setelah Anda menyalakan komputer.

Saya ingin melakukan serangkaian pengetesan pada Microsoft Defender dan membandingkannya dengan antivirus saingan. Saya terkesan karena Microsoft Defender memblokir 99,5% hingga 100% malware secara real-time. Sayangnya, hanya ini yang bisa diandalkan darinya.

Menurut saya, firewall dan fitur kontrol orang tuanya tak mencukupi. Firewall-nya terlalu rumit untuk dikonfigurasi dan fitur kontrol orang tuanya hanya berfungsi jika anak Anda memiliki akun Microsoft sendiri. Namun, kekhawatiran terbesar saya adalah Microsoft tidak secara rutin memperbarui perangkat lunaknya, sehingga menjadikan proteksi real-time hampir tak berguna. Tanpa pembaruan rutin, Microsoft Defender tidak bisa melindungi Anda dari serangan siber terbaru. Saya juga merasa ketika Microsoft memang mengeluarkan pembaruan, muncul masalah pada PC Windows saya. Sebelumnya, ini mengakibatkan PC saya tiba-tiba berhenti di tengah pemindaian.

Meski dengan peningkatan Microsoft Defender, masih banyak yang harus diperbaiki olehnya. Singkatnya, hanya mengandalkan Microsoft Defender untuk melindungi PC Anda bukanlah ide yang bagus. Jika Anda memiliki file pribadi atau sensitif yang disimpan dalam perangkat Windows Anda, akan jauh lebih aman untuk berinvestasi pada program antivirus yang lebih kuat.

10 Alternatif Antivirus Terbaik daripada Microsoft Defender (Diuji Januari 2022)

1. Norton 360 — Perangkat Lunak Antivirus Terbaik untuk Windows 10, 8, dan 7

Fitur Utama:

  • Memblokir semua strain malware yang menyasar Windows secara real-time
  • Fitur ekstranya termasuk VPN, kontrol orang tua, pengelola kata sandi, dan lainnya
  • Kompatibel dengan semua versi Windows
  • Dukungan pelanggan 7×24 jam yang tersedia lewat live chat atau telepon
  • Jaminan 60 hari uang kembali

Norton lebih baik daripada Microsoft Defender dalam semua aspek. Antivirus ini berhasil mendeteksi semua jenis malware spesifik PC dan dilengkapi dengan beragam fitur ekstra untuk meningkatkan keseluruhan keamanan Windows. Bagian terbaiknya, Norton memiliki berbagai paket langganan antivirus Windows yang sesuai anggaran, dan semuanya menyertakan fitur gratis seperti VPN dan pengelola kata sandi.

Selama pengetesan, Norton 360 berhasil memblokir 100% dari semua malware. Norton rutin memperbarui perangkat lunaknya, sehingga PC Anda selalu dilindungi dari ancaman siber terkini. Saya juga suka karena Norton 360 menyertakan ekstensi browser Safe Web, yang memindai keberadaan malware dan penipuan phishing pada situs web. Safe Web mendeteksi hampir 99% ancaman berbasis web, sementara browser Microsoft Edge, gagal memblokir sebagian besar situs pengetesan yang saya coba akses.

Tangkapan layar dari Norton Safe Web yang mengonfirmasi bahwa suatu situs aman atau berbahaya.
Norton 360 menambahkan selapis proteksi ekstra pada aktivitas browsing saya

Safe Web hanyalah salah satu fitur ekstra yang dimiliki Norton 360. Antivirus ini memiliki beragam fitur, termasuk firewall, penyimpanan cloud sebesar 2 GB, pengelola kata sandi, dan VPN. Norton 360 juga menyediakan fitur privasi seperti SafeCam PC untuk menghentikan situs web yang berusaha mengakses webcam Anda tanpa izin, dan proteksi dari pencurian identitas LifeLock. Yang menarik, Norton 360 menawarkan aplikasi native-nya dalam bahasa Indonesia.

Saya sangat terkesan dengan VPN dan Password Manager dari Norton 360. VPN-nya bisa menerobos bahkan pembatasan Netflix. Meski kecepatannya lebih rendah dari umumnya, saya bisa melakukan streaming dalam kualitas video HD dengan minimal lag atau buffering. Microsoft Defender tidak menyertakan VPN atau layanan proksi apa pun dengan antivirusnya.

Tangkapan layar dari Norton Secure VPN yang membuka blokir Netflix AS dan streaming Schitt's Creek
Saya senang karena VPN dari Norton bisa menyediakan akses yang andal ke Netflix AS

Password Manager milik Norton 360 bekerja sangat baik dalam menjaga keamanan semua kata sandi Anda. Saya terkesan dengan adanya fitur Autochange yang memilihkan kata sandi kuat, mengubahnya, dan menyimpannya. Saya belum pernah melihat yang seperti ini dari pengelola kata sandi lainnya, dan jelas tidak dari Microsoft Defender.

Jangan khawatir dengan harganya. Norton 360 memiliki beragam pilihan harga yang tersedia untuk semua tingkat. Menurut saya, paket dengan harga dan kualitas yang paling sepadan adalah Deluxe, yang memberi perlindungan hingga 5 perangkat, penyimpanan cloud sebesar 50 GB, dan fitur kontrol orang tua. Harganya memang tidak gratis, tetapi pembaruan rutin Norton akan menjamin keamanan Anda dari ancaman online real-time.

Saran saya, manfaatkan jaminan 60 hari uang kembali dari Norton 360 untuk mencoba layanan ini tanpa risiko. Jika merasa tidak cocok, Anda bisa mengajukan pengembalian dana dengan menghubungi live chat 24 jam. Dibutuhkan kurang dari 5 menit agar permintaan saya disetujui, dan saya memperoleh kembali uang saya dalam waktu 5 hari saja! Terlebih lagi, Anda juga bisa menghubungi petugas dukungan pelanggan dalam bahasa Indonesia.

Coba Norton 360 untuk Windows!

2. TotalAV — Antivirus Terbaik dengan Alat Tune-Up untuk Peningkatan Performa PC

Fitur Utama:

  • Lindungi Windows dengan mudah dari ransomware, perangkat lunak beriklan (adware), perangkat pengintai (spyware), virus, dan rootkit
  • Termasuk alat optimasi PC serta pengelola kata sandi (password vault) dan VPN
  • Kompatibel dengan Windows 7, 8, dan 10
  • Dukungan pelanggan 7×24 jam melalui live chat, email, atau telepon
  • Jaminan 30 hari uang kembali

Alat optimasi dari TotalAV yang mengesankan menjadikannya alternatif yang bagus daripada Microsoft Defender. Saya senang karena TotalAV hampir tidak berdampak apa pun pada PC saya selama pengetesan, bahkan ketika pemindaian virus berintensitas tinggi sedang dijalankan. TotalAV juga memperbarui perangkat lunaknya secara rutin, sehingga membuatnya mampu mendeteksi dan memblokir malware yang baru muncul.

Selama Smart Scan, TotalAV memberikan beberapa saran untuk mengoptimalkan cara kerja PC saya. TotalAV memeriksa keberadaan file sampah dan duplikat/ganda, cookie pada browser yang belum dihapus, dan program start-up yang tidak perlu. Bahkan, tersedia App Uninstaller yang sepenuhnya menghapus aplikasi (alih-alih menyisakan profil pribadi). Saya bisa mengatasi masalah apa pun lewat layar Smart Scan dalam hitungan menit, dan perbedaan pada keseluruhan performa sistem saya pun terasa.

Tangkapan layar dari hasil Pemindaian Cerdas TotalAV
Ada beberapa cara Anda bisa meningkatkan performa PC dengan TotalAV

Alat tune-up sejenis tidak tersedia pada Microsoft Defender, yang hanya menyertakan laporan kesehatan PC secara umum.

Selain alat optimasi, TotalAV juga menyertakan pengelola kata sandi (password vault), VPN, blokir iklan, dan Web Shield, ekstensi browser yang memblokir situs web berbahaya. Seperti Norton 360, TotalAV juga dilengkapi dengan proteksi pencurian identitas dan pengujian kebocoran data yang memindai kebocoran informasi Anda di web.

TotalAV juga jauh lebih mudah digunakan daripada Microsoft Defender. Antarmukanya sederhana untuk dikendalikan, dengan fitur berlabel jelas yang cocok untuk pengguna antivirus baru maupun yang sudah berpengalaman. Tidak seperti Microsoft Defender, aplikasi TotalAV tidak menyembunyikan fitur atau menu dropdown yang tidak perlu.

Anda bisa mencoba TotalAV tanpa risiko selama 30 hari dengan jaminan uang kembali, untuk mengecek apakah layanan ini cocok dengan kebutuhan Anda. Pengajuan pengembalian dananya juga mudah; Anda bisa menelepon saluran dukungan untuk layanan penagihan, atau mengirim email permintaan. Pengembalian dana saya hanya 2 hari setelah dikonfirmasi.

Coba TotalAV untuk Windows!

3. Bitdefender — Cocok untuk Para Pemula dengan Pengaturan PC yang Mudah Dikonfigurasi

Fitur Utama:

  • Memindai keberadaan malware secara menyeluruh dan memiliki tingkat deteksi yang sempurna
  • Termasuk mode game, browser yang aman, pengelola kata sandi, VPN, dan lainnya
  • Mendukung Windows 7, 8, dan 10
  • Dukungan 7×24 jam lewat live chat, email, atau telepon
  • Jaminan 30 hari uang kembali

Teknologi pindai berbasis cloud yang ringan milik Bitdefender berdampak rendah dan juga akurat. Selama pengetesan, Bitdefender mendeteksi 100% malware baru dan lama serta tidak terasa perlambatan apa pun meski pemindaiannya berintensitas tinggi. Ini merupakan peningkatan yang nyata jika dibandingkan Microsoft Defender, yang membuat PC saya berjalan terasa lebih lambat selama pemindaian.

Menurut saya, antarmuka Bitdefender juga lebih mudah dikendalikan daripada Microsoft. Semua fiturnya berlabel jelas, dengan deskripsi singkat mengenai fungsinya. Hal ini memudahkan saya untuk menyesuaikan berbagai fitur tanpa harus khawatir mengklik pengaturan yang salah secara tidak sengaja.

Tangkapan layar dari antarmuka aplikasi Windows Bitdefender
Keterangan yang jelas membuat aplikasi Bitdefender mudah dijalankan

Bonusnya, Anda tak perlu mengonfigurasi Bitdefender untuk mendapatkan proteksi komprehensif darinya. Bitdefender memiliki fitur unik Autopilot yang menganalisis cara kerja perangkat Anda, lalu secara otomatis mengonfigurasi dirinya sendiri untuk Anda. Jika Anda menginginkan keamanan antivirus lepas tangan tetapi tidak mau repot melakukan upgrade, Bitdefender adalah pilihan yang terbaik.

Bitdefender memiliki beberapa paket langganan yang eksklusif untuk PC Windows, dan semuanya menyertakan firewall, pengelola kata sandi, penghancur file (file shredder), proteksi webcam, VPN, fitur kontrol orang tua, dan browser yang aman. Antivirus ini juga dilengkapi dengan pemindaian penilaian kerentanan untuk memeriksa pembaruan yang hilang, profil kerja yang dapat dikonfigurasi untuk mematikan pemberitahuan, dan pengoptimalan masa pakai baterai.

Saya terkesan dengan fitur-fitur ini karena berfungsi dengan baik dan jelas berkualitas tinggi. Anda memiliki opsi untuk menggunakan Bitdefender sebagai antivirus terpisah, atau menggunakan beragam fiturnya bersama dengan Microsoft Defender. Mana pun yang Anda pilih, Anda mendapatkan proteksi malware yang tangguh dan beberapa fitur pengamanan web terbaik dengan Bitdefender.

Anda tak harus langsung percaya opini saya; cobalah Bitdefender dengan jaminan uang kembali selama 30 hari, dan ajukan pengembalian dana jika Anda merasa tak cocok. Saya mencoba sendiri proses ini, dan layanan pelanggan yang beroperasi 7×24 jam cukup membantu dan ramah. Uang saya kembali ke rekening dalam waktu 5 hari.

Coba Bitdefender untuk Windows!

4. McAfee — Firewall yang Bisa Disesuaikan Memblokir Semua Ancaman yang Menarget Windows

Fitur Utama:

  • AI canggih yang memprediksi jenis malware baru bahkan sebelum kemunculannya
  • Termasuk alat proteksi web, alat optimasi, pengelola kata sandi, dan lainnya
  • Mendukung Windows 7, 8, dan 10
  • Dukungan pelanggan 7×24 jam melalui online chat atau telepon
  • Jaminan 60 hari uang kembali

McAfee adalah perusahaan antivirus terkemuka yang jelas mengungguli Microsoft Defender. Selama pengetesan, McAfee berhasil memblokir dan menyingkirkan semua file malware, serta melakukan karantina secara otomatis. Sebagai perbandingan, Microsoft Defender tidak mampu menandai setiap file berbahaya, sehingga menciptakan risiko infeksi pada PC pengetesan.

Saya sangat terkesan dengan firewall McAfee yang menyediakan deteksi ancaman 2 arah untuk traffic yang memasuki dan meninggalkan PC Anda. Firewall tersebut juga memiliki pengaturan yang bisa disesuaikan untuk mengizinkan aplikasi dan situs web yang dirasa aman untuk digunakan/dikunjungi. Pengaturan firewall McAfee mudah dikonfigurasi, bahkan untuk pengguna yang baru pertama kali memakainya. Semua opsinya ditandai dengan jelas sehingga Anda tidak akan salah mematikan atau mengubah pengaturan penting apa pun.

Tangkapan layar fitur McAfee Firewall
Anda bisa mengonfigurasi firewall McAfee atau membiarkan pengaturannya pada keadaan default

McAfee bahkan menyediakan lebih banyak fitur yang makin meningkatkan keamanan Windows Anda. Ini termasuk VPN, pengelola kata sandi, fitur kontrol orang tua, dan penghancur file (file shredder), yang sering kali menjadi standar brand antivirus premium. Namun, McAfee juga menawarkan pemindai celah keamanan yang unik dan pemantau jaringan rumah — kedua alat tersebut secara konstan memindai keberadaan peretas serta titik lemah pada aplikasi dan perangkat eksternal. Saya juga menyukai ekstensi browser WebAdvisor, yang otomatis memblokir penipuan phishing, cryptojacking, dan situs web berbahaya di kala Anda sedang browsing online. Terlebih lagi, McAfee juga menawarkan aplikasinya dalam beberapa bahasa, termasuk bahasa Indonesia.

Paket McAfee jelas lebih tangguh daripada Microsoft Defender. Namun, Anda tak harus langsung memercayai opini saya. Anda bisa mencoba McAfee tanpa risiko dengan jaminan 60 hari uang kembali untuk mencari tahu apakah antivirus ini tepat untuk Anda.

Coba McAfee untuk Windows!

5. BullGuard — Cocok untuk Para PC Gamer dengan Fitur Game Booster

Fitur Utama:

  • Secara efektif memindai semua jenis malware untuk menjaga keamanan Anda
  • Termasuk browser yang aman, VPN, dan lainnya
  • Berjalan pada Windows 7, 8, dan 10
  • Dukungan teknis 7×24 jam melalui live chat dan email
  • Jaminan 30 hari uang kembali

Proteksi malware canggih dari BullGuard secara signifikan lebih kuat daripada Microsoft Defender. Selama pengetesan, BullGuard berhasil mendeteksi malware lama dan baru. Namun, yang menurut saya paling menonjol pada BullGuard adalah fitur Game Booster-nya.

Fitur ini secara otomatis mendeteksi ketika Anda bermain game, mengalihkan sumber daya dari aplikasi latar belakang — dan mengarahkannya ke game Anda! BullGuard benar-benar membantu game Anda berjalan lebih baik dibandingkan tanpa antivirus ini. Bahkan ketika menggunakan PC gaming berperforma tinggi, saya merasa BullGuard membuat game saya dimuat lebih cepat hampir tanpa lag. Sebagai perbandingannya, Microsoft Defender tidak meningkatkan gameplay sama sekali dan sering menginterupsi aplikasi yang berada dalam keadaan full-screen dengan peringatan dan pop-up.

Tangkapan layar fitur Game Booster BullGuard dengan daftar game yang dioptimalkan secara otomatis
Anda bisa memilih game apa saja yang ingin dioptimalkan oleh BullGuard

Dengan BullGuard, Anda juga akan bisa mengakses firewall, proteksi identitas, browser yang aman, fitur kontrol orang tua, dan alat tune-up PC. Namun, menurut saya fitur-fitur ini sulit diakses di aplikasinya (terdapat banyak menu dropdown), sehingga membuat pengalaman pengguna mirip dengan aplikasi Microsoft Defender yang rumit.

Paket termurah BullGuard bersifat eksklusif untuk Windows. Anda bisa mencoba BullGuard menggunakan jaminan 30 hari uang kembali. Ketika saya mengetes sendiri kebijakan pengembalian dana ini, tak ada masalah saat mengajukan permintaan tersebut.

Coba BullGuard untuk Windows!

6. Intego — Antivirus Windows yang Sederhana namun Efektif

Fitur Utama:

  • Menangkap malware baru, dan melakukan eksploitasi zero-day yang tidak dapat dilakukan definisi lain
  • Bonus seperti Web Shield dan Mesin Preventif mampu mendeteksi ancaman tambahan
  • Kompatibel dengan Windows 10, 8, dan 7
  • Dukungan pelanggan via obrolan langsung dan email
  • Jaminan uang kembali 30 hari

Dikenal akan perangkat lunak Mac-nya yang kuat, Intego memiliki antivirus terpisah yang secara khusus dirancang untuk Windows. Selama pengujian, saya terkesan dengan kemampuan Intego dalam menangkap 100% malware yang baru saja dirilis di PC (juga dikenal sebagai serangan zero-day). Kemampuan untuk menangkap ancaman siber terbaru yang menargetkan Windows adalah hal esensial yang perlu dimiliki sebuah antivirus.

Daftar putih adalah fitur favorit lainnya bagi saya karena ia memungkinkan pengguna untuk mengecualikan aplikasi dan program tertentu (yang saya tahu 100% aman) dari perlindungan real-time Intego. Ini membantu kinerja pemindai virus real-time Intego untuk lebih efisien karena ia hanya mendeteksi ancaman baru.

Sayangnya, tidak banyak fitur tambahan seperti kontrol orang tua, pengelola kata sandi, atau VPN yang bisa ditemukan di sini. Ini mengecewakan karena aplikasi Intego versi Mac bahkan menghadirkan fitur khusus Mac dan alat keamanan siber.

Harga yang dibandrol masih masuk akal untuk sebuah antivirus sederhana tanpa fitur tambahan yang membebaninya. Saya sarankan untuk mencoba Intego di perangkat Windows dan menguji semua fiturnya sendiri. Ada jaminan uang kembali 30 hari untuk semua paket, jadi Anda bisa mendapatkan pengembalian dana penuh jika berubah pikiran. Anda juga dapat menggunakan Intego secara gratis selama 7 hari dengan uji coba gratis.

Coba Intego untuk Windows secara gratis

7. Avira — Antivirus Gratis No. 1 untuk Perangkat Windows

Fitur Utama:

  • Mendeteksi ancaman malware segera setelah terunduh ke perangkat
  • Termasuk alat optimasi perangkat, VPN, pengelola kata sandi, dan lainnya
  • Mendukung Windows 10, 8 dan 7
  • Hubungi dukungan pelanggan lewat telepon dan email
  • Jaminan 30 hari uang kembali

Meskipun merupakan program antivirus gratis, Avira Free Security Suite jelas mengungguli Microsoft Defender. Pemindai virus Avira berhasil menandai dan mengisolasi semua malware secara real-time selama pengetesan. Bahkan, antivirus ini dilengkapi dengan alat optimasi yang gratis, ekstensi browser, VPN, pengelola kata sandi, dan penghancur file (file shredder).

Jumlah fiturnya mengesankan untuk ukuran layanan gratis. Satu-satunya masalahnya adalah antivirus gratis Avira tidak menawarkan proteksi ransomware. Karenanya, saya menyarankan Anda menggunakan Avira bersama dengan Microsoft Defender untuk mengurangi risiko serangan ransomware.

Jika Anda mencari proteksi premium, Anda selalu bisa melakukan upgrade ke paket Avira Prime. Paket ini menyertakan proteksi ransomware, VPN dengan bandwidth tak terbatas, proteksi web dan email, updater otomatis untuk perangkat lunak dan driver, alat optimasi, pengelola traffic jaringan (network traffic manager), serta pengelola proses (process manager). Namun, harganya sedikit lebih mahal daripada Norton 360.

Anda bisa mencoba paket Avira Prime dengan jaminan 30 hari uang kembali, atau mengunduh versi gratisnya. Mana pun yang dipilih, Anda memiliki banyak waktu untuk mengetes Avira dan memutuskan apakah ini antivirus yang tepat untuk melindungi perangkat Windows Anda.

Coba Avira untuk Windows!

8. Malwarebytes — Lakukan Streaming atau Bermain Game Tanpa Gangguan pada Windows dengan Play Mode

Fitur Utama:

  • Menandai dan menyingkirkan malware yang baru muncul ataupun yang sudah ada sebelumnya
  • Dilengkapi dengan ekstens