Panduan Terbaik untuk Advanced Encryption Standard (AES)

Pembaruan terakhir oleh Shelby Taylor pada Agustus 07, 2018

Enkripsi memiliki pengaruh signifikan pada privasi Anda. Sering dianggap sebagai cara paling efektif untuk mengamankan data Anda, enkripsi bahkan menyediakan cara aman untuk mengirimkan data yang paling sensitif, termasuk arsip pemerintah dan data kesehatan pribadi.

Karena fitur keamanan perlahan-lahan merasuk menjadi tendensi harapan publik dengan pengenalan komunikasi terenkripsi seperti Whatsapp, sekarang pengguna menuntut enkripsi ujung ke ujung di hampir setiap metode komunikasi yang ditawarkan.

Jadi, apa sebenarnya enkripsi itu, dan mengapa itu begitu penting untuk keseharian individu? Berikut ini semua yang perlu Anda ketahui tentang apa itu enkripsi dan mengapa itu seharusnya penting untuk Anda.

Enkripsi – Pengodean Data Privat

Kemungkinan Anda memiliki data sensitif seperti informasi finansial pada ponsel, laptop, tablet atau perangkat Anda lainnya. Tanpa enkripsi, segala data privat ini bisa diakses atau dicegat oleh pihak ketiga dan aktor jahat.

Ketika data dienkripsi, ini pada dasarnya disusun ulang menjadi sesuatu yang tidak berarti dan tak terbaca, yang disebut sebagai ciphertext (teks tersandikan). Untuk mengakses informasinya, pihak yang ditujukan harus memiliki kunci enkripsi, memungkinkan mereka untuk mendekripsi pesan dan mengembalikannya ke format yang bisa diuraikan sandinya.

Saat ini, taraf tertinggi enkripsinya yang tersedia adalah 256-bit and 128-bit. Cukup masukan saja, bit yang mengacu pada ukuran dari kunci enkripsi, yang bertindak sebagai kata sandi. Semakin besar kuncinya, semakin sulit untuk dipecahkan. Sebagai bahan perspektif, enkripsi 128-bit digunakan oleh bank dan militer serta satu triliun kali lebih kuat daripada enkripsi 40-bit.

Dua Bentuk Enkripsi: Simetris dan Asimetris

Enkripsi kunci simetris dan enkripsi kunci asimetris masing-masing menyajikan keamanan untuk data yang terkirim. Namun, enkripsi asimetris tidak membutuhkan distribusi kunci privat Anda, menambahkan lapisan keamanan ekstra, sedangkan algoritme simetris bisa lebih cepat karena mereka tidak membutuhkan banyak kapasitas komputasi.

  • Kunci Enkripsi Simetris
    Enkripsi kunci simetris, juga dikenal sebagai kunci rahasia, menggunakan kunci yang sama untuk mengenkripsi dan mendekripsi informasi. Kunci rahasia ini dibagikan hanya dengan pengirim dan penerima. Namun demikian, jika pihak luar mendapat akses pada kunci ini, enkripsi bisa berada dalam bahaya dan informasi Anda tidak akan aman lagi.
  • Kunci Enkripsi Asimetris
    Juga dikenal sebagai algoritme kunci asimetris, enkripsi jenis ini menggunakan kunci yang berbeda untuk mengenkripsi dan dekripsi data. Menggunakan kedua kunci privat (cuma diketahui oleh pemiliknya) dan kunci publik (diketahui oleh lainnya pada jaringan yang sama), informasi yang dienkripsi dengan kunci publik hanya bisa didekripsi oleh kunci privat yang sepadan.

Advanced Encryption Standard – AES

Pada mulanya disebut sebagai Rijndael, AES singkatan untuk Advanced Encryption Standard (Standar Enkripsi Lanjutan). Merupakan salah satu metode paling umum untuk mengenkripsi data penting, digunakan oleh organisasi-organisasi mulai dari Apple dan Microsoft hingga NSA.

Fitur Keamanan AES

AES merupakan algoritme enkripsi tingkat lanjut primer karena fitur-fitur berikut ini:

  • Keamanan: Algoritme AES memiliki kemampuan untuk bertahan terhadap serangan jauh lebih baik daripada metode enkripsi lainnya.
  • Biaya: Ditujukan untuk dirilis di bawah basis global, non-eksklusif, dan bebas-royalti, algoritme AES efisien pada basis komputasi dan memori.
  • Penerapan: Algoritme AES fleksibel dan sangat cocok ketika diterapkan pada perangkat keras dan lunak, serta mudah untuk diterapkan.

Algoritme Penyandian Blok

Metode enkripsi ini menyimpan informasi menggunakan algoritme penyandian blok. Blok menyusun masukan teks biasa dan keluaran ciphertext (teks tersandikan), yang diukur dalam bit. Contohnya, jika menggunakan AES 128-bit, ada 128 bit ciphertext yang dihasilkan per 128 bit teks biasa.

Secara keseluruhan, AES terdiri dari tiga penyandian blok yaitu AES-128, AES-192 dan AES-256. Masing-masing penyandian AES mengenkripsi dan dekripsi data dalam blok 128 bit menggunakan kunci kriptografi untuk 128, 192 dan 256-bit –  dengan 256-bit merupakan yang paling aman. Untuk kunci 128-bit, ada 10 putaran proses enkripsi, 12 putaran untuk kunci 192-bit dan 14 putaran untuk kunci 256-bit. Algoritme AES itu simetris, artinya bila kunci yang sama digunakan untuk proses enkripsi dan dekripsi, jadi pengirim dan penerima tahu bila mereka menggunakan kunci yang sama.

AES vs. DES: Era Baru Enkripsi

Data Encryption Standard atau DES pada dasarnya adalah pendahulu AES. Pada awal tahun 1970, IBM mengembangkan DES yang asli, yang telah diajukan kepada Biro Standardisasi Nasional dan digunakan oleh NSA. Pada akhirnya, DES merupakan algoritme keamanan standar yang digunakan oleh Pemerintah Amerika Serikat selama 20 tahun hingga distributed.net bekerja sama dengan Electronic Frontier Foundation dan menjebol  DES dalam waktu kurang dari 24 jam di depan umum.

AES mulai dikembangkan di Institut Standar dan Teknologi Nasional (NIST) setelah jelas terlihat kalau penerus DES diharuskan setelah menjadi rentan terhadap serangan brute-force. Algoritme baru ini dirancang untuk mudah diterapkan ke dalam perangkat keras, perangkat lunak dan lingkungan yang terbatas. AES tidak akan dirahasiakan dan mampu memproteksi informasi rahasia pemerintah menghadapi berbagai teknik serangan. AES setidaknya enam kali lebih cepat daripada tiga kali DES.

Membandingkan DES dengan AES

DES AES
Dikembangkan 1977 1999
Panjang Kunci 56 bit 128, 192 atau 256 bit
Jenis Penyandian Penyandian blok simetris Penyandian blok simetris
Ukuran blok 64 bit 128 bit
Keamanan Terbukti tidak memadai Dianggap aman

Penggunaan Umum AES

Pertama-tama, AES menawarkan pada komersial, non-komersial, organisasi privat dan publik atau perorangan untuk menggunakannya dengan bebas. Berikut ini penggunaan umum lainnya untuk algoritme AES:

  • VPN

Jaringan Privat Virtual (VPN) umumnya menggunakan AES. Sebuah VPN merupakan alat yang memungkinkan Anda untuk mengamankan koneksi jaringan dengan mengirim alamat IP Anda ke server aman yang dioperasikan oleh penyedia di tempat lain di dunia. VPN terutama bekerja dengan sangat baik saat tersambungkan pada sebuah jaringan terbuka dan tidak aman seperti kedai kopi.

  • Peralatan Arsip dan Kompresi

Berkas apa pun yang telah dikompresi untuk mengurangi ukurannya dan meminimalkan dampaknya pada cakram keras Anda kemungkinan besar mengandalkan perangkat lunak yang berisi enkripsi AES. Berkas-berkas tersebut adalah yang bisa diunduh orang dari internet seperti WinZip, 7 Zip dan RAR.

  • Enkripsi Cakram/Partisi

Jika Anda akrab dengan kriptografi dan berusaha untuk memastikan kalau data pribadi Anda aman, perangkat lunak enkripsi cakram/partisi yang Anda gunakan memadukan algoritme AES. Perangkat lunak seperti BitLocker, FileVault dan CipherShed semuanya berjalan pada AES untuk menjaga kerahasiaan informasi Anda.

  • Aplikasi Lainnya

  1. Peralatan Kata Sandi: Peralatan kata sandi Master diketahui menggunakan enkripsi AES 256-bit untuk mengamankan data pengguna.
  2. Video Game: Pengembang seperti Rockstar yang membuat game Grand Theft Auto menggunakan enkripsi AES untuk mencegah para peretas menerobos server multipemain mereka.
  3. Aplikasi Perpesanan: Yang terkenal, WhatsApp mengenkripsi pesan yang dikirim melalui aplikasi menggunakan AES.

Kesimpulan

Dengan kemajuan yang terus-menerus dalam teknologi, prevalensi serangan siber selalu meningkat. Saat ini, belum diketahui ada metode untuk menembus enkripsi AES, menjadikannya daya dorong yang kuat dalam hal keamanan dan sangat penting untuk mengamankan informasi Anda dan mengurangi risiko serangan. Enkripsi AES sudah terintegrasi pada banyak sistem perangkat lunak dan keras, dan jika diberdayakan sepenuhnya, potensinya rasanya tak ada batasnya.

Anda suka artikel ini? Beri Rating!
Saya sangat tidak menyukainya Saya tidak begitu menyukainya Okelah Cukup bagus! Suka sekali!
4.45 Rating dari 4 pengguna
Judul
Komentar
Terima kasih atas feedback Anda
Shelby Taylor
Shelby seorang pengelana dunia yang penuh semangat. Meskipun dia memegang gelar dalam bidang Fisika dan Astronomi dengan jurusan utama dalam Astrofisika/minor dalam matematika - dia menemukan kegemaran baru dalam dunia keamanan siber, kebebasan online, dan pemasaran dalam industri teknologi.