8 Penipuan VPN Terburuk yang Harus Dihindari di 2020

Dawn Teh Pembaruan terakhir oleh Dawn Teh pada Oktober 01, 2020

Waspadalah terhadap penipuan VPN saat berusaha melindungi komputer Anda secara online.

Virtual Private Network (VPN)
VPN telah meningkat popularitasnya berkat banyak fitur positif yang mereka tawarkan dalam hal privasi dan keamanan. Tidak hanya sempurna untuk keamanan tambahan, tetapi juga merupakan alat yang berguna untuk mem-bypass konten yang dibatasi secara geografis dari mana saja di dunia. Namun berhati-hatilah, ada ahli scam/penipuan di luar sana yang menawarkan layanan VPN palsu untuk mendapatkan akses ke data pribadi Anda dan mengambil uang Anda!

Bagaimana seseorang menguraikan perbedaan antara sebuah perusahaan VPN yang sah dan sebuah provider penipuan?

Jika Anda jagoan internet atau telah menggunakan VPN selama bertahun-tahun, maka akan lebih mudah bagi Anda untuk mengetahui perbedaan antara provider asli dan penipuan. Tetapi karena banyaknya pemula yang datang, semakin sulit bagi mereka untuk menemukan VPN asli dari yang palsu.

Walaupun perusahaan tersebut tampaknya memiliki kinerja dan spesifikasi yang sangat baik, mereka masih bisa mencatat aktivitas online Anda, menjual informasi Anda ke perusahaan iklan, atau menginfeksi perangkat Anda dengan virus dan malware.

Jangan khawatir, kami di sini untuk membantu! Kami telah mencantumkan 8 penipuan/scam VPN terburuk yang harus dihindari pada tahun 2020, jadi Anda tahu apa yang harus diwaspadai.

Scam VPN Terburuk yang Harus Dihindari

Mari kita lihat 8 scam VPN terburuk yang harus dihindari pada tahun 2020.

Scam 1: Data Anda tidak akan dicatat

Jika sebuah pernyataan tampaknya terlalu bagus untuk menjadi kenyataan, biasanya begitulah adanya. Jika VPN mengklaim bahwa mereka tidak akan mengumpulkan atau menyimpan data atau informasi pribadi Anda, ketahuilah bahwa ini adalah janji yang populer. Tentu saja, anonimitas sangat penting saat streaming online, tetapi janji-janji palsu tentang keamanan dan keselamatan dapat membawa Anda ke jalan yang gelap. Fokus pada kemudahan penggunaan, keandalan, transparansi, dan kinerja dari VPN.

Sebagian besar VPN yang sah juga mengklaim bahwa mereka tidak mencatat informasi pribadi sehingga sulit untuk membedakan antara penipuan dan VPN yang sebenarnya. Sayangnya, tidak ada cara untuk mengetahui apakah klaim tersebut benar, menyerahkan nasib Anda di tangan provider VPN. Namun, jika Anda membaca teliti kontrak dan penjelasan rincinya, Anda mungkin menemukan hal-hal yang cukup meragukan atau pernyataan yang saling bertentangan.

Jika VPN sejak awal dan mengatakan bahwa mereka menyimpan data log, hal ini belum tentu jadi masalah. Lihatlah bagaimana mereka menggunakan data dan apa garis besar kebijakan mereka. Apakah untuk meningkatkan layanan mereka atau mereka diketahui menjual informasi pribadi kepada pihak ketiga dan agen iklan? Jika yang terakhir ini benar, hindarilah segera!

Scam 2: Layanan VPN gratis

Ini adalah salah satu scam teratas untuk tetap Anda waspadai. Seperti kata pepatah: “Anda mendapatkan apa yang Anda bayar”; dan hal ini tidak bisa lebih akurat daripada VPN gratis. Saat menggunakan VPN tepercaya, Anda dapat yakin bahwa kemungkinan besar layanan VPN tersebut akan melindungi data pribadi Anda. Ini adalah kebalikan dari apa yang dilakukan VPN gratis.

VPN gratis biasanya menginjeksikan malware ke perangkat Anda, mereka tidak mengenkripsi informasi atau data Anda dan dapat mengirim informasi Anda ke pengiklan. Saat menggunakan VPN, tujuan utamanya adalah untuk melindungi dan mengamankan informasi Anda. Informasi, privasi, dan keamanan Anda dapat dikompromikan saat menggunakan VPN gratis dan harus dihindari dengan cara apa pun.

Scam 3: Langganan seumur hidup

Saat menjelajah melalui situs web pihak ketiga, Anda dapat menemukan langganan seumur hidup yang diiklankan sebagai clickbait. Harganya sangat rendah sehingga menarik minat Anda, tetapi Anda harus sadar bahwa menjalankan layanan VPN yang benar dan aman tidaklah murah, dan karenanya menanggung biaya overhead yang tidak memungkinkan untuk menawarkan keanggotaan seumur hidup pada harga yang ditampilkan.

Banyak situs scam VPN menjual keanggotaan seumur hidup, membuat Anda belajar dengan cara yang sulit bahwa provider VPN tidak akan menghargai keanggotaan ini. Ingat, ini semua tentang melindungi data Anda. Berapa banyak yang ingin Anda investasikan dalam keamanan Anda? Jawabannya mungkin lebih dari keanggotaan seumur hidup yang ditawarkan situs scam.

Scam 4: Layanan VPN palsu

Ini adalah SCAM BESAR, nomor dua setelah scam VPN gratis. Mencari tahu VPN mana yang asli dan mana yang palsu, bisa rumit. Sangat penting meluangkan waktu untuk membedakan yang palsu dari yang asli. Beberapa VPN palsu telah diketahui mengakses informasi aman Anda, seperti detail bank, informasi jaminan sosial, atau data Wi-Fi. Mereka dapat menggunakan informasi ini atau menjualnya kepada pihak ketiga yang kemudian dapat menggunakannya dengan berbagai cara. Ini kedengarannya tidak terlalu bagus, bukan?

Saat mencari VPN, cari yang terus terang dan jujur tentang cara kerjanya; protokol keamanan mereka, sistem enkripsi mereka, dan layanan mereka. Bacalah syarat dan ketentuannya secara teliti dan jeli, serta cari inkonsistensi atau ketidakjelasan, dan kontradiksinya.

Scam 5: VPN yang Membutuhkan Data Pribadi

VPN dimaksudkan untuk menjaga data pribadi Anda tetap aman dan terjamin, dan itu berarti bahkan dari VPN itu sendiri. Jika ada VPN memerlukan nomor telepon, alamat, atau nomor jaminan sosial Anda, Anda harus menghindarinya, terutama jika anonimitas dan privasi penting bagi Anda. Hindari menggunakan VPN yang hanya memungkinkan Anda membayar dengan kartu kredit Anda.

Provider VPN yang sah harus memiliki opsi pembayaran lain, seperti PayPal atau Bitcoin sebagai metode pembayaran.

Scam 6: Harga yang Wajar dan Masuk Akal

Sama seperti VPN gratis, VPN mahal juga harus dihindari, terutama ketika Anda membayar tidak lebih dari apa yang ditawarkan layanan lain. Saat mempertimbangkan struktur penetapan harga yang berbeda, lihat seberapa besar mereka ingin menagih Anda, kapan mereka akan menagih Anda, dan metode pembayaran apa yang diterima.

Hal lain yang harus diperhatikan adalah situs VPN itu sendiri dan reputasi online-nya. Periksa situs web mereka untuk kesalahan ejaan dan tata bahasa, serta cari chat room, forum, dan ulasan tentang platform mereka. Sebelum mendaftar untuk VPN, pastikan layanan itu nyata. Sebagian besar VPN yang sah mengenakan biaya bulanan, tahunan, atau dua tahunan, dan jarang melihat ada biaya layanan Anda secara mingguan. Ingatlah ini sebelum mendaftar!

Scam 7: Situs VPN yang Memromosikan Diri Sendiri

Selama beberapa tahun terakhir, banyak provider VPN scam telah memasuki pasar, menciptakan jenis situs web yang dapat ditinjau. Situs web yang dapat ditinjau ini menampilkan layanan mereka sendiri, menjadikannya tampak sah. VPN membutuhkan kepercayaan, jadi Anda tidak ingin secara buta memercayai ulasan di situs tanpa melakukan riset Anda sendiri.

Satu hal yang perlu dilihat di situs web VPN adalah tautan “tentang”-nya. Periksa untuk melihat apakah mereka menampilkan ulasan dari pengguna yang transparan dan sah, daftar nama peresensi, tanggal dan negara asal yang tercantum.

Pertimbangkan nada ulasan, apakah ini benar-benar ulasan atau iklan untuk layanan? Ulasan biasanya akan mencakup pro dan kontra, jadi awasi mereka yang terlalu banyak memuji.

Scam 8: Ulasan VPN di App Store

Jika Anda mencari VPN di app store seluler, jangan percaya ulasannya. Pengguna akan sering mengunduh aplikasi dan memberi peringkat tanpa menggunakan VPN sepenuhnya atau memiliki pengalaman dengannya. Sayangnya, seringkali Anda dapat menggunakan VPN selama berhari-hari, berminggu-minggu, atau berbulan-bulan sebelum Anda memiliki pengalaman negatif.

Beberapa pengalaman yang dialami pengguna termasuk bocornya alamat IP mereka, data mereka dijual ke pihak ketiga, malware diinjeksikan ke perangkat mereka, melakukan logging dan menyimpan data, serta berbohong tentang sistem enkripsi.

Saat memilih VPN mana yang akan digunakan, lakukan riset sebanyak mungkin dan cari ulasan di situs web yang tidak berafiliasi dengan provider VPN.

Jangan Obral Informasi Pribadi Anda

Dengan meningkatnya jumlah kasus peretasan dan masalah keamanan online hari ini, para pengguna sekarang lebih khawatir daripada sebelumnya tentang scam/penipuan VPN.

VPN-VPN berikut ini memiliki reputasi yang baik dan terkenal dalam industri ini.

Peringkat
Nama provider
Skor Kami
Harga
Pilihan No. 1
1.
Pilihan No. 1
NordVPN
$3.71 / bulan
Hemat 69%
Pilihan No. 1
2.
Pilihan No. 1
ExpressVPN
$6.67 / bulan
Hemat 48%
Pilihan No. 1
3.
Pilihan No. 1
Surfshark
$2.49 / bulan
Hemat 81%

Pastikan Anda memperhatikan 8 scam VPN terburuk yang harus dihindari pada 2020 saat melihat semua opsi yang ada. Perbedaan antara memilih VPN yang sah atau scam provider sangatlah penting ketika mempertimbangkan keselamatan, keamanan, dan privasi Anda secara online.

Anda suka artikel ini? Beri Rating!
Saya sangat tidak menyukainya Saya tidak begitu menyukainya Okelah Cukup bagus! Suka sekali!
4.10 Rating dari 3 pengguna
Judul
Komentar
Terima kasih atas feedback Anda
Dawn Teh
Ditulis oleh Dawn Teh
Dawn adalah penulis konten keamanan siber. Ia senang menambah wawasan para pembacanya mengenai tren terbaru seputar keamanan online dan teknologi.