Selamat Tinggal, Google: Alternatif Pengganti Produk-Produk Google (Baru)

Pembaruan terakhir oleh Olivia Jones pada Oktober 03, 2018

Google bisa melakoni peran hebat sebagai teman yang ramah di lingkungan Internet. Beragam doodle cerdasnya terpampang di beranda mesin pencari menyuguhkan teka-teki mengasyikkan untuk kita atau memberi penghargaan kepada pionir-pionir yang hampir terlupakan.

Alternatives to Google Products Namun di sisi lain, Google juga memata-matai Anda dengan mengumpulkan banyak sekali informasi pribadi dan melacak setiap aktivitas Anda, segala apa yang Anda lihat, sukai, dan jelajahi di Internet. Google adalah sejenis entitas yang kita takutkan laiknya pemerintah: Perusahaan besar yang selalu melacak seluruh kegiatan, perkataan dan pembelian Anda. Dan tampaknya tidak ada alasan nyata di balik semua itu; setidaknya tak satu pun yang masuk akal bagi kebanyakan pengguna. Sebagian besar yang dilakukan Google semata-mata hanya untuk tujuan utamanya sendiri: Menghasilkan uang sebanyak mungkin bagi Google dengan memanipulasi iklan yang Anda lihat setiap kali Anda online. Algoritme Google memutuskan apa yang perlu Anda lihat dan apa yang tidak perlu Anda lihat.

Jika Anda menggunakan Google di ponsel, ia menyimpan lokasi Anda setiap kali Anda menyalakannya. Dia menyimpan riwayat pencarian di semua perangkat Anda dalam database terpisah, artinya sekalipun Anda menghapus riwayat penelusuran di semua perangkat, Google akan tetap punya catatannya.

Sama halnya dengan apa pun yang pernah Anda tonton di YouTube. Semuanya.

Google juga mencatat setiap aplikasi dan ekstensi yang Anda gunakan. Seberapa sering Anda menggunakannya. Di mana Anda berada dan siapa yang berinteraksi dengan Anda. Termasuk pula Facebook, Twitter, Instagram, Snapchat, dan aplikasi lain yang Anda gunakan saat log in dengan Google.

Dan jangan lupakan setiap email yang Anda kirim atau terima. Dan semua yang ada di Google Drive Anda, bahkan hal-hal yang telah Anda hapus.

Bahkan, Google memberi Anda pilihan untuk mengunduh semua data tentang Anda yang disimpannya. Bagi orang yang telah menggunakan Internet selama satu dekade atau lebih, file tersebut sekitar 5GB.

“Techlash”  Awal Keruntuhan Raksasa Teknologi

Google memiliki beragam aplikasi luar biasa yang memberi banyak manfaat untuk organisasi, produktivitas, riset, dan lainnya. Maka dari itu, banyak pelaku usaha kecil yang menjalankan bisnisnya hanya dengan menggunakan Google Apps dan Google Drive. Namun setelah baru-baru ini terungkap seberapa banyak informasi Anda yang diserap oleh pihak-pihak seperti Google dan Facebook ketika Anda melakukan rutinitas online harian, reaksi yang muncul begitu hebat.

Dunia telah mengesahkan undang-undang perlindungan data pribadi dalam bentuk General Data Protection Regulation (GDPR) Uni Eropa. Karena semakin banyak orang menyadari tingginya tingkat pelanggaran terhadap privasi yang dilakukan Google, semakin banyak yang mencari alternatif untuk sepenuhnya menghapus Google dari dunia online mereka, mencari pengganti yang secara transparan menampilkan data apa saja yang dicatat serta melakukan upaya untuk menjaga keutuhan privasi Anda. Jadi, bagaimana cara Anda membebaskan diri dari cengkeraman Google dan mulai menggunakan layanan lain untuk mengisi kekosongan ini? Berikut rincian berbagai perangkat lunak, aplikasi, dan situs web yang telah sadar membuat pilihan untuk menjadi “anti-Google”, hanya menyimpan data yang diperlukan saja untuk menjaga produktivitas Anda tetap tinggi.

Alat Bisnis

Produk Google: Docs, Sheets, etc.
Alternatif pengganti: Zoho Docs


Zoho sebenarnya merupakan aplikasi yang populer untuk digunakan bersama Google Docs, tetapi juga memiliki office suite online sendiri. Zoho dan Google Docs punya banyak persamaan, antara lain mampu melacak perubahan dokumen, menyinkronkan konten ke desktop Anda untuk bekerja secara offline, serta mudah berbagi file dan folder dengan rekan kerja atau relasi. Zoho menawarkan enkripsi yang berlapis-lapis untuk menjaga data Anda tetap aman.

Google logo Mesin Pencari

Produk Google: Google Search
Alternatif pengganti: DuckDuckGo

Seperti yang telah kita pelajari di atas, Google Search tidak pernah menghapus apa pun untuk selamanya. Sekalipun Anda mencari sesuatu melalui iPhone dan segera menghapusnya setelah selesai, tetap saja masih muncul di satu registri besar di file Google yang berisi semua tentang Anda yang nantinya akan dipergunakan.


Logo DuckDuckGo memang lucu, namun ia jauh lebih serius dalam hal melindungi privasi. Mesin pencari yang satu ini tidak melacak riwayat penelusuran, artinya tidak menampilkan iklan yang dipersonalisasi dan tidak membuat Anda merasa seperti ada seseorang yang selalu mengintip di balik punggung setiap kali Anda mencari sesuatu. DuckDuckGo tampak mirip Google, dengan opsi untuk gambar, video, dan berita dalam pencarian Anda.

Email

Produk Google: Gmail
Alternatif pengganti: ProtonMail, Tutanota

Cara Google menangani email Anda mungkin menjadi bagian paling mencemaskan dari penimbunan informasi yang ia lakukan. Situs ini mengaku telah menyimpan setiap email yang Anda kirim dan terima di Gmail, tidak peduli sudah berapa lama Anda mulai menggunakannya. Google juga menyimpan setiap kontak yang pernah Anda tambahkan, setiap event di kalender, serta setiap foto/video yang pernah Anda unggah ke email Anda.

Google mengatakan ini semua demi memberi wawasan lebih jauh tentang bagaimana menyediakan layanan yang lebih baik untuk Anda. Namun pertanyaan yang masih mengganjal, apakah ini merupakan bentuk umum pencurian identitas di zaman sekarang? Menurut Penelitian Penipuan Identitas 2018 oleh Javelin Strategy and Research: Penipuan Memasuki Era Baru Studi Kompleksitas, ada 16,7 juta korban penipuan identitas di AS pada tahun 2017. Itu setara dengan setiap orang di New York City, Los Angeles, Chicago, dan Philadelphia identitasnya dicuri.

Jika seseorang memperoleh akses ke Google ID dan kata sandi Anda tanpa sepengetahuan Anda, mereka dapat menggunakan opsi unduhan data yang disebutkan di atas untuk mengambil setiap email yang pernah Anda kirim melalui Gmail. Itu berarti setiap email Anda yang berisi tentang keluarga, sesuatu yang bersifat pribadi, hal keuangan, semuanya. Menakutkan, bukan?


Untungnya ada berbagai alternatif, dimulai dengan Protonmail, yang awalnya sebagai kampanye penggalangan dana (crowdfunding) di Swiss. Idenya adalah klien email yang benar-benar pribadi. Protonmail bekerja serius dalam hal keamanan: Anda memerlukan kata sandi login, kemudian diikuti kata sandi kotak surat untuk bisa melanjutkan. Terdapat enkripsi end-to-end dan aplikasi seluler gratis.

Bahkan lebih baik lagi, Anda tidak perlu memberikan alamat email lain untuk pemulihan kata sandi/akun. Jika Anda ingin benar-benar terlindungi, jangan masukkan satu email pun. Seseorang yang mencoba menyelinap ke akun Anda dengan menyetel ulang kata sandi akan menemukan bahwa cara tersebut bukan pilihan. Protonmail memiliki kekurangan dengan hanya memberikan 500MB pada versi gratis, tetapi jika Anda menggunakan untuk keamanan saja, akan butuh waktu yang cukup lama untuk memenuhinya.


Tutanota adalah browser yang melidungi privasi sekaligus klien email pribadi yang memberi Anda beberapa domain berbeda untuk didaftarkan dibawahnya. Ketika Protonmail mulai membatasi jumlah alamat email yang bisa didaftarkan dari IP sama – karena orang-orang tidak akan melakukannya saat mereka memiliki limit hanya 500MB pada versi gratis – Tutanota, yang berbasis di Jerman, mulai lebih banyak dicari.

Pengaturannya begitu sederhana. Tutanota juga sangat serius dalam menjaga privasi dan melakukan enkripsi. Namun ada kebiasaan menjengkelkan dari layanan email ini yaitu log out setelah 10 menit Anda tidak aktif.

Chrome logo Peramban Web

Produk Google: Chrome
Alternatif pengganti: Iron Browser, Firefox, TOR

Kehadiran Chrome belum lama ini bak dewa bagi pengguna Internet. Sejak debutnya di tahun 2008, Chrome dielu-elukan ringan, cepat, dan mampu menghindari kesalahan Java, yang mana tidak mudah dilakukan oleh browser lainnya. Tiga tahun setelah peluncuran Chrome, jumlah penggunanya telah melampaui Firefox, dan di tahun 2016 menguasai 62% penggunaan pada desktop di seluruh dunia, jauh melesat di depan Firefox (16%) dan Internet Explorer (12%). Namun, setelah terkuak begitu banyaknya jumlah informasi yang dicuri dan disimpan oleh Chrome, orang-orang mulai mencari opsi lain, melalui Firefox yang meningkatkan permainannya di tahun lalu.


Firefox merilis Firefox Quantum awal tahun ini untuk kemampuan berpindah dengan sangat cepat dari satu situs ke situs lain. Dalam hal privasi, pada bulan Mei 2018, Firefox secara cerdas memperbarui prinsipnya tentang privasi dengan menyertakan pernyataan bahwa peramban ini tidak menyimpan informasi pribadi lebih lama dari yang diperlukan dan segera menghapusnya di waktu yang sama, sesuatu yang tampaknya tidak pernah dilakukan Google.


SRWare Iron alias Iron Browser adalah produk Jerman yang didedikasikan untuk menghapus pelacakan penggunaan. Ironisnya, browser ini dirilis hanya 16 hari setelah Chrome pada tahun 2008 dan menghilangkan sejumlah fitur Chrome termasuk saran pencarian bilah alamat otomatis, DNS prefetch, serta pengiriman statistik penggunaan dan informasi crash ke Google. Iron Browser juga menyertakan pemblokir iklan dan memungkinkan Anda memblokir komunikasi latar belakang.

TOR yang juga dikenal sebagai onion router atau bisa kita sebut ‘jalur bawang’ dipelopori oleh tiga ilmuwan Angkatan Laut AS pada pertengahan 1990-an. Aspek TOR meliputi kemampuan untuk menyembunyikan identitas pengguna secara online dengan jaringan besar dari permintaan routing dan rerouting setelah mengenkripsi mereka. Hasilnya adalah serangkaian jembatan relay yang membuat asal sinyal tidak dapat terlacak.

TOR dikaitkan dengan jalur gelap internet (darknet), tetapi bukan berarti orang biasa tidak dapat menggunakannya dengan aman untuk menghindari pelacakan atau untuk mengirim informasi dari satu tempat ke tempat lain.

Google drive Penyimpanan Cloud

Produk Google: Drive
Alternatif pengganti: Dropbox, pCloud

Cara kerja Google Drive yang tetap menyimpan file meskipun Anda bersikeras ingin menghapusnya menjadi salah satu masalah, terutama jika Anda menggunakannya untuk bisnis. Anda menghapus item karena alasan tertentu: tidak lagi dibutuhkan, tidak lagi relevan, atau keamanannya kurang. Sungguh ide yang buruk untuk berlama-lama menyimpan kata sandi lama dan informasi akun pengguna, serta sejumlah dokumen pribadi.

DropBox, yang memungkinkan Anda menaruh file di dalam lingkungan cloud dan membagikannya kepada orang lain, spesifik dalam menangani file yang dihapus. DropBox menggolongkan berbagai jenis penghapusan berdasarkan tingkat keanggotaan Anda. Jika memiliki akun Basic atau Plus, Anda bisa mengembalikan file yang sudah dihapus hingga 30 hari. Jika Anda pengguna Plus yang mengaktifkan riwayat versi ekstra, file tersedia selama satu tahun. Jika Anda pelanggan Dropbox Professional atau Business, Anda dapat mengembalikan file hingga batas waktu 120 hari.

Namun, jika ingin file hilang secara permanen, Anda tinggal memilih penghapusan permanen untuk file tersebut. Dropbox mengakui bahwa diperlukan waktu hingga 60 hari untuk benar-benar melenyapkan file selamanya, tetapi setelah itu terjadi, Anda maupun layanan ini tidak dapat mengembalikannya.

Jika Anda menginginkan sesuatu yang agak berbeda, pCloud pilihannya. Bukan hanya tanpa ada pembatasan ukuran file, namun juga memungkinkan orang lain mengunggah file ke penyimpanan Anda – jangan khawatir, file tersebut disimpan secara terpisah – kecepatan sinkronisasinya pun tidak terbatas tergantung pada seberapa cepat Internet Anda. Bila ada hal positif besar kemungkinan ada hal negatifnya juga, satu-satunya kekurangan pCloud adalah jika Anda melakukan hard reboot pada ponsel Anda, ia akan menghapus semua data Anda, yakin bahwa ponsel Anda telah berganti pemilik.

pCloud memberikan 2TB penyimpanan dan 2TB bandwidth sebagai permulaan – Google Drive gratis menawarkan 15 GB. Bagian paling mengesankan dari pCloud adalah ia memberikan apa yang tidak diberikan Drive. Meskipun merupakan add-on berbayar (mulai $3,99- $7,99/bulan), pCloud menawarkan fitur privasi nol-pengetahuan dan enkripsi kelas militer untuk memastikan tidak ada seorang pun menyusup ke file Anda dan pCloud sendiri tidak mengintai saat Anda siap untuk membiarkan semuanya berjalan.

Google calendar Kalender

Produk Google: Google Calendar
Alternatif pengganti: aCalendar, Etar

Jika Anda mampu menghentikan penggunaan Gmail, maka Anda juga harus menghapus Google Calendar. Alasannya karena kami tahu Google telah melacak setiap entri di kalender Anda untuk selamanya.

Jika Anda memiliki Android, maka aCalendar merupakan pengganti yang mudah. Biayanya tidak sampai $5, tetapi sangat nyaman, memungkinkan Anda untuk beralih dari hari ke minggu ke bulan dan membedakan event satu dengan yang lain melalui pilihan 12 warna event dan 48 warna kalender. Tersedia versi tanpa iklan, yang mana sangat bagus jika Anda adalah eks pengguna Google Calendar, dan juga terdapat fitur untuk menyesuaikan font yang ingin digunakan.

Bila Anda seorang yang sering bepergian untuk urusan bisnis maupun jalan-jalan, Anda juga dapat memilih salah satu dari 30 bahasa dan menambahkan hari libur dari 35+ negara. Alat bermanfaat lainnya yaitu fitur drag’n’drop untuk menampilkan hari. Jika ada film, konser, tempat pertemuan, atau apa pun yang ingin ditambahkan, Anda bisa langsung mencatatnya ke rencana kegiatan harian Anda.


Jika Anda mencari sesuatu yang lebih inovatif, cobalah Etar – kalender sumber terbuka yang mengawali debutnya di GitHub. Berdasar keinginan seseorang akan pilihan kalender yang lebih sederhana, ia memiliki tampilan bulan, minggu, hari, dan juga ‘agenda’, serta dapat disinkronkan dengan Android, Google, atau Exchange.

Seorang pengguna menyebutnya sebagai “melakukan semua yang dilakukan aplikasi Google Kalender tapi tanpa gambar-gambar mengganggu yang tidak bisa Anda hilangkan!” Etar telah mendapat banyak pujian karena desainnya yang sederhana dan ramah pengguna.

Google photos Foto

Produk Google: Google Photos
Alternatif pengganti: Shoebox

Satu lagi produk Google yang jadi korban karena menurunnya kepercayaan pengguna Internet terhadap perusahaan raksasa ini. Mereka tahu bahwa setiap gambar yang pernah diambil entah itu potret diri, anak, teman, keluarga, pesta ulang tahun, hari jadi, mantan, kerabat yang sudah meninggal, liburan romantis, dll., semuanya tetap ada dalam catatan profil Google mereka, sekalipun sudah lama dihapus. Anda berhak marah tentang hal ini, karena ini jelas-jelas suatu tindak penerobosan pada privasi seseorang.

Shoebox merupakan alternatif pengganti Google yang keren karena menawarkan opsi keamanan sekelas bank dan penyimpanan foto gratis tanpa batas. Opsi gratis dilengkapi dengan berbagai bentuk akses, backup berkualitas tinggi, dan 15 menit backup video. Jika fitur tersebut terasa belum cukup, Anda dapat meningkatkan ke opsi pro seharga $5/bulan dan mendapatkan backup resolusi asli ditambah 10 jam backup video. Seperti aplikasi anti-Google lainnya, Shoebox akan menghapus foto Anda selamanya jika Anda menginginkannya.

Google translate Layanan Terjemahan

Produk Google: Google Translate
Alternatif pengganti: DeepL

Katakan bisnis Anda berhubungan dengan pihak asing. Anda ingin sebisa mungkin berkomunikasi melalui IM atau email dalam bahasa mereka, sehingga Anda menggunakan Google Translate untuk membantu memperkecil hambatan bahasa yang ada. Masalahnya adalah saat Anda mengetikkan kalimat seperti “Kami akan membayar $15 juta untuk layanan Anda”, teks tersebut berisiko untuk disalahgunakan.

Mengapa? Karena bagian dari syarat dan layanan Google memasukkan pernyataan ini: “Ketika Anda mengunggah, menyerahkan, menyimpan, mengirim atau menerima konten ke atau melalui Layanan kami, Anda memberi Google (dan mereka yang bekerja dengan kami) lisensi di seluruh dunia untuk menggunakan, memiliki, menyimpan, mereproduksi, memodifikasi, membuat bentuk turunan (seperti yang dihasilkan dari terjemahan, adaptasi atau perubahan lain yang kami buat sehingga konten Anda bekerja lebih baik dengan Layanan kami), membagikan, menerbitkan, mempertunjukkan kepada publik, menampilkan dan mendistribusikan konten tersebut secara publik.”

Itu kata-kata Google yang berarti “jika kami ingin mengambil informasi rahasia Anda dan mengubahnya menjadi sebuah iklan atau promosi pemasaran, Anda telah memberi kami izin untuk melakukannya.” Sungguh luar biasa, tetapi sangat sedikit orang yang membacanya dengan seksama untuk mengetahui betapa berbahaya hal itu.


DeepL, pesaing Google dalam layanan terjemahan, belum lama ini memperbarui syarat penggunaannya untuk mengambil tindakan tegas terhadap jenis penggunaan yang diterapkan Google. Jika Anda membeli langganan DeepL Pro, semua yang Anda masukkan untuk diterjemahkan di sepanjang koneksi dari perangkat Anda ke server DeepL dienkripsi 24/7. Itu berarti tidak ada kebocoran dan tidak ada informasi yang dimanfaatkan oleh pihak ketiga.

Google maps Peta

Produk Google: Google Maps
Alternatif pengganti: OpenStreetMap

Tampaknya Google Maps selalu aktif sepanjang waktu, baik saat digunakan maupun tidak, sehingga lokasi Anda bisa dilacak. Ini seperti momen di “Breaking Bad” ketika Walt menyadari Hank meletakkan pelacak GPS di mobilnya. Anda tahu teknologi itu ada, tapi cukup mengejutkan ketika itu digunakan pada Anda.


OpenStreetMap adalah alternatif yang layak. Peta ini dibuat oleh penggunanya sendiri dan memasukkan data tentang kondisi jalan, gang-gang, stasiun kereta api, dan banyak lagi. Jika Anda pengguna terdaftar, Anda dapat memberikan kontribusi informasi di website, namun jangan khawatir karena OpenStreetMap tidak pernah mengambil data pribadi Anda untuk tujuan apa pun.

Google analytics Analisis Data

Produk Google: Google Analytics
Alternatif pengganti: Clicky, Countly

Tidak mengherankan jika Google Analytics sangat dihargai. Perusahaan ini telah menganalisis data setiap orang yang menggunakan Google selama lebih dari 15 tahun terakhir. Jika Anda tidak ingin detail data bisnis Anda diambil dan disimpan oleh Google, ada beberapa alternatif yang jauh lebih selektif dalam menentukan apa saja yang mereka simpan.


Clicky berbiaya $9,99/bulan dan telah dilengkapi dengan beberapa tambahan yang tidak disediakan Google, seperti penyaringan spam/bot, nilai SSL A+, serta opsi IP anonymizer. Seperti kebanyakan perusahaan yang mengumpulkan data, Clicky belum lama ini telah memperbarui halaman ‘Tentang Kami’ nya untuk memberi keterangan lebih spesifik mengenai informasi apa saja yang disimpan dan yang tidak.

Jika Anda berada di wilayah Uni Eropa, Clicky mengikuti pedoman baru yang ditetapkan oleh GDPR. Atau, perusahaan menunjukkan bahwa ia hanya mengumpulkan data dari pengguna yang diperlukan saja untuk memberikan layanannya.


Countly menyebut dirinya sebagai situs analisis terbaik untuk web dan aplikasi seluler Anda. Salah satu kebijakan privasinya adalah bahwa pengguna dapat meminta penghapusan atas informasi pribadi mereka dan Countly akan menghapus informasi pribadi yang tidak lagi relevan dalam “jangka waktu yang wajar”.

Alternatif VPN

Bagi beberapa orang, berpisah dari Google adalah tugas yang besar. Jika setiap email, kontak, dan sebagian infrastruktur bisnis Anda disimpan di sana, maka menarik semuanya dan memindahkan ke satu platform, apalagi beberapa, cukup menguras waktu dan tenaga.

Untungnya, ada alternatif supaya Anda bisa tetap menggunakan layanan Google, namun data Anda terlindungi dan lokasi Anda disembunyikan. Pemakaian Virtual Private Network (VPN) memungkinkan Anda untuk terhubung ke server berlokasi jauh yang akan mengenkripsi semua data Anda dan membuat Anda tampak berada di tempat lain dengan alamat IP yang berbeda saat Anda terhubung ke situs web.

Virtual Private Network

Harga VPN bervariasi tergantung jenis fitur yang disediakan, jadi pastikan untuk memilih yang terbaik sesuai kebutuhan Anda.

Meskipun Google masih bisa mengakses apa pun yang Anda unggah dan apa pun yang Anda kirim atau terima, Anda dapat menyembunyikan lokasi fisik dan alamat IP Anda. Mengubah pengaturan Google akan membantu melindungi informasi Anda, tetapi Anda masih harus mengorbankan banyak privasi dalam prosesnya.

Anda suka artikel ini? Beri Rating!

Saya sangat tidak menyukainya Saya tidak begitu menyukainya Okelah Cukup bagus! Suka sekali!
0 Rating dari 0 pengguna
Judul
Komentar
Terima kasih atas feedback Anda
Olivia Jones
Ditulis oleh Olivia Jones
Olivia pernah menulis dan mengedit untuk penerbitan dan surat kabar besar Pekerjaan sebelumnya pada sebuah perusahaan keamanan siber memberinya pemahaman mendalam tentang tren keamanan online.