VPN Tanpa Mencatat: Cerita SESUNGGUHNYA & Mengapa Anda Perlu Tahu

Published by Brittany Hall on September 19, 2018

Jika Anda sekarang menggunakan VPN hal terakhir yang Anda inginkan adalah beberapa petugas pemerintah berhasil mendapatkan catatan online Anda. Ini yang persisnya bisa terjadi jika Anda menggunakan VPN yang menyimpan catatan.

Pikirkan mengenai skenario ini: Anda mengunjungi sebuah situs web, baik itu situs web hiburan dewasa, situs web torrent, atau mengunjungi sejumlah halaman yang berada pada daftar pengawasan pemerintah, dan seketika menjadi orang yang diawasi walaupun tidak melakukan apa pun yang salah.

Apa yang perlu dilakukan polisi adalah menanyai ISP Anda pelanggan mana yang memiliki alamat IP itu dan kemudian mereka bisa mulai menggali kehidupan pribadi Anda.

Namun, jika Anda menggunakan VPN, hal-hal menjadi lebih rumit. Bukannya mendapatkan alamat IP Anda, mereka malah akan mendapat alamat IP dari server VPN.

Polisi harus menanyai (atau memanggil) penyedia layanan VPN untuk menyerahkan segala data yang berhubungan dengan alamat IP tertentu itu. Jika tidak ada catatan yang disimpan, maka penyedia tidak memiliki apa pun yang bisa diserahkan kepada polisi.

Setelah banyak riset teliti dan pemeriksaan kebijakan privasi VPN, kami mengambil keputusan memilih VPN tanpa pencatatan terbaik yang tersedia (klik di sini untuk langsung loncat ke VPN yang direkomendasikan). Panduan ini juga akan menjelaskan apa itu catatan VPN itu, siapa yang menyimpannya, dan mengapa Anda harus peduli.

Tiga Jenis Catatan VPN

Dalam bentuk paling sederhana, catatan VPN merupakan data yang penyedia VPN simpan menyangkut penggunaan layanan mereka. Seluruh koneksi internet pengguna diarahkan melalui server penyedia, jadi informasi yang tersedia hanya dibatasi untuk penggunaan.

Oleh karena itu, Anda membutuhkan layanan VPN yang bisa Anda percaya.  Informasi yang mungkin atau mungkin tidak disimpan penyedia VPN secara umum dibagi menjadi tiga kategori:


Informasi Pengguna

Ini adalah informasi umum mengenai pengguna, dan biasanya menyertakan beberapa jika tidak semua informasi dalam daftar di bawah:

  • Nama Pengguna
  • Kata Sandi
  • Alamat Email
  • Nama Pertama dan Terakhir
  • Informasi Pembayaran
  • Riwayat Pembelian
  • Sisa Waktu Berlangganan
  • Alamat Rumah
  • Negara Tempat Tinggal

Kecuali jika Anda membayar layanannya secara anonim dengan mata uang kripto, alamat IP dan/atau nama pengguna Anda biasanya berhubungan dengan informasi pembayaran.

Catatan Koneksi

Catatan koneksi merupakan rekaman dari semua koneksi yang masuk dan keluar ke peladen VPN. Data ini  biasanya digunakan untuk mengoptimalkan layanan VPN dan menyelesaikan masalah. Catatan ini biasanya terdiri dari:

  • Alamat IP masuk (Umumnya diberikan pada perangkat Anda oleh ISP)
  • Alamat IP keluar (Diberikan pada perangkat Anda oleh peladen VPN)
  • Tanda waktu (tanggal mulai dan selesai koneksi VPN Anda)
  • Data ditransfer (Jumlah data yang ditransfer selama sesi penggunaan)

Catatan koneksi juga membantu penyedia menjalankan layanan VPN, seperti menyediakan dukungan dan operasional yang lancar.

Catatan Penggunaan VPN

Penyedia VPN biasanya memiliki akses pada informasi sama seperti Penyedia Layanan Internet (ISP)Anda mengenai penggunaan internet Anda.

Di beberapa negara, ISP diharuskan untuk mencatat penggunaan internet Anda. Jika penyedia VPN mencatat informasi yang sama, berikut adalah apa yang mungkin mereka catat:

  • Daftar Kunjungan Situs Web
  • Berkas Diunduh (nama dan ukuran)
  • Perangkat Lunak dan Protokol yang Digunakan (seperti Netflix, BitTorrent, Skype, dan dll.)

Tidak ada penyedia VPN dengan reputasi baik yang secara rutin menyimpan catatan penggunaan (setidaknya bukan salah satu yang pernah kami rekomendasikan). Bagaimanapun, banyak yang menyimpan catatan, beberapa melakukannya karena undang-undang di negara tempat mereka berada.

Beberapa penyedia mengklaim memiliki kebijakan “tanpa pencatatan” yang berarti mereka tidak menyimpan catatan penggunaan, tetapi banyak yang menyimpan catatan koneksi. Anda sebaiknya menghindari layanan VPN yang menyimpan catatan penggunaan. Sebagian besar yang menyimpan catatan adalah VPN gratis.

Beberapa contoh dari penyedia VPN yang mengklaim “tanpa pencatatan” tetapi sebenarnya menyimpan catatan koneksi dasar adalah TunnelBear, Windscribe, dan Betternet.

Apa Sebenarnya Arti dari “Tanpa Pencatatan”

Sederhananya , “tanpa pencatatan” berarti bahwa penyedia VPN tidak menyimpan catatan apa pun juga. Ini bisa jadi sulit bagi penyedia VPN untuk benar-benar menerapkannya jika mereka juga perlu melaksanakan batasan waktu, lebar pita, atau perangkat, yang sering kali digunakan oleh VPN gratis.

Definisi yang diterima secara umum untuk kebijakan “tanpa pencatatan” bagi penyedia VPN adalah tidak ada informasi yang bisa digunakan untuk mengidentifikasi pengguna disimpan kapan saja lebih dari beberapa menit setelah koneksi server VPN berakhir.

Mengapa Anda Harus Peduli jika VPN Memiliki Kebijakan Tanpa Pencatatan

Bagi reputasi penyedia VPN ini sangat buruk untuk mematuhi semua permintaan untuk menyerahkan data pengguna, seperti permintaan dari polisi atau pemerintah.

Namun, sungguhpun proses untuk memaksa penyedia  mengungkapkan informasi bisa jadi mahal dan memakan waktu, itu mungkin dilakukan.

Pegawai dari sebuah penyedia VPN sudah pasti tidak ingin ditahan untuk memproteksi para pengguna. Namun, jika tidak ada data disimpan, maka penyedia tidak memiliki apa-apa untuk diserahkan.

Data yang dikumpulkan dari penggunaan Anda memungkinkan seseorang menemukan sedikit tentang Anda. Bahkan jika Anda tidak mengunjungi situs yang meragukan dan mengira Anda tidak memiliki apa pun yang perlu disembunyikan, data Anda bisa dijual kepada pihak ketiga untuk tujuan pemasaran. Jika Anda menggunakan layanan VPN gratis, Anda mungkin membayar penyedia itu dengan informasi Anda.

Proteksi Privasi Anda Saat Menggunakan VPN

Jumlah pengguna VPN meningkat drastis selama beberapa tahun terakhir. Menurut studi terbaru, hampir 25% pengguna internet telah menggunakan VPN dalam beberapa bulan terakhir. Ini sebagian merupakan hasil dari meningkatnya kepedulian akan privasi di seluruh dunia. Beberapa tidak ingin lokasi mereka diketahui, lainnya ingin bisa menerobos blokir geografis pada platform situs-situs streaming seperti Netflix, dan yang lain hanya menginginkan lapisan privasi tambahan untuk mendapat lebih banyak ketenangan.

Tidak peduli apa alasan di balik menggunakan VPN, Anda harus mengetahui dasar-dasar dari keamanan VPN untuk mendapatkan yang terbaik dari yang mereka bayarkan untuk layanan itu.

Walaupun konsep dari VPN mungkin terlihat rumit,  dan terminologi yang ada pada VPN membingungkan, hanya ada sedikit hal yang benar-benar perlu Anda ketahui, dan pada puncak daftar ini seharusnya adalah kebijakan tanpa pencatatan.

Sebagian besar penyedia VPN pastilah akan menyatakan bagaimana semua catatan koneksi dan lalu lintas dari pengguna mereka dihapus, bersama dengan informasi sensitif lainnya.

Namun, bukan hal yang aneh untuk mengira sebuah layanan VPN itu sempurna berkenaan dengan privasi, hanya pada akhirnya menemukan bila kebijakan pencatatan mereka tidak se-privat atau se-ketat yang dikatakan pemasaran mereka agar membuat Anda percaya.

Jadi bagaimana Anda bisa yakin mendapat VPN kebal peluru, dan VPN transparan yang memiliki kebijakan tanpa pencatatan sejati?

5 VPN Terbaik Tanpa Pencatatan

1NordVPN

NordVPN
  • Tidak memonitor, menyimpan, atau berbagi data
  • Tombol pemutus mencegah kebocoran IP tak disengaja
  • Kebijakan privasi transparan
  • Banyak sekali fitur keamanan, streaming, dan P2P

NordVPN memiliki pendirian pencatatan yang sangat jelas, sehingga merupakan berita bagus untuk pengguna internet yang lebih sadar akan privasi. Kebijakan privasi mereka menyebutkan bahwa “aktivitas Anda saat menggunakan solusi privasi yang dibuat oleh NordVPN tidak diawasi, direkam, dicatat, disimpan, atau diserahkan kepada pihak ketiga mana pun”.

Fakta bahwa penyedia VPN ini berbasis di Panama berarti tidak ada penyimpanan data atau peraturan pelaporan yang harus dipatuhi penyedia. NordVPN mengumpulkan beberapa informasi pengguna, seperti informasi akun dan pembayaran, tetapi ini tidak memunculkan masalah privasi apa pun.

Pengguna bisa memilih untuk membayar secara anonim dengan mata uang kripto. Fitur opsional menyertakan IP Terdedikasi, VPN Ganda, dan banyak lagi untuk lapisan keamanan lainnya.

Dapatkan Sekarang

2ExpressVPN

ExpressVPN
  • Tidak menyimpan catatan
  • Banyak fitur keamanan premium
  • Menerima pembayaran Bitcoin
  • Luar biasa cepat

ExpressVPN berbasis di Kepulauan Virgin Britania, yang tidak ada undang-undang menyangkut penyimpan dan laporan data, yang memungkinkan penyedia VPN menempatkan privasi pengguna pada garis terdepan.

Kebijakan privasi mereka luar biasa mendetail dan ekstensif, dan dengan jelas menyebutkan bila “tidak ada catatan sensitif yang disimpan dalam sistemnya.”

Pada 2017, Turki berusaha membuat penyedia ini menyerahkan informasi pengguna selama penyelidikan, namun, ExpressVPN tidak mampu melakukannya karena VPN ini tidak menyimpan catatan alamat IP, riwayat jelajah, lalu lintas, atau permintaan DNS.

ExpressVPN juga merupakan VPN tercepat yang tersedia saat ini, dan menawarkan fitur keamanan seperti proteksi kebocoran DNS, tombol pemutus, dan kanalisasi terbagi adalah beberapa di antaranya.

Coba Sekarang Bebas Risiko

3CyberGhost

CyberGhost
  • Tidak ada pencatatan lalu lintas atau koneksi
  • Kebijakan privasi ekstensif dan mendalam
  • Mendukung P2P, namun kecepatannya bukan yang tertinggi
  • Antarmuka rapi

CyberGhost berbasis di Rumania, sebuah negara yang dikenal karena memperhatikan privasi masyarakat, yang memungkinkan penyedia VPN untuk mengikuti kebijakan “tanpa pencatatan” yang ketat.

Enkripsi sangat kuat digunakan, dan pengguna bisa memanfaatkan lima koneksi simultan pada server VPN. CyberGhost menyimpan sesi pengguna dengan praktis dan rahasia.

Coba Sekarang Bebas Risiko

4IPVanish

IPVanish
  • Kebijakan privasi tanpa pencatatan yang sejati
  • Menyertakan tombol pemutus
  • Mendukung P2P
  • Enkripsi 256-AES

Pada Juni 2016,  IPVanish diperintahkan oleh otoritas Amerika Serikat untuk menyerahkan informasi menyangkut seorang tersangka dalam kasus kalangan atas, dan kelihatannya perusahaan berbasis di Amerika Serikat itu mematuhi perintah dari pemerintah. Sejak saat itu, IPVanish dijual pada sebuah perusahaan yang bernama StackPath dan CEO barunya di depan umum menyebutkan di beberapa tempat, termasuk Reddit, bahwa tidak peduli siapa yang meminta informasi pengguna, dia akan “menghabiskan napas terakhirnya memproteksi hak-hak individual atas privasi.”

Dapatkan Sekarang

5Private VPN

  • Proteksi kebocoran DNS
  • Kebijakan nihil pencatatan
  • 6 koneksi simultan
  • Aplikasi seluler luar biasa

Private VPN berbasis di Swiss dan memiliki lebih dari 80 server di seluruh 52 negara. Layanan VPN ini menyediakan tombol pemutus tiap aplikasi dan sistem tombol pemutus berbasis dinding api/firewall, serta proteksi total kebocoran DNS.

Dapatkan Sekarang

Kesimpulan

Untuk menjamin privasi Anda tetap utuh, gunakan layanan VPN yang memiliki kebijakan “tanpa pencatatan”. Kebijakan nihil pencatatan benar-benar harus  dimiliki penyedia VPN mana pun yang tengah Anda pertimbangkan.

Brittany Hall
Brittany adalah seorang ahli keamanan web berpengalaman dengan ketertarikan kuat dalam segala sesuatu menyangkut teknologi. Dia seorang yang sangat percaya dalam privasi online dan keamanan siber.