|
8.0 / 10 |
---|---|
|
1.0 / 10 |
|
1.0 / 10 |
|
0.0 / 10 |
|
1.0 / 10 |
BlackVPN review 2025: Apakah Ini Layak untuk Dibeli?
Tinjauan BlackVPN 2025
Jujur, saya tidak pernah memasang ekspektasi terlalu tinggi untuk BlackVPN, penyedia kecil yang kurang dikenal. Selain tidak bisa digunakan di Cina, layanan ini juga punya banyak kekurangan lainnya, yakni tidak aman untuk torrenting, aplikasi asli tidak berfungsi, server tidak bekerja, langganan terbatas, keamanan buruk, dan layanan pelanggan lambat, semuanya ini tidak sepadan dengan uang yang dibayarkan kecuali ia melakukan peningkatan besar — tentunya, ia juga kalah bersaing dengan VPN andal lain yang lebih tangguh dengan harga terjangkau.
Tidak Punya Waktu? Baca Rangkuman 1 Menit Berikut
- Bisa membuka blokir Netflix AS, Hulu, dan Disney+ meski hampir setengah server streamingnya tidak berfungsi sama sekali. Cek hasil streaming saya.
- Server yang berfungsi punya kecepatan sangat tinggi— tidak banyak. Meski beberapa server BlackVPN yang berfungsi punya kecepatan mengesankan, tapi sulit untuk terhubung. Cek hasil uji kecepatan saya.
- BlackVPN memperbarui alamat IP tapi tidak melindungi data pribadi pengguna. VPN ini gagal dalam tes DNS saya, dan mengakibatkan tereksposnya data lokasi saat terhubung. Lihat cara kerja fitur keamanannya.
- Dalam kebijakan privasi disebutkan bahwa mereka tidak melakukan pencatatan, nyatanya tidak demikian. Sesuai kebijakannya, BlackVPN akan memenuhi permintaan data pemerintah jika “diharuskan”. Tinjau kebijakan privasinya.
- Aplikasi asli tidak berfungsi dan pengaturan OpenVPN-nya tidak wajar. Ditambah lagi, server VPN tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Baca pengalaman pengguna saya.
- Struktur harga membingungkan dan paket terlalu mahal. Meski dibandrol dengan harga yang lebih murah, VPN ini masih kurang mampu memberikan nilai yang sepadan karena ketidakandalannya. Cek harga dan paket.
BlackVPN Bisa Membuka blokir Netflix AS, HBO NOW, dan Disney+ (Di Kala Server Benar-benar Berfungsi)
Karena aplikasi asli BlackVPN tidak berfungsi, saya harus menggunakan klien OpenVPN sumber terbuka untuk masuk dan terhubung. Saat menguji server streaming BlackVPN AS Tengah dan AS Timur dengan OpenVPN, blokir Netflix AS, HBO NOW, dan Disney+ bisa dibuka tapi koneksinya tidak bisa diandalkan. Sedangkan, server streaming USA Barat atau Inggris tidak berfungsi sama sekali sehingga saya tidak bisa mengetahui kinerjanya dalam membuka blokir BBC iPlayer atau konten streaming lain yang berbasis di Inggris.
Karena tidak banyak server streaming yang bisa berfungsi, saya hanya menguji beberapa server privasi standar untuk melihat kinerjanya dalam menembus blokiran — sayangnya, tidak ada satupun yang terhubung!
Netflix AS, HBO NOW, dan Disney+: Blokiran Bisa Dibuka
Server streaming BlackVPN AS Tengah dan AS Timur membuka blokir Netflix secara instan. Saya bisa menonton The Good Place dalam HD dengan sedikit penundaan di awal, dan seterusnya video berjalan lancar tanpa lag atau penurunan kualitas sama sekali. Saat video berakhir, episode berikut diputar otomatis tanpa jeda buffering.

Saya terkesan bahwa BlackVPN bisa menerobos error IP proksi Netflix, dan saya juga sempat mengujinya dengan layanan streaming lain. 2 server yang saya gunakan di Netflix juga bisa membuka blokir HBO NOW dan Disney+. Meski terjadi buffering selama 2 detik di awal pemutaran Aladdin dalam HD, seterusnya saya tidak mengalami lag.

Amazon Prime Video dan Hulu: Terblokir
Meski punya server yang dioptimalkan khusus untuk streaming, BlackVPN tidak bisa membuka blokir Amazon Prime Video atau Hulu. Tidak ada satupun server streaming yang berhasil mengatasi error proksi IP di kedua platform tersebut.

Kecepatan - 8.0 / 10
Kecepatan Oke (Saat Saya Berhasil Terhubung)
Beberapa server BlackVPN punya kecepatan yang sangat tinggi. Tapi, saya hanya bisa terhubung ke 2 dari total 20 server (AS Timur dan AS Tengah)! Tentunya, nilai uang yang dibayarkan untuk berlangganan BlackVPN tidak akan sepadan saat kecepatan terus melambat hanya karena keterbatasan server yang terus dipadati pengunjung.
Hasil Uji Kecepatan
Kecepatan rata-rata kedua server yang berfungsi adalah di atas 60Mbps — tergolong cepat untuk streaming Netflix berkualitas HD di 7 perangkat sekaligus, jumlah maksimum yang diizinkan per akun BlackVPN. Server-server ini berada di lokasi tempat tinggal saya, sehingga lebih cepat dibanding server yang jauh.

Mengapa kecepatan penting?
Kecepatan menentukan seberapa cepat pengunggahan konten, jadi bila Anda melakukan torrent torrent atau streaming, Anda menginginkan kecepatan kalau bisa sama dengan kecepatan Anda yang biasanya. Karena VPN mengenkripsi data Anda, biasanya diperlukan waktu sedikit lebih lama untuk mengirimkan data Anda bolak balik, yang bisa memperlambat koneksi Anda. Namun, bila ISP Anda dengan sengaja melambatkan koneksi Anda (juga dikenal sebagai throttling/pemberangusan), VPN mungkin meningkatkan kecepatan internet Anda. Menguji VPN tidak banyak artinya sebab server-server baru bermunculan dan mempengaruhi kecepatan. Kecepatan Anda juga bisa berbeda menurut lokasi Anda, jadi tes kecepatan Anda mungkin tidak cocok dengan kami. Oleh karena itu, kami menguji kecepatan di banyak lokasi untuk memberikan Anda rata-ratanya.
Server - 1.0 / 10
Jaringan Layanan — Jaringan Server Kecil dan Tidak Bisa Diandalkan
BlackVPN punya jaringan server yang sangat kecil, yakni 20 opsi server yang bisa dinikmati dalam paket langganan premiumnya. Karena jaringannya tidak luas, besar kemungkinan terjadi kepadatan pengunjung yang berakibat pada melambatnya kecepatan, kemampuan streaming melemah, dan tingginya peluang pemblokiran server oleh situs yang menerapkan pembatasan lokasi. Dari pengalaman saya, sebagian besar server tidak berfungsi bahkan setelah VPN diinstal ulang dan diatur dengan cara berbeda. 20 server itu terdiri dari 4 server streaming di AS dan Inggris, dan 16 server privasi di negara lain. Secara keseluruhan, hanya 2 server streaming yang berfungsi— setelah melakukan upaya berulang kali, saya masih tidak bisa terhubung ke server lainnya, meski telah menunggu lama.

Pesaing VPN lain punya beragam opsi server yang benar-benar berfungsi dengan andal. Contohnya, NordVPN —koneksi senantiasa stabil saat saya menguji ratusan dari 5.000+ server NordVPN.
Keamanan — Enkripsi Kuat Tapi DNS Saya Bocor (Saat Server Berfungsi)
BlackVPN memanfaatkan enkripsi kelas militer 256-bit, level teraman yang pernah ada. Sayangnya, fitur ini jadi sia-sia karena tidak ada satupun server “privasi” yang berfungsi. Meski sudah mengganti jenis klien maupun protokol VPN dalam pengaturan, setiap server yang saya uji selalu gagal terhubung dan terus memuat.
Parahnya lagi —DNS bocor saat server terhubung, yang artinya lokasi, identitas, dan data riil saya kemungkinan terekspos ke penyedia internet dan pemerintah yang sedang memata-matai.

Saat DNS bocor, itu artinya koneksi tidak sepenuhnya aman atau anonim, dan kegagalan BlackVPN dalam menyediakan fitur keamanan tersebut sangat disayangkan.
Privasi — Diklaim Tanpa Pencatatan, Tapi Tidak Demikian
Menurut BlackVPN, mereka tidak pernah merekam data pengguna karena layanan ini menerapkan kebijakan tanpa pencatatan. Meski klaim ini belum terbukti dengan adanya permintaan data aktual dari kepolisian atau pemerintah, ada sebaris kalimat dalam kebijakan privasinya yang cukup meresahkan, disebutkan bahwa BlackVPN akan berkoordinasi dan menyediakan data yang diminta jika “diharuskan”:

Ada satu bagian dalam platform yang menyebutkan larangan terkait pelanggaran hak dan dinyatakan bahwa BlackVPN akan “memantau” akun pengguna yang kedapatan melakukannya. Jika mereka benar-benar menerapkan kebijakan tanpa pencatatan, seharusnya BlackVPN tidak akan bisa melakukan hal tersebut ataupun membiarkan pemegang hak cipta menautkan pelanggaran ke akun Anda. Dari sini bisa disimpulkan kalau mereka juga melakukan beberapa pencatatan data.
Yang lebih memprihatinkan, BlackVPN berbasis di Hong Kong. Dengan adanya perjanjian keamanan nasional Hong Kong dengan Cina (rezim otoriter), Anda patut mengkhawatirkan keamanan dan privasi saat menggunakan VPN yang berbasis di Hong Kong. Ditambah lagi, semakin banyak penyedia VPN yang menghapus server mereka di sana agar tidak terlibat dalam pelanggaran privasi yang diatur pemerintah Cina.
Lokasi Server
Pengalaman Pengguna - 1.0 / 10
Koneksi Perangkat Sekaligus — Maksimal 7 Koneksi Perangkat
BlackVPN mengizinkan koneksi simultan dengan maksimal 7 perangkat— perlambatan sempat terjadi sesekali saat saya menguji koneksi di 7 perangkat sekaligus menggunakan server yang benar-benar berfungsi. Saya bisa menonton Netflix di 3 PC, 2 ponsel Android, dan 2 iPhone. Jika menginginkan VPN dengan koneksi perangkat simultan yang lebih banyak — Anda bisa mencoba Surfshark,yang terbukti punya koneksi lancar meski terhubung ke 10 perangkat atau lebih, tanpa membeda-bedakan jenis server yang digunakan. Alternatif ini jauh lebih baik dibanding BlackVPN.
Kompatibilitas Perangkat — Hanya Berfungsi Di Windows, macOS, Android, iOS, dan Linux
BlackVPN hanya bisa digunakan di jenis perangkat dan router umum. Meski diklaim bisa berjalan di semua perangkat ini — kamu harus senantiasa waspada dengan keamanan layanan karena fitur sekuritasnya masih diragukan dan server yang benar-benar berfungsi terlalu minim.
Kemudahan Pengaturan & Penginstalan — Aplikasi Tidak Berfungsi, Pengaturan Teknis, dan Server Tidak Berfungsi
Aplikasi asli BlackVPN tersedia dalam versi beta, dan sulit digunakan. Setelah membuka aplikasi dan mengklik “connect,” VPN tetap tidak bisa terhubung meski saya sudah menunggu sekian lama. Ia hanya menampilkan tombol bertuliskan kata “On” sedangkan koneksi aktual tidak berjalan.

Server baru bisa terhubung setelah saya mengonfigurasi BlackVPN ke klien OpenVPN—bahkan setelahnya, hanya 2 dari 20 server yang bisa bekerja. Dukungan pelanggan juga tidak merespons permintaan bantuan yang saya ajukan.
Dukungan - 0.0 / 10
BlackVPN tidak menyediakan dukungan pelanggan. Saya tidak pernah mendapatkan balasan apapun meski telah menghubungi mereka 5 kali via email dan tiket dukungan untuk menanyakan masalah teknis yang terjadi dan mengajukan pengembalian dana. Alhasil, saya harus mencari sendiri solusi untuk kendala itu dan tidak pernah mendapatkan pengembalian dana.
Mengapa dukungan itu berarti?
Meskipun sebagian besar berpikir bahwa dukungan yang baik hanya perlu ketika memasang VPN, ada banyak hal lainnya saat Anda mungkin membutuhkan dukungan pelanggan. Koneksi ke server tertentu, mengubah protokol keamanan Anda, dan mengonfigurasi VPN pada router Anda adalah semua contoh ketika layanan dukungan bisa bermanfaat. Kami memeriksa masing-masing VPN guna melihat apakah dukungan pelanggan tersedia di semua waktu (bahkan saat larut malam), seberapa cepat responsnya, dan apakah mereka menjawab pertanyaan kami.
Harga - 1.0 / 10
Berbeda dengan penyedia lainnya, BlackVPN menawarkan uji coba gratis selama 3 hari tanpa memerlukan informasi pembayaran apapun. Jenis paket yang ditawarkan cukup membingungkan dan tergolong mahal mengingat hampir kebanyakan server tidak berfungsi. Satu paket menyertakan “server privasi,” sedangkan paket lain menyediakan “server streaming,” dan paket ketiga terdiri dari keduanya. Paket “streaming” punya subkategori untuk server AS dan Inggris yang bisa dipilih antara satu maupun keduanya.
Selain jenis paket yang membingungkan, servernya tidak berfungsi dengan benar. Saya pribadi tidak akan merekomendasikannya meski produk ini tersedia gratis, karena sulit untuk menjalankan server secara konsisten.
Opsi Pembayaran
Pembayaran BlackVPN bisa dilakukan dengan kartu kredit, PayPal, mata uang kripto, transfer bank, kartu hadiah, atau dompet elektronik via PaymentWall. Opsi pembayaran yang ditawarkan cukup beragam, tapi nilai uang yang dibayarkan tidak sepadan karena VPN tidak berfungsi dengan benar.
Jaminan Uang Kembali
BlackVPN menawarkan jaminan uang kembali dalam 14 hari, tapi saat mencobanya, tidak ada satupun agen dukungan yang merespons saya terkait klaim ini, baik setelah mengirim email dukungan, mengisi tiket pengajuan bantuan, dan meindaklanjutinya beberapa kali dalam periode 14 hari. Akhirnya, saya harus merelakan biaya langganan sebulan karena sampai hari ini tidak ada satupun balasan yang dikirimkan!
BlackVPN memiliki penawaran berikut
Kesimpulan
Tidak hanya kalah bersaing dengan VPN terbaik Windows, yang jauh lebih tangguh — BlackVPN sama sekali tidak bisa berfungsi. Saya tidak akan merekomendasikannya meski penyedia ini tersedia gratis karena kendala server, keamanan, kebijakan privasi dan antarmukanya.
FAQ Tentang BlackVPN
Apakah fungsi BlackVPN sepadan dengan uang yang dibayarkan?
Saya tidak bisa merekomendasikan layanan ini karena sebagian besar servernya tidak berfungsi. Meskipun berfungsi, opsi keamanan dan kebijakan privasinya tidak bisa melindungi data pribadi saat pengguna mengakses web.
Bisakah saya menggunakan BlackVPN gratis?
Ya, BlackVPN punya uji coba gratis selama 3 hari. Dalam waktu sesingkat ini, kamu sudah bisa membuktikan ketidakandalannya. Saya sarankan untuk tidak membuang-buang waktu karena masih banyak penyedia VPN gratis lainnya yang lebih baik daripada BlackVPN.
Apakah BlackVPN bisa mengamankan data saya?
Meskipun BlackVPN aman untuk digunakan, ia tidak bisa menjamin keamanan Anda saat online. Kemungkinan bocornya informasi sensitif tetap ada dan perusahaan ini berkomitmen untuk menyediakan data saat diminta pemerintahan, karena itu keamanan perangkat Anda tidak akan terjamin. Saat menggunakan situs, informasi lokasi, alamat IP, dan kunjungan jenis situs akan terekspos.
Apakah saya akan mendapat masalah jika menggunakan BlackVPN?
Tidak, penggunaan BlackVPN sepenuhnya sah. Meski beberapa negara membatasi penggunaan VPN, Anda bisa terkena masalah jika menggunakannya untuk aktivitas ilegal. Ini adalah salah satu VPN yang bisa dicoba gratis tanpa memerlukan informasi kartu pembayaran, jadi tidak ada salahnya untuk dicoba.
Catatan Editor: Kami sangat menghargai hubungan kami dengan para pembaca, dan kami berusaha untuk mendapatkan kepercayaan Anda melalui upaya transparansi dan integritas. Kami di bawah kepemilikan grup perusahaan yang sama seperti beberapa produk terkemuka dalam industri yang kami ulas pada situs ini: Intego, Cyberghost, ExpressVPN, dan Private Internet Access. Namun demikian, hal itu bukan berarti memengaruhi proses ulasan kami, sebab kami memegang teguh metodologi pengujian yang ketat.