|
5.0 / 10 |
---|---|
|
3.5 / 10 |
|
5.5 / 10 |
|
5.0 / 10 |
|
7.0 / 10 |
Private Tunnel review 2025: Apakah Ini Layak untuk Dibeli?
Tinjauan Private Tunnel 2025
Saya makin penasaran dengan kinerja Private Tunnel VPN setelah melakukan uji coba gratis selama 7 hari. Kecepatannya sangat mumpuni terutama dengan server terdekat ke lokasi pengguna, begitu juga dengan kecepatan unduhannya untuk menonton acara, berjelajah online, dan mengunduh file di perangkat.
Private Tunnel sangat mudah diatur, dan berkecepatan tinggi sehingga waktu koneksi bisa dipersingkat. Sayangnya, layanan ini tidak memiliki fitur keamanan standar layaknya penyedia VPN lainnya, dan saya tidak akan merekomendasikannya untuk kalian yang memprioritaskan privasi. Meski begitu, ia masih tergolong aman dibandingkan tanpa menggunakan VPN sama sekali, Cek daftar VPN yang memprioritaskan privasi pengguna untuk menjaga keanonimanmu di internet.
Tidak Punya Waktu? Baca Rangkuman 1 Menit Berikut
- Server lokal yang cepat. Lokasi server yang dekat punya kecepatan tinggi dibanding server Eropa atau Asia. Lihat hasil uji kecepatan.
- Membuka blokir Netflix. Private Tunnel tidak bisa membuka blokir situs streaming lain, selain Netflix. Temukan tontonanmu di sini.
- Masalah privasi. Private Tunnel mencatat informasi untuk setiap penggunaan perangkat lunak, artinya layanan ini tidak sepenuhnya bersifat anonim. Lihat jenis penyimpanan informasi.
- Koneksi cepat. Meski jaringan server Private Tunnel kecil, kamu tidak perlu menunggu lama untuk terhubung. Lihat kelebihan jaringan server kecil nan tangguh ini.
- Keamanan bagus. Private Tunnel memanfaatkan enkripsi AES 128-bit untuk mengamankan koneksipengguna. Learn how it keeps you protected.
- Mudah diatur. Instalasi cukup sederhana bagi pemula! Here’s how to get connected.
- Uji coba gratis sepenuhnya. Private Tunnel tidak membebankan biaya apapun hingga periode uji coba berakhir, yang artinya layanan ini gratis sepenuhnya. Find out more about the different pricing plans.
Private Tunnel VPN Bisa Membuka blokir Netflix (Tapi Tidak Ada Akses Ke Hulu, HBO NOW, Disney+, Amazon Prime Video, atau BBC iPlayer)
Netflix: Blokiran Bisa Dibuka
Berbekal server AS dan Jerman, saya menjalankan beberapa tes untuk melihat kinerja layanan ini pada Netflix. Setiap kali dicoba, koneksi mudah terhubung dan saya bisa menonton acara favorit, Stranger Things dalam definisi tinggi.
Streaming tidak pernah terputus, tapi sulit untuk melakukan multitasking dengan Private Tunnel. Selama acara diputar, video akan mengalami lag maupun interupsi jika saya mengakses Google Dokumen atau berjelajah di Facebook.

Hulu, HBO NOW, Disney+, Amazon Prime Video, dan BBC iPlayer: Diblokir
Saya pikir layanan streaming populer lainnya juga punya hasil yang sama seperti Netflix, sayangnya, mereka memblokir Private Tunnel dikarenakan batasan lokasi atau pendeteksian koneksi VPN.

Saat mencoba masuk ke Hulu dengan server New York Private Tunnel, layanan ini langsung mendeteksi penggunaan VPN dan memblokir saya agar tidak bisa menonton apapun.

Halaman “Kesalahan Area Layanan” yang tidak jelas muncul saat saya menguji Private Tunnel ke HBO NOW. Hal serupa masih terjadi meski saya sudah mengganti ke beberapa server di sekitar AS.

Sama seperti HBO NOW, Disney+ juga menampilkan halaman “kesalahan area layanan” yang tidak jelas saat saya terhubung ke beberapa server di sekitar AS.

Beberapa VPN bisa mengelabui deteksi dari layanan streaming, sayangnya, Private Tunnel bukan salah satunya. Amazon Prime Video berhasil menemukan koneksi VPN dan memblokirnya, terlepas dari server manapun yang saya gunakan.

Melalui server London Private Tunnel, koneksi ke BBC iPlayer tetap terblokir. Kemungkinan hal ini terjadi karena layanan ini mengenali penggunaan VPN atau mendeteksi adanya sambungan dari luar Inggris.
Semuanya ini mengacu pada ketidakhandalan Private Tunnel dalam menyediakan layanan terbaik untuk streaming Disney+, Amazon Prime Video, HBO NOW, Hulu, atau BBC iPlayer. Saya sarankan untuk mencoba ExpressVPN yang bisa membuka blokir layanan streaming global terpopuler dengan mudah jika ingin mengakses berbagai film diluar Netflix.
Kecepatan - 5.0 / 10
Apakah Private Tunnel Cepat? Tidak Selalu
Tidak banyak server Private Tunnel yang menawarkan unduhan dengan kecepatan tinggi. Selama pengujian, kebanyakan server hanya menawarkan seperempat dari kecepatan unduhan reguler yang biasa saya nikmati (yaitu sekitar 200Mbps di dekat Kota New York).
Server-server Amerika Utara punya kecepatan handal untuk streaming dan berjelajah online. Server New York dan Montreal mengurangi setengah kecepatan unduhan saya, sekitar 100Mbps, yang masih tergolong cepat untuk melakukan multitasking sambil menonton acara dan film tanpa tersendat.
Server Eropa atau Hong Kong punya kecepatan 50 Mbps atau kurang. Meski tergolong lambat untuk menjalankan aplikasi pengeditan berbasis web seperti Adobe Spark, tapi saya bisa bermain game atau menonton video dalam HD. Intinya, Private Tunnel punya kecepatan unduhan yang mumpuni untuk menonton dalam HD atau bermain game berbasis web.

Mengapa kecepatan penting?
Kecepatan menentukan seberapa cepat pengunggahan konten, jadi bila Anda melakukan torrent torrent atau streaming, Anda menginginkan kecepatan kalau bisa sama dengan kecepatan Anda yang biasanya. Karena VPN mengenkripsi data Anda, biasanya diperlukan waktu sedikit lebih lama untuk mengirimkan data Anda bolak balik, yang bisa memperlambat koneksi Anda. Namun, bila ISP Anda dengan sengaja melambatkan koneksi Anda (juga dikenal sebagai throttling/pemberangusan), VPN mungkin meningkatkan kecepatan internet Anda. Menguji VPN tidak banyak artinya sebab server-server baru bermunculan dan mempengaruhi kecepatan. Kecepatan Anda juga bisa berbeda menurut lokasi Anda, jadi tes kecepatan Anda mungkin tidak cocok dengan kami. Oleh karena itu, kami menguji kecepatan di banyak lokasi untuk memberikan Anda rata-ratanya.
Server - 3.5 / 10
Jaringan Server — Kecil nan Tangguh
Private Tunnel punya jaringan server terbatas dengan total 50 server di 12 negara berbeda, dengan akses yang mudah. Untuk melihat seberapa cepat waktu koneksi, saya menguji 2 server berbasis AS dan seluruh server internasional.
Terkecuali 2 server (Hong Kong dan Kanada), saya bisa terhubung ke setiap server dalam waktu kurangdari 3 detik meski saya berbasis di New York. Akses untuk terhubung ke seluruh dunia dan berjelajah di internet sangatlah mudah.
Lokasi Layanan | Waktu Koneksi (Detik) |
Amsterdam, Belanda | 2.8 |
Atlanta, AS | 1.9 |
Frankfurt, Jerman | 2.2 |
Hong Kong | 15.5 |
London, Inggris | 2.1 |
Madrid, Spanyol | 2.3 |
Milan, Italia | 2.3 |
Montreal, Kanada | 13.9 |
Paris, Prancis | 2.1 |
Stockholm, Swedia | 2.3 |
Tokyo, Jepang | 2.6 |
Zurich, Swiss | 2.4 |
Keamanan — Perlindungan Dikorbankan demi Kecepatan
Private Tunnel VPN mengenkripsi semua data lewat servernya denganenkripsi AES 128-bit dan menyamarkan alamat IP pengguna, untuk melindungi koneksi saat melewati titik akses WiFi publik.
Kekurangannya, aplikasi Private Tunnel tidak punya fitur keamanan penting yang menjadi standar di hampir semua penyedia lainnya, yaitu kill switch. Jika koneksi tiba-tiba terputus, informasi yang tidak terenkripsi akan terekspos.
Koneksi ke server Tokyo cukup meresahkan dengan munculnya tautan DNS antah berantah yang mendeteksi sambungan saya dari New York. Setelah menguji 8 server yang berbeda, saya hanya menemukan keanehan ini saat terhubung ke server Private Tunnel di Jepang.

Privasi — Tidak Menjaga Kerahasiaan Identitas
Kebijakan privasi Private Tunnel akan membuatmu berpandangan bahwa layanan ini tidak seanonim VPN lainnya. Selain tidak menerapkan kebijakan tanpa pencatatan, ia mengumpulkan informasi pengguna selama sesi pendaftaran dan penjelajahan yang bisa dibagikan ke pihak ketiga, seperti lembaga penegak hukum.
Sebagai pengguna VPN, saya terbiasa menggunakan layanan yang menerapkan kebijakan privasi ketat guna mengamankan identitas dari resiko online apapun. Tapi, Private Tunnel justru mengumpulkan terlalu banyak data, termasuk email, informasi penagihan, dan alamat IP yang terhubung ke layanannya.

Sesuai Kebijakan Privasi, Private Tunnel mengumpulkan alamat IP pengguna saat terhubung ke servernya, dan mencatat jumlah data terkirim beserta lama waktu koneksi.

Kamu harus menyetujui pengumpulan data setiap kali memanfaatkan layanan Private Tunnel di situs web, program komputer, atau aplikasi.

Kebijakan pengumpulan data tertera dalam Persyaratan Layanan Private Tunnel, yang menyatakan bahwa layanan ini tidak mengizinkan aktivitas ilegal dan secara tidak langsung, kamu dianggap telah menyetujuinya jika menggunakan layanan ini. Jika Private Tunnel digunakan untuk menerobos sensor pemerintah atau menonton konten dari negara lain, itu adalah salah satu bentuk pelanggaran.
Private Tunnel berhak memberikan akses informasi pribadi pengguna demi penegakan hukum, jika diminta oleh pemerintah, yang berarti informasi pribadimu akan terekspos

Private Tunnel terpaksa menyimpan data pengguna karena berlokasi di AS, aliansi berbagi intelijen “5 Mata” yang bertujuan melacak penggunaan internet di negara-negara anggota. Ini berarti penyedia layanan internet dan VPN diharuskan menyimpan catatan pelanggan mereka. Data akan dicatat dan sewaktu-waktu bisa digunakan untuk menuntutmu. Karena itu, pastikan untuk tidak memilihperusahaan VPN yang berlokasi di negara yang tergabung dalam aliansi berbagi data.
Lokasi Server
Pengalaman Pengguna - 5.5 / 10
Koneksi Perangkat Sekaligus — Harga Fleksibel Mengakomodasi Beberapa Koneksi Perangkat
Private Tunnel hanya mengizinkan koneksi maksimal 3 perangkat sekaligus untuk paket harga termurah, tidak mencukupi jika kamu ingin berbagi langganan dengan keluarga atauteman, .
Jika ingin menambah lebih banyakperangkat, kamu bisa mengupgrade keanggotaan Private Tunnel ke “Paket fleksibel.” Dengan biaya bulanan yang lebih besar, kamu bisa melindungi hingga 100 komputer, ponsel, dan router.
Kompatibilitas Perangkat — Meliputi Perangkat-Perangkat Paling Populer
Kamu bisa menggunakan Private Tunnel pada perangkat-perangkat utama seperti produk Windows, Mac, iOS, Android, dan Amazon Fire. Untuk OS utama Linux, kamu bisa menggunakannya di framework OpenVPN. Sebelumnya, kamu harus mengunduh klien OpenVPN melalui baris perintah, dan profil Private Tunnelmu, file khusus yang menyediakan akses ke server dan fitur pada akun Private Tunnel dan bisa dibaca OpenVPN. Setelah file dimuat ke OpenVPN, kamu bisa menjelajahi internet yang telah terproteksi di perangkat.
Pengaturan & Instalasi — Mudah dan Tidak Butuh Banyak Upaya
Pengaturan Private Tunnel di perangkat bukanlah proses yang sulit. Setelah perangkat lunak terunduh, kamu hanya perlu masuk untuk mengakses jaringan servernya.
Saat pembayaran terkonfirmasi, Private Tunnel akan menampilkan opsi unduhan sesuai sistem operasi (OS) yang terdeteksi, dan kamu bisa segera memulai uji coba gratis 7 hari.


Setelah program terinstal, kamu hanya perlu membuka aplikasi Private Tunnel dan masuk, untuk berjelajah dengan aman.

Saat mengatur Private Tunnel di perangkat Android, muncul notifikasi Pengumpulan, Penggunaan dan Retensi Data, serta pemberitahuan lainnya terkait pemantauan aktivitas online. Saya pribadi merasa risih saat menggunakan layanan ini karena mereka tidak menganonimkan penjelajahan situs.

Penggunaan Private Tunnel sangat mudah, hanya dalam hitungan detik, kamu akan terhubung ke jaringan yang aman. Jika ingin menghapus perangkat lunak, cukup gunakan fitur Tambah atau Hapus Program di Windows. Sedangkan, untuk menghapusnya dari Android, seret aplikasi ke bagian atas layar hingga muncul fungsi “Copot pemasangan”.
Dukungan - 5.0 / 10
Dukungan Private Tunnel tersedia dalam beberapa opsi:
- Obrolan langsung 24/7
- Dukungan email
- Pusat bantuan dan basis pengetahuan
Dukungan hanya tersedia dalam bahasa Inggris, dan jika membutuhkan dokumen dukungan dalam bahasa lain, kamu bisa memanfaatkan browser dengan peralatan terjemahan bawaan.
Tanggapan yang diberikan tim dukungan sangat cepat, tapi kurang membantu. Saya mendapatkan jawaban yang disalin bulat-bulat dari artikel rujukan saat menanyakan kinerja Private Tunnel di Cina — sama sekali tidak membantu.

Saat menunjukkan sebuah ulasan artikel lama yang bertentangan dengan pernyataan dukungan pelanggan terkait aktivitas torrenting-nya, agen menyimpulkan saya salah membedakan Private Tunnel dengan pesaing lain. Terlepas dari interaksi yang tidak menyenangkan, layanan 24/7 jam ini cukup bermanfaat dalam menyelesaikan masalah potensial.
Mengapa dukungan itu berarti?
Meskipun sebagian besar berpikir bahwa dukungan yang baik hanya perlu ketika memasang VPN, ada banyak hal lainnya saat Anda mungkin membutuhkan dukungan pelanggan. Koneksi ke server tertentu, mengubah protokol keamanan Anda, dan mengonfigurasi VPN pada router Anda adalah semua contoh ketika layanan dukungan bisa bermanfaat. Kami memeriksa masing-masing VPN guna melihat apakah dukungan pelanggan tersedia di semua waktu (bahkan saat larut malam), seberapa cepat responsnya, dan apakah mereka menjawab pertanyaan kami.
Harga - 7.0 / 10
Paket Private Tunnel sangat terjangkau di pasaran dengan langganan bulanan dan tahunan termurah. Harga akan disesuaikan jika kamu ingin menghubungkan lebih dari 3 perangkat ke layanan. Langganan Private Tunnel bersifat “fleksibel” dengan biaya bulanan yang lebih besar untuk jumlah koneksi perangkat yang lebih banyak.

Pembayaran langganan Private Tunnel bisa dilakukan dengan kartu kredit utama dan PayPal. Layanan ini tidak menerima mata uang kripto atau metode pembayaran anonim lainnya. Jika langganan Private Tunnel digunakan di perangkat iOS, kamu bisa membayar dengan Kartu Hadiah Apple lewat aplikasi iOS.
Salah satu fitur terbaik paket Private Tunnel adalah uji coba gratis 7 hari bebas resiko. Meski perlu menyediakan informasi penagihan saat mendaftar, kamu tidak akan dibebankan biaya apapun hingga keanggotaan berakhir.
Hebatnya lagi, pembatalan langganan juga tidak perlu melalui dukungan pelanggan, cukup pergi ke pengaturan profil dan klik “Batalkan Langganan”. Ini bisa dilakukan selama masa uji coba belum berakhir atau kamu tidak akan bisa mengklaim pengembalian dana.

Private Tunnel memanfaatkan prosesor pembayaran pihak ketiga (sesuai yang tertera dalam Kebijakan Privasi). Artinya, informasi pembayaran tersimpan di database perusahaan lain, alih-alih server Private Tunnel, dan ini bukanlah praktik teraman untuk melindungi informasi pribadimu.
Jika ingin menguji VPN bebas resiko selama lebih dari 7 hari, kamu bisa mencoba VPN gratis dengan kebijakan pembatalan yang mudah.
Private Tunnel memiliki penawaran berikut
Kesimpulan
Terus terang, saya tidak akan merekomendasikan Private Tunnel VPN. Setelah membaca kebijakan privasi dan persyaratan layanannya, saya merasa risih dengan pemantauan aktivitas online yang dilakukan penyedia, padahal tujuan awal saya menggunakan VPN adalah untuk menghadang pelacakan data oleh ISP.
Meski Private Tunnel punya nilai lebih, tapi, itu tidak sepadan dengan kekurangannya. Layanan ini punya kecepatan unduhan tinggi dan bisa membuka blokir Netflix. Selain itu, enkripsi 128-bitnya dijanjikan bisa menjaga keamanan informasi saya saat WiFi publik digunakan, meski hal ini belum tentu benar (seperti yang terlihat dalam tes DNS pada server Jepang). Jika ingin mencoba fitur-fitur ini, kamu bisa memilih uji coba gratis Private Tunnel 7 hari tanpa resiko.
FAQ
Apakah Private Tunnel VPN bagus?
Saya tidak akan merekomendasikannya. Meski layanan ini bisa menghubungkanmu ke Netflix untuk streaming, tapi ia tidak bisa membuka blokir layanan streaming lain, torrent serta berbagi P2P juga terblokir, dan koneksi terkadang lambat, sehingga keleluasaan pengguna jadi terbatas. Parahnya lagi, ia mencatat alamat IP pengguna dan bersedia membagikannya dengan pemerintah AS jika diminta sesuai perintah pengadilan.
Sebagai alternatif lain, cari tahu VPN lengkap yang bisa membuka blokir layanan streaming populer dan mengizinkan aktivitas berbagi P2P dan torrent, Gunakan layanan yang bisa mengamankan informasimu dengan fitur enkripsi terbaik di kelasnya.
Bagaimana caranya mendapatkan Private Tunnel VPN secara gratis?
Tidak seperti VPN lainnya, Private Tunnel mengizinkan uji coba gratis 7 hari secara gratis — saya sudah membuktikannya. Selama periode itu, kamu bebas menjelajahi seluruh fitur tanpa perlu mengkhawatirkan pengembalian dana maupun pembatalan akun.
Untuk menikmati uji coba, buka situs Private Tunnel dan lakukan pendaftaran untuk salah satu paket yang ditawarkan. Saat diminta, masukkan alamat email dan metode pembayaran, penagihan tidak akan dibebankan kepadamu selama masa uji coba ini.
Apakah Private Tunnel VPN bisa mengamankan data saya?
Private Tunnel tidak mengamankan data pengguna sepenuhnya. Meski koneksinya terjamin aman, sayangnya, layanan ini mencatat data pengguna termasuk alamat IP karena ia berbasis di negara yang merupakan anggota aliansi berbagi data Five Eyes. Sewaktu-waktu, informasimu bisa saja diserahkan ke pihak ketiga, contoh, penegak hukum jika diminta.
Jika keamanan adalah prioritasmu saat menjelajah internet, saya sarankan untuk mencoba VPN yang terbukti bisa melindungi perangkat dan informasi pribadimu.
Catatan Editor: Kami sangat menghargai hubungan kami dengan para pembaca, dan kami berusaha untuk mendapatkan kepercayaan Anda melalui upaya transparansi dan integritas. Kami di bawah kepemilikan grup perusahaan yang sama seperti beberapa produk terkemuka dalam industri yang kami ulas pada situs ini: Intego, Cyberghost, ExpressVPN, dan Private Internet Access. Namun demikian, hal itu bukan berarti memengaruhi proses ulasan kami, sebab kami memegang teguh metodologi pengujian yang ketat.