Cara Download Torrent dengan Aman – Panduan untuk Pemula

Waktu baca: 15 min

  • Hameedah Abdullateef

    Ditulis oleh: Hameedah Abdullateef Pakar Keamanan Web

Mengunduh torrent di koneksi internet yang tidak terlindungi sangatlah berbahaya. Anda akan rentan terhadap virus, malware, dan peretas, atau bahkan dikenai hukuman jika melanggar undang-undang hak cipta.

Saya memberikan beberapa tips mudah untuk mengunduh torrent dengan aman dan terhindar dari serangan online — jika Anda ingin solusi cepatnya, VPN adalah alat terbaik untuk melakukan torrenting dengan aman. Dengan VPN, alamat IP Anda akan dienkripsi dan disembunyikan dari siapa pun.

ExpressVPN adalah VPN terbaik untuk torrenting, yang menawarkan jaringan global server P2P yang dioptimalkan untuk berbagi file dengan cepat. Plus, Anda bisa menguji ExpressVPN tanpa risiko selama 30 hari untuk memastikan apakah Anda menyukainya. Jika tidak, Anda dapat dengan mudah meminta pengembalian dana.

Download torrent dengan aman pakai ExpressVPN!

Penting! Saya dan tim tidak mendukung tindakan ilegal apa pun, termasuk mengunduh konten berhak cipta. Pastikan Anda mengakses konten bebas hak cipta, dan gunakan VPN untuk melindungi data dan identitas Anda dari peretas, peer, dan pengiklan di situsnya.

Panduan Cepat: Cara Mengunduh Torrent dengan Aman

  1. Unduh VPN untuk torrenting. Anda bisa menguji server ramah P2P ExpressVPN tanpa risiko.
  2. Buka VPN dan sambungkan ke server P2P. Pilih server P2P terdekat untuk mendapatkan kecepatan dan koneksi terbaik.
  3. Mulailah mengunduh file! Lihat daftar situs torrent rekomendasi saya yang menyediakan torrent berkualitas tinggi dan aman.

4 VPN Terbaik untuk Mendownload Torrent dengan Aman

1. ExpressVPN – Kecepatan Server yang Tinggi untuk Download Tanpa Gangguan

Fitur kunci:

  • 3000+ server ramah torrent di 105 negara
  • Tidak ada batasan bandwidth untuk torrenting, juga untuk file berukuran besar
  • Enkripsi AES-256 terbaik di kelasnya
  • Torrenting di 8 perangkat sekaligus
  • Garansi 30 hari uang kembali

ExpressVPN adalah salah satu VPN tercepat, menjadikannya sebagai pilihan yang sangat baik untuk torrenting. VPN ini mendukung torrenting di seluruh 3000+ servernya, sehingga Anda bisa menggunakan koneksinya yang super cepat di lokasi mana pun Anda terhubungkan.

Saya menguji lebih dari 20 lokasi berbeda dan kecepatan download saya tetap sekitar 30Mbps dengan server apa pun yang saya sambungkan – lebih lambat 0,5Mbps saja dibandingkan kecepatan normal saya.

Dengan kecepatan setinggi itu, saya bukan hanya bisa melakukan torrent, tetapi juga streaming konten pada saat bersamaan.

Server ExpressVPN memiliki kecepatan stabil di seluruh dunia

Saya dapat melakukan torrenting film bebas hak cipta dalam waktu kurang dari 5 menit selagi mengunduh album musik (selesai hanya dalam 1 menit)! Kecepatan ExpressVPN masih cukup kencang saat saya melakukan torrenting file 38 GB – saya mengunduhnya hanya dalam 20 menit.

Tangkapan layar ExpressVPN yang terhubung ke server Inggris dengan klien torrent menunjukkan waktu pengunduhan kurang dari 2 menit untuk file 1,4 GB.

Dengan ExpressVPN, saya dapat mengunduh torrent besar tanpa gangguan sama sekali

ExpressVPN memiliki kebijakan privasi yang sangat ketat yang bertujuan untuk menyuguhkan akses yang sepenuhnya anonim ke internet. Teknologi TrustedServer menghapus semua data Anda dari sistem mereka setiap kali server dimatikan. Di samping enkripsi terbaik yang digunakan provider ini, aktivitas torrenting Anda senantiasa tidak dapat dilacak.

Berbeda dengan VPN lainnya dalam daftar ini, ExpressVPN sanggup menembus Great Firewall of China! Jadi, jika Anda bepergian ke sana dan ingin melakukan torrenting dengan bebas, inilah pilihan yang tepat untuk Anda.

Meskipun fitur-fitur itu hadir dengan label harga yang lebih tinggi daripada VPN-VPN yang lain, semuanya sepadan untuk menikmati torrenting secara unlimited dan tanpa gangguan. Anda bisa coba sendiri ExpressVPN sebelum berkomitmen untuk berlangganan jangka panjang dengan cara memanfaatkan jaminan uang kembali 30 hari darinya. Saya meminta pengembalian dana setelah 24 hari memakainya dan menerima kembali uang saya dalam waktu seminggu. Dengan demikian Anda tahu bahwa mencobanya benar-benar bebas risiko.

ExpressVPN bekerja di: Windows, macOS, Linux, Chromebook, Android, iOS, Chrome, Firefox, Edge, dan lainnya.

2024 Info Terbaru! ExpressVPN turun harga hingga $6.67 per bulan selama waktu terbatas dengan paket 1 tahun (Anda bisa hemat hingga 49%) + dapatkan tambahan 3 bulan gratis! Ini penawaran terbatas, jadi pastikan Anda membelinya sekarang sebelum berakhir Lihat informasi selengkapnya terkait penawaran ini di sini.

2. CyberGhost – Server Global yang Dioptimalkan untuk P2P File Sharing dengan Mudah

Fitur kunci:

  • Lebih dari 11.676+ server di 100 negara (pilih lokasi yang dioptimalkan untuk P2P)
  • Tidak ada kuota data untuk torrenting tanpa gangguan
  • Enkripsi 256-bit
  • Download file di 7 perangkat secara bersamaan
  • Jaminan pengembalian dana 45 hari

Dengan jaringan server luas yang dioptimalkan hanya untuk torrenting, CyberGhost adalah pilihan tepat untuk berbagi file P2P dengan aman dan mudah. Server yang dioptimalkan memberikan kecepatan unduh terbaik dan kemudahan berbagi file tanpa hambatan. Selama mengujinya, saya berhasil mengunduh file 40 GB hanya dalam 40 menit – jauh lebih singkat dibandingkan VPN lainnya.

Tangkapan layar aplikasi Windows CyberGhost dengan daftar server torrent yang disorot.

CyberGhost memiliki beberapa server yang dioptimalkan untuk torrenting

Biasanya, server yang paling dekat dengan lokasi Anda memberikan kecepatan terbaik, tetapi ternyata server CyberGhost yang dioptimalkan terkadang memiliki kecepatan unduh yang lebih baik di beberapa lokasi yang kurang populer. Hal ini karena sedikitnya jumlah pengguna di waktu yang bersamaan. Untuk mendapatkan kecepatan unduh yang stabil, saya menggunakan server yang tepercaya untuk mendapatkan koneksi tercepat.

Untungnya, keamanan tingkat tinggi CyberGhost melindungi data saya selama torrenting. Seperti ExpressVPN, CyberGhost menggunakan server berbasis RAM yang menjamin tidak ada aktivitas online yang disimpan. VPN ini juga menggunakan enkripsi kelas militer untuk melindungi lalu lintas dan kill switch yang tersedia di semua aplikasi.

Bagusnya lagi, CyberGhost memiliki ad blocker dan pemblokir pelacak dan malware di aplikasi Windows, Mac, dan Android. Fitur ini berhasil memblokir torrent yang berisi file berbahaya dan cookie pelacak. Selain itu, saya dapat menjelajah dengan lebih mudah karena iklan pop-up yang mengganggu berhasil diblokir dari situs torrent. Cukup aktifkan fiturnya dari aplikasi Anda sebelum melakukan torrenting.

CyberGhost dilengkapi jaminan 45 hari uang kembali, yang memberikan waktu lebih lama dari VPN lainnya. Artinya, Anda dapat berlangganan paket jangka panjang CyberGhost (langganan 2 tahun + gratis 2 bulan) dengan biaya $2.19 per bulan tanpa risiko dan mendapatkan pengembalian dana penuh jika tidak menyukai VPN ini. Saya menguji proses pengembalian dananya, dan layanan pelanggan CyberGhost sangat membantu. Saya meminta pengembalian dana melalui chat langsung 7×24 jam, dan agennya memproses permintaan saya dalam waktu kurang dari 5 menit. Uang saya dikembalikan ke rekening dalam seminggu.

CyberGhost bekerja di: Windows, macOS, Linux, Android, iOS, Raspberry Pi, Chrome, Firefox, dan lainnya.

2024 Info Terbaru! Anda bisa berlangganan CyberGhost dengan harga $2.03 per bulang + dapatkan ekstra 2 bulan gratis dengan paket 4 tahun (hemat hingga 84%)! Ini penawaran terbatas, jadi pastikan Anda membelinya sekarang sebelum berakhir. Lihat informasi selengkapnya terkait penawaran ini di sini.

4. NordVPN – Server Proxy SOCKS5 di 5 Lokasi untuk Memastikan Torrenting yang Cepat


Fitur kunci:
  • 6.300+ server di 110 negara, dengan server khusus untuk torrenting di 50+ negara
  • Melindungi aktivitas torrenting Anda dengan Perlindungan Ancaman (Threat Protection), enkripsi kelas militer, kill switch, proteksi kebocoran, dan banyak lagi
  • Kebijakan tanpa pencatatan yang diaudit oleh PwC dan Deloitte
  • Memungkinkan 10 koneksi perangkat sekaligus
  • Jaminan 30 hari uang kembali

Server proksi NordVPN SOCKS5 mendukung pengunduhan torrent dengan cepat dan aman di 8 lokasi. Semuanya terintegrasi secara mulus dengan klien torrent populer seperti uTorrent dan BitTorrent. Anda bisa menggunakan panduan pengaturan sederhana NordVPN untuk mengaturnya. Saya berhasil mengaktifkan dan menjalankan uTorrent dengan proksi dalam waktu kurang dari 10 menit.

Selain itu, NordVPN juga memiliki server P2P khusus di lebih dari 50 negara. Setelah menguji beberapa di antaranya, ternyata kecepatan rata-ratanya sekitar 72 Mbps. Meskipun server proksi SOCKS5 sedikit lebih cepat, server P2P masih cukup cepat dan memberikan manfaat tambahan berupa enkripsi untuk melindungi aktivitas torrenting Anda.

Dengan server P2P NordVPN di Inggris, saya berhasil mengunduh film bebas hak cipta berukuran 3,4 GB hanya dalam 4 menit. Selain itu, jika Anda menggunakan server VPN NordVPN, dan bukan server proksi, pilih protokol NordLynx untuk mendapatkan kecepatan terbaik.

Tangkapan layar aplikasi Windows NordVPN menunjukkan protokol NordLynx dipilih
NordLynx adalah protokol NordVPN paling cepat dan aman untuk torrenting

Dari segi keamanan, NordVPN memiliki beberapa fitur hebat untuk melindungi identitas dan aktivitas torrenting Anda, termasuk:

  • Perlindungan Ancaman — efektif memblokir semua iklan yang mengganggu dan mencurigakan di klien torrent dan setiap situs torrent yang saya kunjungi.
  • Double VPN — merutekan lalu lintas Anda melalui 2 server VPN, sebagai lapisan enkripsi tambahan.
  • Kill switch otomatis — langsung memutus koneksi internet jika koneksi VPN Anda terputus untuk mencegah aktivitas torrenting Anda terekspos secara tidak sengaja.
  • Kebijakan tanpa pencatatan — NordVPN tidak pernah mencatat aktivitas atau metadata koneksi Anda, sebagaimana dikonfirmasi oleh audit independen, PwC dan Deloitte, yang menjaga privasi Anda saat torrenting.
  • Server yang Dikaburkan — menyamarkan lalu lintas VPN Anda sebagai lalu lintas HTTPS biasa, sehingga hampir mustahil bagi ISP untuk mendeteksi atau memblokir koneksi Anda selama torrenting.

Namun, saya khawatir bahwa NordVPN mungkin mencatat dan membagikan data pengguna dengan lembaga investigasi tertentu untuk mematuhi peraturan dan regulasi internasional. Meski begitu, Anda tidak perlu khawatir selama Anda tidak terlibat dalam torrenting ilegal. Pastikan Anda memeriksa torrent sebelum mengunduhnya dan mengetahui hukum setempat.

Anda bisa mencoba NordVPN dengan harga $4.39/bulan untuk paket jangka panjang (langganan 2 tahun). VPN ini juga dilengkapi jaminan 30 hari uang kembali. Saya telah menguji sendiri kebijakan pengembalian dana NordVPN melalui chat langsung. Setelah menyampaikan bahwa saya tidak ingin menggunakan layanannya lagi, agennya menyetujui permintaan saya dalam 7 menit. Uang saya dikembalikan ke rekening dalam 5 hari.

NordVPN bekerja dengan: Windows, macOS, Linux, Chromebook, Android, iOS, Raspberry Pi, Chrome, Firefox, dan lainnya.

5. Surfshark – Melindungi Aktivitas Torrenting Anda dengan Teknologi Nexus


Fitur kunci:
  • 3200+ server di 100 negara — semuanya mendukung transfer file P2P
  • IP rotator, pengacak IP, multi-hop, enkripsi kelas militer, kill switch, dan proteksi kebocoran
  • Kebijakan tanpa pencatatan yang diverifikasi oleh audit independen, Deloitte
  • Melindungi Tanpa batas perangkat sekaligus
  • 30 hari uang kembali

Surfshark memberikan keamanan yang ditingkatkan untuk melakukan torrenting melalui teknologi Nexus dengan fitur-fitur seperti IP rotator, pengacak IP, dan multi-hop. IP rotator dan pengacak IP terus-menerus mengubah alamat IP Anda saat melakukan torrenting, sebagai lapisan perlindungan ekstra, sementara multi-hop menyalurkan lalu lintas Anda melalui 2 server VPN atau lebih untuk menambah anonimitas.

Tangkapan layar antarmuka Windows Surfshark yang menunjukkan Perputaran IP diaktifkan
Mengaktifkan IP rotator akan meningkatkan keamanan Anda saat melakukan torrenting

VPN ini juga memiliki banyak fitur keamanan lainnya untuk melindungi Anda saat melakukan torrenting. Fitur-fitur tersebut antara lain:

  • CleanWeb — efektif memblokir semua iklan, pelacak, malware, dan upaya phishing agar Anda tetap aman saat melakukan torrenting.
  • Kill switch — otomatis memutuskan koneksi internet Anda jika koneksi VPN terputus.
  • Kebijakan tanpa pencatatan — audit independen telah mengonfirmasi bahwa Surfshark tidak mencatat aktivitas online Anda.
  • Mode NoBorders — memungkinkan Anda menjelajah dengan bebas, bahkan di negara-negara dengan akses internet terbatas.

Dengan 3200+ server di 100 negara, Surfshark memperluas dukungan P2P di seluruh jaringan servernya. Selama mengujinya di server AS, Kanada, dan Inggris, kecepatan saya stabil di sekitar 78Mbps — lebih dari cukup untuk torrenting dengan cepat dan mulus.

Meskipun berkantor pusat di Belanda, yang berada di bawah yurisdiksi 9 Mata, kebijakan tanpa pencatatan Surfshark diverifikasi secara independen oleh Deloitte. Artinya, meskipun pihak berwenang dalam yurisdiksi ini meminta data pengguna, Surfshark tidak akan menyerahkan apa pun, sehingga privasi dan anonimitas Anda terjaga saat melakukan torrenting.

Meskipun koneksi jarak jauh Surfshark mungkin tidak sebanding dengan kecepatan ExpressVPN, kecepatan unduhnya masih cukup kencang untuk torrenting. Di server London, saya mengalami penurunan kecepatan sebesar 43%. Namun, mengingat kecepatan dasar saya sekitar 100 Mbps, saya berhasil mengunduh torrent 2 GB dari domain publik dalam waktu sekitar 20 menit.

Dengan harga mulai $2.19 per bulan, paket jangka panjang Surfshark (langganan 2 tahun + gratis 3 bulan) memberikan penawaran terbaik. Plus, dilengkapi jaminan 30 hari uang kembali, yang artinya Anda dapat mencobanya tanpa risiko. Anda bisa meminta pengembalian dana melalui chat langsung. Saya menerima pengembalian dana penuh dalam 4 hari kerja setelah agennya menyetujui permintaan saya.

Surfshark bekerja dengan: Windows, macOS, Linux, Chromebook, Android, iOS, Raspberry Pi, Chrome, Firefox, dan lainnya.

Tabel Perbandingan Cepat: VPN Terbaik untuk Torrenting Tahun 2024

P2P Servers Kecepatan Kebijakan Tanpa Catatan yang Diaudit Tombol Matikan Perlindungan Kebocoran Jaminan Pengembalian Uang
ExpressVPN 3000+ Sangat Cepat 30 hari
CyberGhost 11.676+ Cepat 45 hari
NordVPN 6.300+ Rata-rata ✔  30 hari
Surfshark 3200+ Cepat ✔  ✔  ✔  30 hari

Cara Mengunduh Torrent dengan Aman di Perangkat Apa pun

Untuk mengunduh torrent dengan aman, Anda membutuhkan layanan VPN yang berkualitas. Dalam panduan langkah demi langkah ini, saya akan menunjukkan cara mengonfigurasi VPN untuk memastikan data dan perangkat Anda aman saat melakukan torrenting.

PC Windows, Mac, Linux, dan Android

Make sure you’ve downloaded a torrent client, like BitTorrent or Flud, before you begin torrenting.

  1. Unduh VPN. Semua server ExpressVPN dioptimalkan untuk P2P dengan kecepatan unduh yang bagus.
  2. Konfigurasikan VPN Anda untuk memaksimalkan keamanan saat torrenting.
    1. Gunakan tingkat enkripsi tertinggi — AES 256-bit.
    2. Aktifkan kill switch.
    3. Gunakan protokol aman seperti OpenVPN. Hindari protokol yang kurang aman seperti PPTP.
    4. Aktifkan proteksi kebocoran DNS, IP, dan WebRTC.
  3. Sambungkan ke server VPN yang dioptimalkan untuk torrenting. Pastikan Anda mengetahui undang-undang torrent di negara pilihan Anda dan memilih server yang ramah torrent.
  4. Kunjungi situs torrent Anda lalu pilih file yang ingin diunduh. Klien torrent Anda akan terhubung secara otomatis sehingga Anda dapat mengunduh dengan cepat dan aman.

iOS (iPhone dan iPad)

Karena Apple tidak mengizinkan klien torrent di toko aplikasinya, cara mengunduh torrent ke perangkat iOS Anda sedikit berbeda. Anda harus menggunakan aplikasi torrent dalam browser.

  1. Unduh VPN ke perangkat iOS Anda. ExpressVPN adalah VPN torrenting teratas untuk perangkat iOS dengan tampilan intuitif dan server yang dioptimalkan untuk P2P.
  2. Konfigurasikan aplikasi VPN Anda untuk mendapatkan keamanan terbaik.
    1. Pastikan Anda menggunakan enkripsi AES-256-bit.
    2. Aktifkan kill switch terlebih dahulu.
    3. Gunakan OpenVPN jika tersedia, karena cepat dan aman.
    4. Aktifkan proteksi kebocoran IP, DNS, dan WebRTC.
  3. Terhubung ke server VPN yang mendukung torrenting. Pastikan Anda mengetahui peraturan dan undang-undang torrent di negara Anda untuk menghindari pelanggaran hukum.
  4. Kunjungi situs torrent dan temukan file yang ingin Anda unduh. Pastikan file tersebut aman dengan memeriksa jumlah seed dan komentar positif pengguna.
  5. Tekan dan tahan file tersebut hingga Anda dapat “Menyalin” tautannya. Anda tidak bisa begitu saja mengunduh file torrent karena tidak ada klien di perangkat Anda.
  6. Tempelkan tautan ke aplikasi torrent dalam browser. Ada beberapa yang dapat Anda gunakan, seperti Seedr dan Filestream.
  7. Ketuk “Go” lalu unduh torrent Anda! Aplikasi dalam browser berfungsi sebagai klien torrent dan file akan diunduh langsung ke perangkat iOS Anda.

Apakah Melakukan Torrenting Berbahaya?

Ya, torrenting dapat berbahaya — terutama jika Anda tidak terhubung ke layanan VPN terlebih dahulu. Mengunduh torrent melalui koneksi yang tidak aman dapat berisiko terpapar berbagai ancaman:

  • Peretas dan Mata-mata — Saat Anda mengunduh atau mengunggah file torrent, alamat IP Anda dapat dilihat oleh semua orang yang berbagi file tersebut. Peretas dapat melacak alamat IP, menemukan lokasi, melacak aktivitas, dan mencuri data pribadi Anda.
  • Malware — File torrent yang tampaknya aman mungkin menyembunyikan file berbahaya (seperti malware, spyware, dan ransomware) yang dirancang untuk mencuri data Anda. Tanpa disadari, ancaman ini dapat terunduh ke perangkat Anda dan sulit untuk dihapus.
  • Keamanan Data — Saat pertama kali Anda mengunduh torrent, torrent tersebut disimpan di folder bersama. Saat mengunggah torrent tersebut, orang lain juga dapat melihat isi folder Anda. Meskipun Anda merasa tidak menyimpan data sensitif di folder torrent, sebaiknya periksa secara menyeluruh sebelum mengunduh apa pun.
  • Pembatasan ISP (Internet Service Provider) — Melakukan torrenting membutuhkan bandwidth yang besar. Jika Anda dianggap menggunakan terlalu banyak data, ISP akan “membatasi” bandwidth untuk mencegah aktivitas yang memakan banyak data. Hal ini dapat memengaruhi aktivitas torrenting dan memperlambat penjelajahan, game online, dan streaming.
  • Masalah Hak Cipta — Mengunduh konten berhak cipta merupakan tindak pidana, meskipun terjadi secara tidak sengaja. Pemegang hak cipta dapat menggunakan alamat IP Anda yang terekspos untuk melacak aktivitas dan memulai proses hukum terhadap Anda. Anda dapat dikenai denda dalam jumlah besar atau hukuman penjara.

Peringatan Saya dan tim tidak mendukung pengunduhan ilegal, pastikan Anda tidak mengunduh materi berhak cipta dan mengetahui undang-undang torrent di negara Anda.

Bagaimana VPN Melindungi Anda Saat Melakukan Torrenting

Cara paling aman mengunduh torrent adalah menggunakan VPN premium. VPN menyalurkan lalu lintas Anda dengan aman melalui server jarak jauh, sehingga mustahil bagi peretas, mata-mata, dan pengguna lain untuk melihat alamat IP atau aktivitas torrenting Anda.

Alamat IP Anda seperti penanda lokasi online yang menunjukkan lokasi perangkat melalui situs web dan layanan yang Anda kunjungi. Hal ini membuat Anda rentan terhadap pihak ketiga berbahaya yang berusaha menemukan identitas untuk mencuri informasi pribadi Anda. Saat lalu lintas dirutekan melalui server VPN, Anda akan mendapatkan alamat IP baru. Tidak ada yang dapat melacak alamat IP ini dan melihat lokasi Anda, sehingga menjadikan Anda anonim.

VPN teratas untuk torrenting juga menambahkan enkripsi AES 256-bit tingkat tinggi, yang tidak mungkin diretas — enkripsi yang juga digunakan oleh militer dan lembaga keuangan AS. Enkripsi hanya dapat diuraikan oleh penerima online yang Anda tuju, seperti situs web torrent. Siapa pun yang mencoba melihat aktivitas Anda hanya akan melihat data campur aduk karena mereka tidak memiliki kode untuk menguraikan enkripsi tersebut.

Dengan menyembunyikan alamat IP dan mengenkripsi lalu lintas, mustahil pelacak dapat melihat aktivitas Anda saat torrenting — dan Anda bisa mendapatkan perlindungan tingkat tinggi hanya dengan VPN berkualitas seperti ExpressVPN.

Cara Memilih VPN Torrenting Terbaik

Banyak VPN yang mengklaim bagus untuk torrenting, tetapi hanya sedikit yang menawarkan semua fitur yang diperlukan untuk melindungi Anda saat berbagi file. Saya menguji setiap VPN dan memberi peringkat berdasarkan beberapa kriteria:

  • Dukungan P2P — Semua VPN yang saya rekomendasikan di sini mendukung transfer file P2P di seluruh Jaringan mereka – beberapa bahkan memiliki server khusus yang dioptimalkan untuk torrenting.
  • Enkripsi tingkat atas — Semua VPN yang saya rekomendasikan memiliki enkripsi kelas militer untuk melindungi dan menganonimkan aktivitas torrenting.
  • Fitur keamanan premium — Untuk melindungi data Anda, semua VPN yang saya rekomendasikan memiliki proteksi kebocoran (termasuk IP, IPv6, DNS, dan WebRTC), kill switch, dan protokol aman seperti OpenVPN dan WireGuard.
  • Kebijakan tanpa pencatatan — Saya membaca kebijakan privasi masing-masing VPN untuk memastikan data dan aktivitas Anda tidak dicatat oleh layanan tersebut.
  • Tanpa batasan data — Torrenting adalah aktivitas yang membutuhkan banyak data, jadi VPN tanpa batasan data memungkinkan Anda untuk mengunduh dan berbagi file sebanyak yang Anda mau.
  • Kecepatan koneksi yang tinggi — Semua VPN yang saya rekomendasikan memiliki kecepatan yang luar biasa sehingga Anda dapat menyelesaikan unduhan file torrent dalam waktu singkat.
  • Split tunneling — Meskipun tidak sepenuhnya dibutuhkan saat torrenting, fitur ini memungkinkan Anda memilih aplikasi dan data yang ingin diamankan oleh koneksi VPN (seperti klien torrent Anda), sehingga Anda dapat mengakses situs dan layanan lokal secara bersamaan.
  • Dukungan pelanggan 7×24 jam — Saya menguji dukungan pelanggan setiap VPN untuk melihat seberapa cepat dan efektif mereka merespons pertanyaan dan masalah.
  • Jaminan uang kembali — Setiap VPN setidaknya memiliki jaminan 30 hari uang kembali. Saya menguji proses pengembalian dana setiap VPN dan uang saya dikembalikan tanpa adanya masalah.

Tips Teratas Lainnya untuk Torrenting dengan Aman

Berikut beberapa tips lain untuk melindungi data dan perangkat Anda saat melakukan torrenting:

  1. Menggunakan Antivirus: Torrent dapat menampung file berbahaya, seperti virus, spyware, dan ransomware. Menggunakan antivirus berkualitas tinggi dapat memblokir torrent berbahaya, sehingga melindungi perangkat Anda dari berbagai serangan.
  2. Hanya Mengunduh Torrent Legal: Situs torrent populer menampung konten legal dan ilegal. Sulit untuk memastikan suatu torrent memiliki hak cipta atau tidak, jadi gunakan situs web terkemuka yang hanya berisi konten legal.
  3. Menggunakan Klien Torrent Tepercaya: Klien torrent adalah aplikasi untuk mengakses, mengunduh, dan mengelola file torrent. Klien torrent terhubung ke server torrent dan meminta file yang dipilih dari setiap orang yang membagikannya. Beberapa klien torrent tepercaya antara lain BitTorrent, Vuze, dan uTorrent.
  4. Mengonfigurasikan Klien Torrent Anda dengan Benar: Pastikan klien torrent Anda diatur untuk diperbarui secara otomatis dan tidak dimulai saat perangkat Anda menyala — hal ini akan mencegah seeding yang tidak aman. Selain itu, Anda perlu mengonfigurasikan pengikatan IP, yang akan menghentikan klien torrent Anda melakukan seeding atau leeching saat VPN tidak aktif.
  5. Memilih File Torrent yang Tepat: File Torrent dengan banyak seeder cenderung tidak mengandung malware dan akan selesai lebih cepat. Makin besar jumlah penggunanya, makin tepercaya file tersebut.
  6. Membaca Komentar: Lihat kredibilitas torrent dari seberapa banyak komentar positifnya. Semua platform torrent memungkinkan pengguna meninggalkan komentar pada file yang telah mereka unduh. Komentar dapat berisi pujian untuk torrent yang aman atau bahkan memperingatkan orang lain agar tidak mengunduh program yang terinfeksi.
  7. Melihat ‘Flair’: Situs seperti The Pirate Bay memverifikasi pengguna dengan sistem ‘flair’ yang menunjukkan anggota (dan torrent) mana yang tepercaya.
  8. Mengunduh File ke Lingkungan Sandbox: Lingkungan sandbox adalah aplikasi yang menciptakan ruang virtual terisolasi di perangkat Anda. Di sini, Anda dapat menghapus program berbahaya yang terkandung dalam torrent dengan aman tanpa menyerang perangkat Anda.
  9. Bergabung ke Komunitas: Komunitas torrent adalah sekelompok orang yang berbagi file yang dimoderasi antar anggota, serta menghapus file yang tidak memenuhi standar komunitas. Anggota dapat melakukan torrenting file yang bebas dari virus, penipuan, dan malware. Anda dapat bergabung dengan komunitas ini hanya melalui undangan. Cara terbaik untuk diundang adalah dengan berpartisipasi dalam papan diskusi, seperti r/torrents di Reddit.
  10. Menghindari Proksi: Meskipun proksi mengubah alamat IP untuk menyembunyikan lokasi sebenarnya, mereka tidak mengenkripsi koneksi Anda — aktivitas torrenting Anda akan terlihat oleh siapa pun dan ISP berpotensi memblokir koneksi Anda.

Glosarium Istilah-istilah Kunci Torrenting

  • BitTorrent — Klien torrent (perangkat lunak) yang dirancang khusus untuk berbagi file P2P.
  • Troll Hak Cipta — Orang atau perusahaan yang dengan agresif menegakkan hak cipta untuk mendapatkan uang melalui litigasi.
  • Pengikatan IP — Mengkonfigurasi alamat IP ke perangkat tertentu memudahkan identifikasi akar aktivitas online.
  • Pembatasan ISP — Perlambatan layanan internet yang disengaja oleh penyedia layanan internet.
  • Leechers — Peer atau klien yang sedang mengunduh file dan tidak memiliki 100% data.
  • Tautan Magnet — Metode mengunduh torrent yang langsung menghubungkan klien torrenting Anda ke file .torrent.
  • Firewall NAT — Berfungsi di router dan melindungi identitas jaringan pribadi dan alamat IP internal.
  • Peers — Klien yang berjalan di komputer yang terhubung dengan klien lain untuk mentransfer (mengunggah atau mengunduh) data.
  • Penerusan Port — Teknik yang memungkinkan perangkat eksternal mengakses perangkat di jaringan pribadi.
  • Proxy — Server yang berfungsi sebagai “perantara” untuk permintaan data dari klien ke server yang menyimpan data yang diminta.
  • Seeders — Peer atau klien yang memiliki 100% data file dan terus atau mulai mengunggah agar peer lain dapat mengunduh dari mereka.
  • Swarm — Semua seed dan peer yang berbagi torrent yang sama.
  • Pelacak — Server yang memantau seed dan peer dalam sebuah swarm.

Pertanyaan Umum tentang Torrenting

Di sebagian besar negara, torrenting tidaklah ilegal jika Anda tidak mendownload atau mengunduh konten berhak cipta. Website torrenting pun legal untuk diakses dan digunakan, tetapi banyak file ilegal yang diupload atau diunggah ke situs tersebut. Untungnya, ada banyak situs torrent yang hanya mengizinkan pengguna untuk berbagi file legal seperti perangkat lunak sumber terbuka (open source) atau juga film lama.

Perlu diingat bahwa di beberapa negara, umpamanya China dan Australia, torrenting sama sekali ilegal. Artinya, Anda tetap bisa dituntut secara hukum sungguhpun Anda tidak mengunduh materi berhak cipta.

Mungkinkah torrenting mengakibatkan Anda ditangkap?

Meski urusan pengunduhan torrent tidak biasanya dibawa ke pengadilan, ISP Anda bisa mengambil tindakan hukum terhadap Anda jika Anda tertangkap basah melakukan torrent secara ilegal. Bagaimanapun, biasanya mereka mengambil tindakan yang tidak terlalu keras seperti mengirimkan email dan surat peringatan atau memperlambat koneksi internet Anda. Apabila tindakan hukum dikenakan kepada Anda, Anda mungkin harus membayar denda kepada ISP Anda dan pemilik materi berhak cipta.

Karena situs torrent pasti menyimpan alamat IP semua orang yang mengunduh dan mengunggah file tertentu, mudah saja bagi pihak berwenang untuk memeriksa siapa yang mengakses materi ilegal tersebut. Untuk mencegah aktivitas Anda terlacak, Anda sebaiknya menyembunyikan alamat IP Anda dengan cara menggunakan VPN yang dapat diandalkan.

Beberapa situs torrent aman, tetapi ada juga yang tidak. Anda perlu menggunakan VPN untuk torrenting dengan aman. Saya menemukan beberapa situs torrent yang tepercaya dan aman untuk mengakses unduhan legal. Situs-situs ini memiliki torrent berkualitas tinggi yang diverifikasi oleh komunitas, sehingga semua file yang tersedia dapat dipercaya.

Namun, bahkan situs torrent paling aman sekalipun dapat berisi unduhan berbahaya. File yang tampaknya aman mungkin menyembunyikan malware atau konten ilegal, sehingga membahayakan keamanan perangkat dan data Anda. Jadi, saya sarankan Anda terhubung ke VPN sebelum mengunjungi situs torrent.

Bagaimana seseorang bisa ketahuan melakukan torrenting?

Pengguna ketahuan melakukan torrenting karena tidak melindungi privasi datanya dengan VPN. Cara terbaik untuk menganonimkan aktivitas torrenting adalah dengan VPN tingkat atas. Saat mengunduh file torrent, orang lain yang melakukan torrenting atau seeding file yang sama dapat mendeteksi koneksi Anda. Informasi seperti alamat IP dapat dilihat oleh siapa saja, artinya peretas, mata-mata, dan troll hak cipta dapat menggunakannya untuk menemukan identitas Anda.

VPN tidak hanya menyembunyikan alamat IP tetapi juga mengenkripsi koneksi Anda — VPN menyembunyikan lalu lintas torrent Anda dari siapa pun dan memastikan tidak ada yang tahu bahwa Anda sedang melakukan torrenting. Dengan server VPN, mustahil aktivitas P2P Anda terdeteksi, sehingga Anda tidak akan ketahuan.

Ingat, orang-orang yang ketahuan melakukan torrenting sering kali mengunduh konten berhak cipta atau berbagi file P2P di negara-negara yang melarang torrenting atau diatur secara ketat. Di banyak negara, torrenting adalah aktivitas legal asalkan semua file di dalamnya tidak memiliki hak cipta. Pastikan Anda mengetahui undang-undang dan peraturan torrent di negara Anda sebelum berbagi file dan hanya mengunduh konten legal.

Penting! Saya dan tim tidak mendukung aktivitas torrenting ilegal menggunakan VPN. Periksa undang-undang setempat sebelum menggunakan VPN untuk torrenting. Bahkan jika torrenting dilegalkan di negara Anda, pastikan Anda mengunduh torrent bebas hak cipta.

Bagaimana cara menyembunyikan alamat IP saat torrenting?

Cara terbaik menyembunyikan alamat IP saat torrenting adalah menggunakan VPN berkualitas. VPN dengan reputasi baik akan menyembunyikan alamat IP Anda yang sebenarnya, dan menggantinya dengan alamat IP baru dari server yang Anda gunakan. Dengan cara ini, alamat IP asli Anda disembunyikan dan yang terlihat oleh situs web, klien torrent, atau pengguna lain di jaringan hanyalah alamat IP VPN.

Saat Anda berbagi file P2P, alamat IP Anda bersifat publik, yang berarti ISP dan kriminal siber dapat melacak aktivitas Anda. Jika ISP mengetahui bahwa Anda menggunakan situs torrent, ISP berhak membatasi bandwidth atau kecepatan internet Anda.

Sementara itu, peretas dapat menggunakan alamat IP yang tidak disembunyikan untuk mendapatkan akses ke perangkat Anda. Dengan VPN, Anda dapat menyembunyikan alamat IP asli dengan alamat IP sementara — sehingga Anda akan tetap anonim saat melakukan torrenting.

Bisakah saya menggunakan VPN gratis untuk torrenting?

Secara teknis, ya. Namun, saya tidak merekomendasikannya. Ada ratusan VPN gratis untuk dipilih, tapi hanya segelintir provider gratis yang mengizinkan Anda mengunduh torrent.

Para provider atau penyedia layanan gratis yang terkenal mengkompromikan fitur-fitur mereka demi menawarkan layanan gratis. Seringkali mereka membatasi kuota data Anda (adakalanya hanya hingga 500 MB per bulan), membatasi kecepatan pengunduhan, atau menyediakan lebih sedikit pilihan server kepada pelanggan gratis mereka. Pembatasan seperti ini menjadikannya hampir-hampir tidak mungkin untuk melakukan torrenting file-file yang ukurannya kecil sekalipun.

Dengan menggunakan penyedia VPN gratis, Anda berpotensi membahayakan keselamatan Anda pula. Demi meraup untung dari usaha mereka, VPN gratis diketahui mengumpulkan dan menjual data Anda ke pihak ketiga. Di samping itu, mereka mungkin menjejali perangkat Anda dengan berbagai iklan pop-up, dan banyak di antaranya yang terinfeksi virus. Hal ini menjadikan Anda sangat rentan terhadap serangan hacker dan pencurian identitas.

Kendatipun begitu menggoda, saya pribadi tidak akan berkompromi dengan keamanan online saya, khususnya dengan mengunduh file torrent yang mungkin berbahaya. Anda tidak mesti menghabiskan banyak uang demi mendapatkan proteksi premium untuk mengunduh torrent. Semua layanan VPN dalam daftar saya menawarkan jaminan 30 hari uang kembali. Jadi, sepanjang kurun waktu itu, Anda bisa torrenting dengan aman dan benar-benar gratis!

Lindungi Data Anda dan Torrenting dengan Aman pakai VPN

Torrenting mengandung banyak risiko yang dapat menempatkan Anda dalam konteks ilegal atau bahkan situasi berbahaya. Untuk melindungi diri dan menjaga keamanan data Anda, unduhlah VPN yang berkualitas. Dengan demikian Anda bisa mengakses torrent secara unlimited sembari menyembunyikan informasi Anda dari pihak ketiga. ExpressVPN merupakan pilihan yang sempurna untuk torrenting karena memiliki lebih dari 3000 server ramah torrent yang dioptimalkan untuk menyuguhkan performa tinggi serta keamanan yang mumpuni.

VPN memungkinkan Anda untuk melakukan lebih dari sekadar torrenting file dengan aman. Karena penyedia layanan rekomendasi saya memungkinkan Anda untuk mengkoneksikan lebih dari satu perangkat, Anda bisa mengunduh torrent dengan aman seraya streaming acara favorit Anda secara bersamaan!

Anda tidak semestinya memilih VPN tanpa mengetesnya sendiri terlebih dahulu. Anda bisa mencoba ExpressVPN selama 30 hari dengan cara memanfaatkan jaminan uang kembali darinya. Kalau menurut Anda provider itu tidak memenuhi segala kebutuhan Anda, Anda bakal beroleh full refund tanpa masalah apa pun.


Ringkasan – Inilah VPN Terbaik untuk Torrenting di 2024

Peringkat Teratas Pilihan No. 1
ExpressVPN
$ 6.67 / month Hemat 49%
CyberGhost VPN
$ 2.19 / month Hemat 83%
NordVPN
$ 4.39 / month Hemat 69%
Surfshark
$ 2.19 / month Hemat 86%
Anda suka artikel ini? Beri Rating!
Saya sangat tidak menyukainya Saya tidak begitu menyukainya Okelah Cukup bagus! Suka sekali!
4.10 Rating dari 4 pengguna
Judul
Komentar
Terima kasih atas feedback Anda
Please wait 5 minutes before posting another comment.
Comment sent for approval.

Berikan komentar

Tampilkan selengkapnya...