5 VPN Murah Terbaik untuk Torrenting dengan Aman di 2020 (+ Kecepatan Tinggi!)

Dawn Teh Pembaruan terakhir oleh Dawn Teh pada December 01, 2020

Setelah menguji lebih dari 30 VPN torrent yang direkomendasikan, saya terkejut melihat banyak di antaranya yang tidak berfungsi dengan baik. Beberapa data pengguna yang bocor berpotensi membuat Anda terekspos pada troll, pengiklan, dan bahkan pengacara yang mencoba mengungkap pelanggar hak cipta. Yang lain lagi terlalu lambat untuk torrenting – yang terburuk kecepatannya begitu lemot sehingga saya butuh waktu 3 hari untuk mendownload film 1GB!

Karena saya sendiri sering torrenting, saya menyeleksi 5 VPN top yang murah serta berfungsi baik dengan BitTorrent/uTorrent dalam hal kecepatan dan keamanan. Pilihan yang paling layak beli adalah NordVPN – Anda akan mendapatkan keamanan yang tangguh, kecepatan yang tinggi, dan server khusus P2P dengan harga yang sangat terjangkau. Sebagai bonus, Anda bisa mencobanya secara gratis selama 30 hari dengan cara memanfaatkan garansi uang kembali darinya.

Torrenting dengan aman pakai NordVPN. Gratis!

Panduan Cepat: VPN Murah Terbaik untuk Torrenting dengan Cepat & Aman (Desember 2020)

  1. NordVPN – VPN no.1 untuk torrenting dengan ribuan server P2P dedicated, fitur keamanan teratas, dan enkripsi tingkat militer. Hanya $3.71/bulan dengan jaminan 30 hari uang kembali.
  2. CyberGhost – VPN cepat dengan server yang dioptimalkan untuk torrenting, tapi ketersediaan servernya tidak pasti. Biayanya yang terendah adalah $2.75/bulan.
  3. Surfshark – VPN Premium Termurah untuk torrenting dengan harga $2.49/ bulan, tapi kecepatannya lebih lambat daripada VPN lainnya.
  4. Private Internet Access (PIA) – Menyediakan proxy SOCKS5 untuk torrenting dengan cepat, tapi berbasis di AS sehingga menimbulkan masalah privasi. Harga bulanannya yang terendah adalah $2.69/bulan.
  5. PrivateVPN – Fitur port forwarding menyajikan kecepatan torrenting yang tinggi, tapi hanya tersedia 150+ server. Harga bulanannya yang terendah adalah $1.89/bulan.

Mungkin Anda perhatikan bahwa ExpressVPN tidak ada dalam daftar tersebut. ExpressVPN adalah VPN premium untuk torrenting sehingga biayanya sedikit lebih tinggi dibanding layanan lainnya (sekalipun Anda mendaftar lewat halaman diskonnya yang tersembunyi). Namun, saya pikir VPN itu tetap perlu disebutkan kalau-kalau Anda memiliki anggaran yang agak besar karena ExpressVPN jelas merupakan VPN tercepat yang pernah saya gunakan untuk torrenting.

5 VPN Ramah Anggaran Terbaik untuk Torrenting dengan Aman di 2020

1. NordVPN – VPN No. 1 untuk Torrenting dengan Keamanan yang Tangguh dan Ribuan Server P2P yang Cepat

Fitur Utama:

  • 4.700+ server P2P khusus untuk torrenting dengan cepat
  • Kecepatan luar biasa dengan bandwidth unlimited
  • Kebijakan tanpa log dan berbasis di Panama untuk privasi data
  • Enkripsi kelas militer dengan kill switch dan pemblokir malware bawaan
  • Menghubungkan hingga 6 perangkat sekaligus
  • $3.71/bulan (paket langganan: 2 tahun). Bitcoin dan cryptocurrency diterima.

NordVPN adalah VPN serba bisa terbaik untuk torrenting karena menawarkan kombinasi tak terkalahkan dari keamanan, kecepatan, dan server P2P yang tidak mampu ditandingi oleh para provider lain. Anda bisa terhubung ke lebih dari 4.700 server P2P khusus di seluruh penjuru dunia, yang bisa dengan mudah diakses dari sidebar aplikasinya. Setelah terhubungkan, Anda akan memiliki akses yang aman ke segala platform torrent populer – Anda bahkan bisa mengakses situs BitTorrent yang dibatasi seperti The Pirate Bay dan Kickass Torrents.

Tangkapan layar dari server P2P NordVPN di aplikasi Mac
Klik tombol “Quick Connect” untuk tersambung ke server P2P tercepat yang ada

Karena semua server NordVPN menyuguhkan bandwidth unlimited, Anda bisa berbagi dan mendownload file sebanyak yang Anda suka tanpa khawatir kecepatan Anda akan melambat. Saya sudah tes berbagai server P2P dengan client torrent seperti qBittorrent, Transmission, dan uTorrent. Kecepatan saya sangat bagus dan rata-ratanya 20 Mbps ketika tersambungkan ke server yang dekat di Swiss, Jerman, Prancis, dan Swedia. Saya menghabiskan waktu kurang dari 15 menit untuk mendownload sebuah film HD secara keseluruhan.

Tangkapan layar dari server Swiss NordVPN dengan klien qBitTorrent mengunduh file torrent
Saya terkesan dengan kecepatan download NordVPN yang tinggi pada server-server P2P mereka

NordVPN bukan hanya cepat, tetapi juga tergolong salah satu VPN yang teraman buat torrenting. NordVPN menerapkan kebijakan tanpa log yang ketat. Jadi, tidak ada histori online Anda yang dilacak ataupun disimpan. Perusahaan itu sendiri berlokasi di Panama, yang bukan merupakan bagian dari Aliansi 5, 9, atau 14 Eyes. Ini artinya NordVPN tidak tunduk pada yurisdiksi negara-negara seperti Amerika Serikat, Inggris Raya, Kanada, Prancis, Belanda, dan lainnya.

Tidak ada pula pihak ketiga yang memata-matai yang bisa memantau aktivitas torrenting Anda, karena NordVPN mengamankan traffic atau lalu lintas internet Anda dengan enkripsi AES 256-bit level militer dan kill switch. Pihak otoritas hak cipta, ISP, dan hacker tidak akan bisa melihat apa yang Anda lakukan sewaktu torrenting, meski Anda berganti server atau koneksi VPN itu tiba-tiba drop.

Walaupun beberapa VPN top mempromosikan bahwa mereka memiliki keamanan yang terkuat, beberapa di antaranya tetap saja mengalami kebocoran data. Untungnya, saya tidak menemukan kebocoran IP, DNS, ataupun WebRTC dengan NordVPN, dan alamat IP asli saya di Turki tetap sepenuhnya tersembunyi. Temuan itu menegaskan kepada saya bahwa ini adalah VPN yang benar-benar aman untuk torrenting.

Sebagai tindakan pencegahan keamanan tambahan, saya juga menyarankan agar fitur CyberSec NordVPN diaktifkan untuk memblokir semua malware dan iklan web di situs torrent. Sayang sekali ada begitu banyak halaman web P2P baru yang kelihatannya kredibel tetapi sebenarnya mengandung malware yang bisa menginfeksi komputer Anda.

Saya pribadi tidak pernah torrenting tanpa terkoneksi ke NordVPN terlebih dahulu. Dan bagi saya mengamankan anonimitas online dengan hanya $3.49 sebulan adalah investasi yang baik. Jika Anda ingin mengetes layanannya sebelum berkomitmen dalam pembelian paket langganan, Anda boleh mencoba NordVPN selama 30 hari tanpa risiko apa-apa. Jaminan 30 hari uang kembali dari VPN itu memberi Anda akses tak terbatas ke seluruh fitur torrent mereka secara gratis. Gampang sekali minta refund bila Anda tidak mau melanjutkan langganan. Saya mengujinya sendiri dan bisa mendapatkan kembali uang saya dalam 3 hari setelah menghubungi dukungan pelanggannya (yang juga tersedia dalam bahasa Indonesia).

NordVPN bisa digunakan di: Windows, Mac, iOS, Android, Linux, Chromebook, Blackberry, Raspberry PI, Windows Phone, Chromecast, Amazon Fire TV, Amazon Fire Stick, router, dan smart TV.

Coba gratis NordVPN selama 30 hari!

Dapatkan Penawaran Black Friday dan Cyber Monday dari NordVPN! Dapatkan diskon sebesar 68% untuk paket langganan 2 tahun + menangkan gratis langganan tambahan selama 3 bulan, waktu terbatas! Segera ambil promo VPN itu di sini!

2. CyberGhost – Torrenting Cepat di Server yang Dioptimalkan untuk Downloading

Fitur Utama:

  • Jaringan server global yang dioptimalkan untuk torrenting dengan aman
  • Kecepatan download yang tinggi tanpa batasan bandwidth
  • Berbasis di Rumania dengan kebijakan tanpa log
  • Enkripsi 256-bit dengan proteksi kebocoran dan kill switch otomatis
  • Mengamankan hingga 7 perangkat secara serentak dengan satu akun
  • $2.75/bulan (paket langganan: 18 bulan). Pembayaran Bitcoin tersedia.

CyberGhost merupakan VPN top untuk torrenting dengan harga $2.75/ bulan yang terjangkau. Fitur terbaiknya adalah daftar server globalnya yang panjang yang dioptimalkan untuk P2P. Semuanya sudah dikonfigurasi secara otomatis untuk kecepatan download yang tinggi dan untuk melindungi aktivitas torrenting Anda dari pengintai.

Anda bisa menemukan server yang dioptimalkan untuk P2P dengan mengklik tab “For Downloading” pada aplikasinya. Anda akan melihat daftar negara dengan server-server yang mendukung P2P, jumlah pengguna aktif, dan beban server pada saat itu. Server tersebut memungkinkan saya untuk mengakses situs torrenting populer dengan mudah – termasuk The Pirate Bay, Kickass Torrents, RARBG, dan banyak lagi lainnya.

Tangkapan layar dari tab Pengunduhan di aplikasi CyberGhost untuk Mac
CyberGhost memiliki server-server P2P global yang dioptimalkan untuk downloading yang cepat dan aman

Saya senang menyaksikan kecepatan saya yang tinggi di server-server yang dioptimalkan. Kecepatan rata-rata saya dengan qBitTorrent sekitar 18,45 Mbps – setara dengan 2,2 MiB/s. Dengan demikian saya dimungkinkan untuk mendownload video berdurasi 30 menit (500MB) dengan cepat dalam waktu kurang lebih 4 menit.

Namun, saya perhatikan banyak negara yang ramah P2P (contohnya Swiss dan Spanyol) memiliki persentase beban server yang tinggi dengan angka sekitar 60% – khususnya pada akhir pekan. Jadi, ketika terdapat banyak pengguna pada server tersebut, saya perhatikan waktu download saya bertambah 2 menit untuk video 500MB yang sama. Kalau Anda tidak peduli akan terhubung dengan server di negara mana, seharusnya ini bukan masalah serius. Dengan jaringan servernya yang luas, Anda mempunyai lebih banyak pilihan server dengan persentase beban yang rendah.

Torrenting dengan CyberGhost juga sangat aman karena menggunakan enkripsi kelas militer AES-256, yang dianggap tidak bisa dipecahkan. Meskipun koneksi Anda dengan VPN itu tiba-tiba terputus, ada kill switch yang mematikan traffic internet sehingga alamat IP Anda senantiasa terlindungi. Saya mengonfirmasi bahwa CyberGhost menawarkan perlindungan kebocoran pula – sejumlah servernya sudah saya tes dengan ipleak.net dan tidak ditemukan adanya kebocoran. VPN ini juga menerapkan kebijakan tanpa log yang ketat dan berbasis di Rumania, yang berada di luar yurisdiksi jaringan intelijen internasional 5, 9, dan 14 Eyes.

Setiap paket berlangganan menyertakan jaminan uang kembali 45 hari yang murah hati. Oleh sebab itu, Anda punya waktu lebih dari satu bulan buat menjajal fitur-fitur torrenting CyberGhost tanpa risiko apa pun juga. Malahan Anda bisa berbagi masa percobaan itu dengan teman dan keluarga, karena CyberGhost mendukung hingga 7 koneksi perangkat secara bersamaan. Seandainya Anda tidak betul-betul puas dengan layanan tersebut, cukup hubungi dukungan pelanggan untuk minta refund – saya mendapatkan kembali uang saya dalam waktu 5 hari saja.

CyberGhost bisa digunakan di: Windows, Mac, iOS, Android, Linux, Android TV, Amazon Fire TV, dan Amazon Fire Stick.

Coba gratis CyberGhost selama 45 hari!

Dapatkan Penawaran Black Friday dan Cyber Monday: CyberGhost sudah turun harga untuk jangka waktu terbatas. Hingga $ 2,25 per bulan + dapatkan tambahan 3 bulan gratis dengan paket langganan 3 tahun (Anda bisa menghemat hingga 83%)! Ini adalah penawaran terbatas. Jadi, pastikan untuk mengambilnya sekarang sebelum hilang. Lihat informasi lebih lanjut seputar penawaran ini di sini.

3. Surfshark – VPN Termurah untuk Torrenting di Sebanyak Mungkin Perangkat

Fitur Utama:

  • Server P2P dedicated untuk torrenting secara anonim
  • Tidak ada batasan bandwidth untuk kecepatan terbaik yang memungkinkan
  • Bertempat di Kepulauan Virgin Britania Raya dan tidak menyimpan log
  • Enkripsi AES 256-bit dengan kill switch dan proteksi kebocoran
  • Tidak ada batasan koneksi perangkat secara simultan
  • $2.49/bulan (paket langganan: 2 tahun). Menerima Bitcoin dan cryptocurrency lainnya.

Surfshark mendukung banyak koneksi perangkat dalam jumlah tak terbatas ke server P2P mereka. Jikalau keluarga Anda suka mendownload ataupun streaming file torrent, setiap orang bisa menghubungkan perangkat mereka ke Surfshark dan torrenting konten favorit mereka dengan aman. Tidak ada limit data atau bandwidth, semua orang boleh mendownload file torrent sebanyak-banyaknya.

Dengan 1.700+ server di seluruh belahan dunia, Surfshark memperuntukkan serangkaian server khusus untuk aktivitas P2P. Server-server itu dengan mudah mengakses situs torrent seperti Kickass Torrents dan YTS selama masa pengetesan yang saya lakukan. Yang terbaik adalah saya tidak perlu mengkoneksikannya secara manual. Begitu Anda membuka suatu aplikasi P2P, misalnya BitTorrent atau Popcorn Time, Anda akan dirutekan secara otomatis ke server P2P terdekat yang ada.

Kecepatan download rata-rata saya adalah 15 sampai 17 Mbps, yang memungkinkan saya untuk mendownload file 500MB dalam 6 menit. Walau agak lambat, saya rasa waktu tunggu sedemikian masih dapat diterima untuk file berukuran kecil. Bagaimanapun, jika Anda bermaksud mendownload film full HD, jaringan server NordVPN yang lebih cepat mungkin merupakan pilihan yang lebih baik buat Anda.

Surfshark dilengkapi dengan enkripsi AES-256 yang tangguh guna mengamankan traffic P2P. Perlindungan kebocoran dan kill switch otomatis juga mencegah data pribadi apa pun terekspos secara tidak sengaja, sekalipun sambungan VPN mendadak terputus atau Anda berpindah server.

Tangkapan layar uji kebocoran Surfshark yang menunjukkan tidak ada kebocoran IP
Surfshark akan menjaga keamanan alamat IP Anda dari kebocoran

Sebelum mulai torrenting, sebaiknya Anda mengaktifkan fitur CleanWeb Surfshark untuk memblokir semua iklan dan malware demi keamanan ekstra selagi Anda menjelajahi situs torrent. Sejak situs-situs web P2P terkemuka ditutup oleh pihak otoritas, semakin hari semakin banyak muncul penggantinya yang seringkali berupa halaman web palsu yang berisi malware.

Anda bisa membuktikan sendiri apakah Surfshark adalah VPN yang tepat untuk Anda dengan cara memanfaatkan garansi 30 hari uang kembali dari mereka. Dalam 30 hari pertama, Anda bisa mengetes Surfshark tanpa risiko apa pun di sebanyak mungkin perangkat! Apabila Anda tidak puas dengan fitur-fitur torrenting mereka, Anda selalu bisa menghubungi layanan pelanggan untuk meminta pengembalian dana (bahkan dalam bahasa Indonesia jika Anda kehendaki). Saya mendapati bahwa prosesnya mudah sekali dan uang saya dikembalikan dalam 6 hari.

Surfshark bisa digunakan di: Windows, Mac, iOS, Android, Linux, Amazon Fire TV, dan Amazon Fire Stick.

Coba gratis Surfshark selama 30 hari!

Dapatkan Penawaran Black Friday dan Cyber Monday dari Surfshark! Surfshark sudah turun harga untuk jangka waktu terbatas. Hingga $ 2,21 per bulan + dapatkan tambahan 3 bulan gratis dengan paket langganan 2 tahun (Anda bisa menghemat hingga 83%)! Ini adalah penawaran terbatas. Jadi, pastikan untuk mengambilnya sekarang sebelum hilang. Lihat informasi lebih lanjut seputar penawaran ini di sini.

4. Private Internet Access (PIA) – Menyediakan Proxy SOCKS5 untuk Torrenting dengan Cepat

Fitur Utama:

  • 2.600+ server di 47+ negara dan semuanya mendukung P2P file sharing
  • Bandwidth unlimited dan proxy SOCKS5 untuk torrenting yang cepat
  • Berlokasi di AS dengan kebijakan tanpa log yang ketat
  • Enkripsi AES-256-bit dan kill switch demi memastikan aktivitas torrenting Anda tetap private
  • Menghubungkan hingga 10 perangkat sekaligus
  • $2.69/bulan (paket langganan: 2 tahun). Bitcoin diterima.

Bilamana kecepatan download merupakan prioritas Anda, Anda akan senang mengetahui bahwa PIA menyediakan server proxy SOCKS5 yang berlokasi di Belanda. SOCKS5 adalah protokol khusus yang mengarahkan traffic Anda melalui sebuah server proxy. Mirip dengan server VPN, protokol tersebut menyembunyikan alamat IP asli Anda supaya Anda tetap anonim. Namun, SOCKS5 tidak mengenkripsi data Anda – itulah yang menjadikannya lebih kencang dibandingkan koneksi VPN biasa.

Untuk menguji kecepatan server proxy mereka, saya mendownload file dari torrentdownloads.me dan mengamati kecepatan download tersebut di qBitTorrent. Kecepatan download rata-rata saya bagus sekali pada 18,02 Mbps dan file 200MB selesai didownload dalam waktu kurang dari 2 menit.

Tangkapan layar antarmuka aplikasi PIA yang menampilkan opsi proxy SOCKS5 di pengaturan
Saya menikmati torrenting yang cepat memakai server proxy SOCKS5 PIA

Bagaimanapun, kelemahan dari penggunaan proxy SOCKS5 adalah perlunya sejumlah pengaturan manual dan semua data Anda tidak terenkripsi. Hal ini menyebabkan aktivitas Anda terekspos sepenuhnya ke ISP Anda ataupun pengawasan pemerintah. Itulah sebabnya saya hampir selalu menggunakan server normal PIA sewaktu torrenting, dan ada banyak pilihan server karena kesemuanya mendukung berbagi file P2P.

Ketika saya terkoneksikan ke server biasa di Swiss, kecepatan download saya turun menjadi 13,24 Mbps. Saya butuh waktu 4 menit untuk mendownload file 200MB yang sama. Menurut saya ini bisa diterima untuk file kecil, tetapi tidak sebanding dengan kecepatan NordVPN yang tertinggi.

Dalam aspek anonimitas, PIA juga diperlengkapi dengan enkripsi 256-bit yang kuat, kill switch, dan kebijakan tanpa log yang ketat, sehingga tidak ada yang bisa memata-matai aktivitas torrenting Anda.

Salah satu kekurangan PIA adalah lokasinya di Amerika Serikat, yang merupakan bagian dari 5 Eyes Alliance. Awalnya saya khawatir dengan isu ini, tetapi saya segera diyakinkan ketika menyadari bahwa PIA memiliki rekam jejak yang terbukti tidak menyimpan log data penggunanya.

PIA adalah VPN yang cepat dan aman untuk torrenting, dengan harga bulanan $2.69 (paket langganan: 2 tahun). Guna memutuskan apakah VPN ini betulan yang terbaik untuk kebutuhan torrenting Anda, saya sarankan agar Anda mencoba PIA secara gratis dengan memanfaatkan jaminan uang kembali 30 hari darinya.

PIA bisa dipakai di: Windows, macOS, iOS, Android, Amazon Fire TV, Linux, Chrome, Kodi, dan router.

Coba gratis PIA selama 30 hari!

5. PrivateVPN – Fitur Port Forwarding Memastikan Torrenting yang Cepat

Screenshot of PrivateVPN vendor user interface on smartphone, tablet, and desktop

Fitur Utama:

  • 150+ server di 60 negara mendukung torrenting
  • Bandwidth unlimited dengan kecepatan download yang lumayan bagus
  • Kebijakan tanpa log dengan kantor pusat di Swedia
  • Enkripsi AES 256-bit dengan kill switch otomatis dan proteksi kebocoran
  • Mengkoneksikan hingga 6 perangkat sekaligus
  • $1,89/bulan (paket langganan: 24 bulan). Bitcoin diterima.

PrivateVPN mendukung torrenting di semua servernya dan bahkan menawarkan port forwarding. Dengan demikian Anda dimungkinkan untuk menikmati torrenting yang lebih cepat dan lebih efisien. Anda juga tidak memerlukan pengetahuan teknis untuk melakukan setting port forwarding. Setelah terkoneksi ke server, nomor port acak langsung muncul di aplikasi PrivateVPN Anda. Cukup masukkan nomor port itu ke client torrent untuk memulai prosesnya.

Tangkapan layar PrivateVPN dengan nomor penerusan port yang terlihat di aplikasi Mac
Penggemar torrent tentu menyukai fitur port forwarding karena tidak biasanya terdapat dalam VPN

Ketika saya menguji PrivateVPN dengan beberapa client torrent yang berbeda, VPN ini berfungsi baik dengan qBitTorrent, Transmission, serta uTorrrent. Kecepatan download rata-rata saya di server Swiss antara 13 hingga 16 Mbps. Kendati lebih lambat daripada VPN-VPN lain di artikel ini, saya rasa waktu download tersebut masih dalam kisaran yang dapat diterima.

Anda bisa memilih untuk mengamankan sesi torrenting Anda dengan enkripsi AES-128-bit ataupun 256-bit (meski rekomendasi saya adalah 256-bit karena jauh lebih susah untuk dipecahkan). PrivateVPN menyediakan kill switch dan proteksi kebocoran IPv6/DNS pula untuk menjaga keamanan data pribadi Anda sepanjang waktu.

Andaikata Anda tinggal di China atau bepergian ke sana, PrivateVPN adalah salah satu di antara sedikit VPN yang mampu menembus Tembok Api Besar Tiongkok (Great Firewall of China). Software dan situs torrent diblokir di China, tapi PrivateVPN bisa membantu Anda mengatasi firewall negara itu dengan aman.

Semua servernya mendukung aktivitas P2P. Namun, sayangnya, PrivateVPN hanya menyediakan 150+ server di 60 negara. Ini bukanlah pilihan yang banyak, terutama karena kebanyakan VPN menyediakan setidaknya 1.000 server. Jumlah server yang terbatas juga bisa menyebabkan kepadatan yang berlebih, yang pada akhirnya akan memperlambat kecepatan torrenting. Ini mungkin bukan masalah bagi Anda, teristimewa jika Anda tidak berencana untuk torrenting setiap saat.

Anda bisa mencoba PrivateVPN secara gratis dengan cara memanfaatkan jaminan 30 hari uang kembali dari mereka, yang memungkinkan Anda untuk menggunakan layanan mereka tanpa langsung membuat komitmen.

PrivateVPN bisa dipakai di: Windows, Mac, iOS, Android, Android TV, Linux, Chrome, Firefox, dan router.

Coba gratis PrivateVPN selama 30 hari!

Tabel Perbandingan Cepat: 5 VPN Murah Terbaik untuk Torrenting

Di bawah ini disediakan tabel perbandingan yang memuat rangkuman singkat setiap VPN. Pilihan serba terbaik untuk torrenting adalah NordVPN karena kombinasi yang unggul dari harga murah, kecepatan luar biasa, beserta fitur keamanan dan privasi yang tangguh.

Server P2P Lokasi Kebijakan Tanpa Log Kill Switch Kecepatan Biaya Bulanan Termurah
1. NordVPN Panama Luar biasa $3.71
2. CyberGhost Rumania Cepat $2.75
3. Surfshark Kepulauan Virgin Britania Raya Cepat $2.49
4. Private Internet Access (PIA) Amerika Serikat Cepat $2.69
5. PrivateVPN Swedia Biasa $1.89

Torrenting dengan aman pakai NordVPN!

Bagaimana Cara Menggunakan VPN untuk Torrenting di BitTorrent atau uTorrent?

Menyiapkan VPN untuk torrenting dengan aman mudah sekali. Saya akan menunjukkan caranya dalam 3 langkah sederhana, dan Anda bisa mempraktikkannya dengan BitTorrent, uTorrent, ataupun client torrent lainnya:

  1. Gunakan VPN yang memungkinkan koneksi P2P dan tidak menyimpan log data pengguna. Saya suka NordVPN karena menerapkan kebijakan tanpa log yang ketat dan mempunyai ribuan server P2P (cobalah NordVPN selama 30 hari tanpa risiko apa pun!).
  2. Koneksikan ke server di negara yang ramah torrent. Saya menyarankan Rumania, Spanyol, ataupun Swiss.
  3. Buka BitTorrent, uTorrent, atau client torrent lainnya dan mulai torrenting! Sekarang Anda sudah anonim dan dilindungi dengan VPN.

Coba gratis NordVPN selama 30 hari

Hindari VPN-VPN Ini untuk Torrenting – Risiko Keamanan & Privasi

1. TunnelBear

TunnelBear adalah layanan VPN yang sudah terkenal tetapi tidak 100% jelas apakah ramah torrent atau tidak. Saya sama sekali tidak berhasil menemukan informasi spesifik apa pun terkait torrenting di situs webnya – hanya ada referensi yang samar tentang “share files”. Demi keamanan dan agar terhindar dari masalah legal, saya menghindari penggunaan TunnelBear untuk aktivitas P2P apa pun.

Tangkapan layar laman pemecahan masalah TunnelBear tentang berbagi file
Jika suatu VPN tidak mencantumkan P2P dan dukungan torrenting secara jelas, risikonya tidak sebanding

2. Hotspot Shield

Hotspot Shield adalah VPN populer lainnya yang tidak saya rekomendasikan untuk torrenting. Berdasarkan kebijakan privasinya, Hotspot Shield menyimpan log jumlah bandwidth yang Anda gunakan. Karena torrenting memakan banyak bandwidth, saya pribadi tidak merasa nyaman saat mengetahui data tersebut dikumpulkan dan dikaitkan dengan nama saya.

Tangkapan layar kebijakan privasi Hotspot Shields
Hotspot Shield bukanlah pilihan yang baik untuk torrenting karena melacak berapa banyak bandwidth yang Anda gunakan

Biarpun Hotspot Shield merupakan pilihan yang bagus untuk streaming atau penggunaan internet sehari-hari, Anda pasti bisa menemukan VPN yang lebih aman dengan harga yang sama.

Cara Memilih VPN Terbaik untuk Torrenting

Bila Anda belum pernah menggunakan layanan VPN, mencari provider yang murah dan terpercaya mungkin membingungkan. Berikut ini disajikan cara memilih VPN terbaik untuk torrenting (tanpa mengeluarkan banyak uang):

Dukungan P2P dan Torrenting

Tidak semua VPN mendukung torrenting. Jadi, penting sekali memilih VPN yang menyatakan kebijakannya mengenai P2P file-sharing secara tegas dan eksplisit. Tidak ada gunanya melanggar aturan suatu provider VPN dan menjadikan diri Anda dikenakan blacklist oleh layanan tersebut. Tergantung pada apa yang Anda torrenting, Anda malah berpotensi mengalami persoalan yang serius dengan hukum. Itulah mengapa sangat penting untuk mengecek dulu apakah VPN Anda mendukung torrenting dan P2P.

Kebijakan Tanpa Log yang Ketat

Pilihlah VPN yang tidak melacak, menyimpan, ataupun membagikan data pengguna supaya Anda bisa tetap private selagi torrenting. Sungguhpun banyak VPN yang mengklaim memiliki kebijakan tanpa log, Anda tentu akan menemukan beberapa yang mengumpulkan data pengguna. Istilah “no-logs policy” kerap digunakan sebagai trik pemasaran, jadi penting sekali menyelidikinya sendiri.

Kekuasaan Hukum

Carilah VPN yang dioperasikan dari negara yang tanpa pengawasan secara luas atau undang-undang privasi yang meresahkan. Pada dasarnya hal itu berarti menghindari provider di negara 5, 9, atau 14 Eyes, yang merupakan jaringan mata-mata internasional yang beranggotakan negara-negara di bawah ini:

  • 5 Eyes: Australia, Kanada, Selandia Baru, Inggris Raya, dan Amerika Serikat
  • 9 Eyes: negara-negara 5 Eyes plus Denmark, Prancis, Norwegia, dan Belanda
  • 14 Eyes: negara-negara 9 Eyes plus Belgia, Jerman, Italia, Spanyol, dan Swedia

Idealnya Anda menggunakan VPN yang tidak berada di bawah yurisdiksi negara 14 Eyes mana pun. Itulah sebabnya Anda akan menemukan layanan seperti ExpressVPN dan NordVPN terdaftar di Kepulauan Virgin Britania Raya dan Panama. Ada pengecualian semacam Swedia, yang adalah bagian dari 14 Eyes tetapi memiliki undang-undang privasi yang sangat kuat.

Perlindungan Kebocoran

Banyak VPN yang bisa secara tidak sengaja membocorkan alamat IP aktual Anda sewaktu online – kebocoran yang paling umum adalah kebocoran DNS, kebocoran IPv6, dan kebocoran WebRTC. Anda semestinya memilih VPN dengan perlindungan kebocoran internal demi memastikan tidak ada yang bisa melihat apa yang Anda torrenting. Anda sendiri juga bisa memeriksa potensi kebocoran di ipleak.net.

Kill Switch

Kendatipun sebagian besar VPN pada umumnya stabil, adakalanya koneksi Anda terputus selama satu atau dua detik. Ini pun bisa terjadi saat Anda mengganti server. Tanpa kill switch, traffic P2P Anda akan terekspos ke otoritas hukum, torrenter, hacker, dan pihak ketiga lainnya. Kill switch mengantisipasi terjadinya hal itu dengan cara memblokir semua traffic hingga koneksi VPN Anda pulih.

Kecepatan Tinggi dan Bandwidth Unlimited

Karena torrenting membutuhkan banyak data, pastikan Anda menggunakan VPN dengan bandwidth yang unlimited dan kecepatan yang terbaik. Ini akan membantu Anda terhindar dari download yang tidak lengkap atau sangat lemot.

Torrenting dengan anonim pakai NordVPN

Bisakah Menggunakan VPN Gratis untuk Torrenting dengan Aman dan Anonim?

VPN gratis mungkin terlihat seperti pilihan yang bagus. Namun, VPN gratis yang terbaik untuk torrenting sekalipun tidak akan memberi Anda kecepatan serta keamanan yang Anda butuhkan.

Karena VPN gratis tetap perlu menghasilkan uang, mereka menggunakan cara-cara berikut untuk mendapatkan keuntungan dari para penggunanya:

  • Iklan: VPN gratis sering kali mengandalkan iklan untuk memperoleh penghasilan. Ini tidak hanya mengganggu Anda, tetapi juga merupakan risiko terhadap privasi. Iklan dipenuhi dengan tracker atau pelacak untuk mencatat aktivitas online Anda dan menargetkan Anda dengan lebih baik. Tidak ideal jika Anda ingin menelusuri dan mendownload atau mengunduh file torrent secara anonim.
  • Berbagi data dengan pihak ketiga: Beberapa VPN gratis mengumpulkan dan menjual data pribadi Anda ke penawar tertinggi. Siapa pun bisa membeli data Anda – pengiklan, perusahaan, pemerintah, dan bahkan hacker atau peretas.
  • Bandwidth terbatas: Bandwidth mahal harganya sehingga VPN gratis membatasi penggunaan data bulanan Anda. Layanan gratis terbaik menawarkan 10GB setiap bulannya (setara dengan 500MB sehari). Tergantung pada aktivitas torrent Anda, mungkin akan ada banyak unduhan yang tidak lengkap.
  • Torrenting yang lemot: Meskipun Anda memiliki cukup bandwidth untuk torrenting, mungkin perlu waktu beberapa jam untuk menyelesaikan unduhan. VPN gratis memiliki server dalam jumlah terbatas yang dengan cepat penuh sesak dengan pengguna-pengguna lainnya sehingga memperlambat kecepatan internet Anda.

VPN gratis bukan hanya memiliki keterbatasan dalam hal torrenting. Saya bisa merekomendasikan beberapa VPN gratis yang layak untuk browsing sehari-hari, tapi Anda akan menemukan bahwa tidak banyak hal lain yang bisa Anda lakukan. Tidak ada VPN gratis (dan 100% aman) yang sanggup membuka blokir layanan streaming populer seperti Netflix, menerobos firewall dan penyensoran online dengan andal, ataupun mempunyai jaringan server global.

Sebaliknya, VPN berkualitas memungkinkan Anda untuk torrenting dengan aman, streaming, dan browsing internet dengan bebas dari mana saja. Penyedia layanan seperti NordVPN juga tidak menetapkan limit data. Jadi, Anda tidak perlu mencemaskan pengunduhan yang lambat atau tidak selesai.

Andaikan Anda hanya ingin torrenting beberapa file tertentu, saya anjurkan gunakanlah NordVPN daripada mempertaruhkan privasi Anda dengan VPN gratis. Sesungguhnya Anda bisa menikmati akses unlimited secara gratis ke NordVPN selama 30 hari dengan cara memanfaatkan jaminan uang kembali darinya. Ingatlah saja untuk meminta refund dari tim dukungan pelanggan sebelum 30 hari berakhir. Ternyata mudah dan bebas masalah ketika saya mencobanya sendiri. Hanya butuh beberapa menit untuk memproses refund saya via obrolan langsung atau live chat 24/7.

Tangkapan layar dari pengembalian dana yang dimulai dan disetujui melalui obrolan langsung dukungan pelanggan NordVPN
NordVPN memproses refund saya dalam beberapa menit

Coba gratis NordVPN selama 30 hari!

Pertanyaan Umum: Torrenting dan VPN Dijelaskan

🤓 Akankah VPN berdampak pada kecepatan torrenting saya?

VPN bisa berpengaruh pada kecepatan torrent Anda karena butuh waktu untuk mengenkripsi data pribadi Anda dan mengirimnya melalui server VPN itu. Untungnya, hasil pengujian saya menunjukkan bahwa 5 VPN top dalam daftar ini tidak akan memperlambat kecepatan Anda secara signifikan. VPN tersebut justru bisa meningkatkan kecepatan Anda. Sebabnya adalah semua aktivitas online Anda dienkripsi dan disembunyikan dari ISP Anda. Dengan demikian, lantaran tidak mengetahui volume unduhan Anda, mereka tidak bisa membatasi bandwidth Anda.

Saya pribadi belum pernah melihat adanya penurunan kecepatan saat sedang terhubung ke NordVPN untuk torrenting. Untuk menguji sendiri kecepatannya, Anda bisa mencoba NordVPN dengan memanfaatkan jaminan uang kembali 30 hari. Anda akan mendapatkan bandwidth unlimited untuk mengunduh torrent sesukanya.

Bagaimanapun, jika ternyata VPN Anda memperlambat kecepatan unduh Anda secara drastis, ada sejumlah solusi cepat yang bisa Anda coba.

Solusi yang termudah adalah pindah ke server lain. Bila server yang Anda sambungkan dijejali dengan banyak pengguna, maka akan berimbas pada kecepatan Anda. Mencari server lain yang jumlah penggunanya lebih sedikit bisa menyelesaikan problem Anda. Anda juga bisa menyambungkan ke server lain yang lebih dekat dengan lokasi Anda. Traffic Anda jelas tidak perlu menempuh perjalanan yang terlalu jauh sehingga akan menaikkan kecepatan Anda.

Nikmati torrenting yang cepat dengan NordVPN!

😇 Apakah aman torrenting menggunakan VPN?

Ya, jika Anda menggunakan VPN yang terpercaya seperti 5 layanan top yang direkomendasikan dalam daftar ini. Saya sendiri sudah mengujinya, dan semuanya memiliki fitur keamanan serta privasi yang tangguh seperti:

  • Dukungan torrenting dan P2P
  • Kebijakan tanpa log yang jelas dan transparan
  • Lokasi perusahaan di luar negara 5, 9, dan 14 Eyes
  • Standar enkripsi yang kuat
  • Perlindungan kebocoran
  • Kill switch

Coba gratis NordVPN selama 30 hari

😎 VPN mana yang terbaik untuk torrenting di PC dan Android?

Saya sudah tes 5 VPN torrenting top dalam daftar ini secara menyeluruh, dan saya mendapati bahwa semuanya kompatibel dengan Windows dan Android. Terkadang torrenting mungkin saja dimungkinkan di aplikasi komputer tetapi tidak di Android. Namun, saya sudah memastikan bahwa server P2P tersedia pula di aplikasi Android dari semua VPN itu! Yang perlu Anda lakukan hanyalah mengunduh aplikasinya, menyambungkannya ke server pilihan Anda, dan langsung mulai torrenting secara anonim.

Coba gratis NordVPN di PC dan Android

😅 Apakah torrenting diperbolehkan di VPN apa pun?

Anda wajib memeriksa dengan cermat kebijakan dari VPN tersebut seputar torrenting karena beberapa VPN sama sekali melarangnya dan memblokir segala macam transfer file P2P. Yang lain lagi mungkin membatasi akses ke server tertentu di jaringan mereka, dan Anda boleh jadi tidak mendapatkan kecepatan dan keamanan yang memadai bila menggunakan server reguler mereka.

5 VPN top dalam daftar ini semuanya ramah torrent dan mendukung P2P file sharing di server mereka. Cukup unduh salah satunya, hubungkan ke server pilihan Anda, dan mulai torrenting. Hasil pengamatan saya memperlihatkan bahwa NordVPN adalah yang terbaik dalam jajaran VPN itu karena memiliki kecepatan unduh tertinggi dan ada banyak fitur untuk menjaga anonimitas saya. Anda bahkan bisa mencobanya secara gratis selama 30 hari semasa periode jaminan uang kembali yang diberikan.

Coba gratis NordVPN selama 30 hari!

Apakah torrenting ilegal?

Jawabannya tergantung karena setiap negara memiliki hukum atau peraturan sendiri sehubungan dengan torrenting. Walaupun pada hakikatnya tidak ada yang salah dengan torrenting itu sendiri, banyak negara yang melarang torrenting materi bajakan atau berhak cipta. Negara yang lain lagi menutup situs torrent ataupun sama sekali melarang torrenting karena sulitnya memonitor jutaan file torrent yang digunakan untuk aktivitas ilegal.

Di bawah ini ada beberapa contoh negara dengan undang-undang torrenting yang sangat ketat (dan kompleks):

Negara Undang-Undang Hukuman Penjara Maksimal Denda Maksimal
Australia Commonwealth Copyright Act 5 tahun $117.000
Kanada Copyright Modernization Act 2 tahun $5.000
Jerman German Civil Procedure Act 3 tahun Tidak diketahui
Inggris Raya Digital Economy Act (DEA) and Copyright, Designs, and Patents Act (CDPA) 10 tahun Tak terbatas
Amerika Serikat Digital Millennium Copyright Act (DMCA) 5 tahun $150.000 per file

Definisi “copyrighted” (berhak cipta) berbeda-beda di setiap negara. Ini berarti Anda bisa dengan mudah melanggar hukum tanpa menyadarinya, yang mungkin berbuah denda dalam jumlah besar atau bahkan hukuman penjara.

Guna memastikan privasi Anda dan menghindari sanksi hukum, saya sangat menyarankan supaya menggunakan salah satu dari 5 VPN terbaik yang dapat diandalkan ini sewaktu torrenting. Kesemuanya mempraktikkan kebijakan tanpa log yang ketat dan memakai standar enkripsi yang kuat untuk membuat Anda tetap anonim.

Torrenting aman dengan NordVPN!

Apakah butuh VPN untuk torrenting dengan Popcorn Time atau Kodi?

Ya, Anda seharusnya selalu menggunakan VPN yang aman ketika streaming torrent di Kodi ataupun Popcorn Time.

Teknologi berbagi file P2P di era Kodi dan Popcorn agak berbeda dibanding teknologi BitTorrent tradisional. Dengan platform tersebut, perangkat Anda sebenarnya melakukan streaming konten dan bukan mengunggah ataupun mengunduh file itu ke perangkat Anda (kecuali Anda memilih demikian).

Akan tetapi, torrent hasil streaming pada platform tersebut seringkali dilindungi hak cipta dan karenanya ilegal di banyak negara. Kendati saya tidak mendukung praktik berbagi materi berhak cipta, saya yakin bahwa setiap orang punya hak atas privasi online. Bila Anda tidak ingin siapa pun mengawasi apa yang Anda lakukan selagi online, hasil pengetesan saya mengungkapkan bahwa NordVPN memiliki fitur keamanan yang terbaik. VPN itu juga menyuguhkan kecepatan server yang tinggi sehingga Anda bisa menikmati streaming dan downloading tanpa gangguan. Anda bisa mencobanya secara gratis sepanjang 30 hari selama periode garansi uang kembali dari mereka.

Coba gratis NordVPN selama 30 hari!

Apa pengaruh firewall NAT router saya dalam torrenting?

Router Anda memiliki firewall NAT untuk melindungi jaringan Anda dan segala perangkat dalam jaringan itu dari koneksi yang tidak dikehendaki. Ini mungkin menjadi masalah tatkala torrenting bila firewall NAT Anda mendeteksi koneksi torrent Anda sebagai traffic yang tidak diinginkan. Biasanya hal itu bukanlah masalah besar karena kebanyakan firewall NAT jaringan private tidak terlalu ketat dan kemungkinan besar tidak ada efeknya dalam P2P file-sharing.

Bagaimana bisa port forwarding membantu torrenting?

Tidak jarang orang menggunakan fitur port forwarding pada VPN mereka sebagai cara untuk mendapatkan kecepatan yang lebih baik saat torrenting.

Semua router mempunyai firewall NAT untuk melindungi jaringan dari traffic yang tidak diharapkan. Kadang traffic torrent diblokir atau diperlambat karena hal itu. Port forwarding membantu Anda mengkonfigurasi koneksi VPN Anda supaya perangkat Anda bisa bypass firewall NAT. Dengan metode tersebut Anda akan memiliki koneksi yang lebih langsung antara perangkat Anda dan website torrent yang karenanya menjadikan koneksi Anda lebih cepat.

Kerugian dari port forwarding adalah mengakibatkan traffic online Anda lebih mudah dilacak. Port yang terbuka itu membuat Anda lebih mudah dikenali dari antara para pengguna VPN lainnya, dan akan mengurangi level privasi Anda.

Apabila Anda menghendaki fitur port forwarding pada VPN Anda, Anda bisa mencoba PIA atau PrivateVPN. Keduanya menawarkan masa jaminan uang kembali 30 hari sehingga Anda bisa mengetesnya secara gratis selama 30 hari.

Coba gratis PIA selama 30 hari!

Kapan saya harus menggunakan proxy SOCKS5 untuk torrenting?

SOCKS5 adalah protokol internet yang mengalihkan traffic Anda melalui server proxy. Alamat IP Anda disembunyikan dan diganti dengan yang lain – menjadikan Anda anonim atau anonymous. Namun, beda dengan VPN, protokol itu tidak mengenkripsi data apa pun yang ditransfer ketika torrenting. Melewatkan proses tersebut menjadikannya lebih cepat dibandingkan koneksi VPN pada umumnya, tapi kurang aman. SOCKS5 tidak memberi Anda privasi VPN yang sepenuhnya dan tetap mengekspos Anda kepada pengawasan pemerintah dan ISP Anda.

Oleh sebab itu, jika kecepatan merupakan perhatian utama Anda dan Anda bersedia mengorbankan privasi, Anda bisa memilih untuk menggunakan koneksi proxy SOCKS5. Private Internet Access adalah VPN yang menawarkan proxy SOCKS5 dan Anda bisa mencobanya secara gratis dalam kurun waktu 30 hari selama masa jaminan uang kembali.

Bagaimanapun, saya hampir-hampir tidak pernah merasa nyaman melakukan torrent tanpa mengenkripsi traffic saya. Saya tidak pernah tahu kapan saya mengunduh konten bajakan secara tidak sengaja sehingga berpotensi menimbulkan masalah bagi saya. Selama waktu pengujian, saya mendapati bahwa NordVPN tetap menyuguhkan kecepatan yang lebih tinggi dibandingkan koneksi proxy SOCKS5. Dengan demikian Anda beroleh kecepatan maupun anonimitas selagi torrenting. Anda bisa mencobanya secara gratis selama 30 hari selama periode jaminan uang kembali darinya dan mengetes sendiri kecepatannya.

Coba gratis NordVPN selama 30 hari!

Perlukah menggunakan VPN atau server proxy untuk torrenting?

Menggunakan VPN untuk torrenting tentu senantiasa lebih baik karena alasan keamanan.

Layanan proxy dan VPN serupa karena keduanya meneruskan traffic Anda selagi online dengan melewati server mereka sendiri untuk menyembunyikan alamat IP aktual Anda. Layanan semacam itu memberi Anda privasi dan berguna untuk mengakses website yang diblokir karena lokasi Anda. Namun, tidak seperti VPN, server proxy tidak mengenkripsi traffic Anda. Walaupun beberapa layanan proxy mungkin saja lebih cepat daripada VPN karena mengabaikan proses enkripsi, hal itu berarti apa pun yang Anda lakukan saat torrenting masih dapat dilihat oleh pihak ketiga – termasuk lembaga pengawasan pemerintah dan ISP Anda.

Saya memperhatikan bahwa provider berkualitas bagus seperti NordVPN tidak memperlambat kecepatan saya sementara memberi saya privasi yang diperlukan untuk torrenting (saya mengunduh satu film HD selengkapnya dalam waktu kurang dari 15 menit). Jangan mengorbankan privasi Anda demi kecepatan – risikonya tidak sepadan. Jika Anda mengunduh konten bajakan secara tidak sengaja, di sejumlah negara Anda bisa didenda atau bahkan dipenjara. Seandainya Anda tidak yakin untuk berlangganan jangka panjang, kenapa tidak mencoba NordVPN secara gratis selama 30 hari selama periode garansi uang kembali dari mereka. Anda bisa meminta refund jika merasa tidak sesuai dengan kebutuhan Anda – sehingga benar-benar bebas risiko!

Coba gratis NordVPN selama 30 hari!

Mengapa butuh kill switch ketika torrenting?

Kill switch adalah fitur keamanan tambahan yang mestinya selalu Anda aktifkan di VPN Anda sewaktu torrenting. Bila VPN Anda tiba-tiba disconnect (umpamanya saat software atau perangkat lunak antivirus baru di komputer Anda memblokirnya), kill switch mencegah data yang tidak terenkripsi agar tidak bocor dengan cara menghentikan traffic internet di komputer Anda. Artinya, tidak ada aktivitas torrenting Anda yang akan terekspos ke pihak ketiga seperti pengawasan pemerintah ataupun ISP Anda.

Semua 5 VPN torrenting top dalam daftar ini mempunyai fungsi kill switch yang bisa Anda aktifkan dengan mudah untuk menjaga Anda supaya tetap aman ketika torrenting.

Torrenting dengan aman pakai NordVPN

Mengapa butuh VPN untuk torrenting?

Anda harusnya selalu menggunakan VPN untuk mengunduh torrent dengan aman. Saat mengunduh torrent, Anda terhubung dengan orang lain yang berbagi file torrent yang sama. Andaikata Anda torrenting tanpa VPN, orang lain yang berbagi file tersebut bisa melihat alamat IP Anda. Itu bisa digunakan untuk memperkirakan lokasi Anda dan bahkan mengidentifikasi ISP Anda.

ISP Anda juga bisa memantau aktivitas online Anda, dan membatasi bandwidth Anda jika mereka mengetahui bahwa Anda sedang torrenting. ISP Anda bekerja sama pula dengan otoritas hak cipta, yang mungkin berakhir dengan denda dalam jumlah besar dan sanksi hukum jika Anda mengunduh materi berhak cipta secara tidak sengaja dari situs torrent.

VPN melindungi Anda dalam dua aspek mendasar:

  • VPN mencegah ISP Anda mengetahui bahwa Anda sedang torrenting dengan mengenkripsi file Anda.
  • VPN menghalangi siapa pun melihat alamat IP Anda yang sebenarnya.

Saya paling percaya dengan NordVPN dalam hal torrenting. VPN itu menjadikan alamat IP asli saya tersembunyi dengan enkripsi kelas militer, kebijakan tanpa log, proteksi kebocoran, dan juga kill switch. Ini memastikan privasi dan anonimitas yang maksimal pada waktu torrenting.

Aman torrenting dengan NordVPN

Di mana lokasi server yang terbaik untuk torrenting?

Bila Anda hendak lebih berhati-hati saat torrenting, ada baiknya menyambungkan ke server di negara yang memiliki undang-undang longgar terkait P2P file-sharing. Termasuk di antaranya adalah negara-negara seperti Swiss, Spanyol, dan Rumania.

Meskipun torrenting legal di negara-negara seperti Amerika Serikat, Inggris Raya, dan Australia, mereka memiliki undang-undang pembajakan digital yang sangat ketat. Jadi, yang terbaik adalah menghindari server di negara seperti itu sewaktu torrenting kalau-kalau Anda mengunduh konten berhak cipta secara tidak sengaja..

VPN mana yang terbaik untuk torrenter awam?

NordVPN adalah pilihan terbaik bagi siapa saja yang baru mengenal torrenting karena antarmukanya yang ramah pengguna sangat mudah digunakan. Anda hanya perlu login, koneksikan ke servernya, dan mulai torrenting dengan aman di client torrent yang Anda inginkan. Anda bahkan bisa mencobanya secara gratis selama 30 hari guna merasakan betapa mudahnya penggunaannya. Ingatlah untuk menghubungi layanan pelanggan sebelum akhir periode garansi uang kembali 30 hari untuk menerima pengembalian uang jika Anda tidak 100% puas dengan kinerjanya.

Seandainya Anda tidak yakin di mana tempat mencari file P2P, di sini ada daftar situs web torrent bereputasi baik untuk Anda memulainya.

Coba gratis NordVPN selama 30 hari!

Apa itu IP binding?

IP binding adalah langkah pengamanan yang tersedia pada client torrent tertentu seperti uTorrent. Fitur tersebut mengikat (bind) perangkat Anda ke alamat IP tertentu, yang berarti traffic torrent hanya diizinkan ketika Anda terhubung ke alamat itu. Sebaiknya perangkat Anda diikat ke alamat IP dari server VPN, dengan demikian dipastikan bahwa semua traffic torrent Anda akan selalu dienkripsi. Anda tidak perlu takut lupa mengaktifkan VPN Anda, karena torrenting tidak bisa dimulai sebelum Anda terhubung ke alamat IP yang terikat itu.

Apakah VPN menyembunyikan alamat IP saya selagi torrenting?

VPN seharusnya menyembunyikan alamat IP Anda selagi torrenting, tetapi banyak layanan berkualitas rendah yang masih bisa membocorkan informasi tersebut. Saya sudah meneliti 5 VPN torrent terbaik ini dan menyaksikan sendiri semuanya mampu menyembunyikan alamat IP saya secara konsisten. Pastikan saja Anda tersambung ke salah satu VPN itu sebelum membuka platform P2P atau mengunjungi situs torrent apa pun demi memastikan semua traffic tetap tersembunyi.

Torrenting dengan aman pakai NordVPN

Jangan Pertaruhkan Anonimitas Anda Saat Torrenting – Gunakan VPN!

Menggunakan VPN adalah cara yang paling aman dan paling mudah untuk melindungi diri Anda di jaringan P2P. Alamat IP Anda akan tetap tersembunyi dengan aman dari hacker, pemerintah, instansi hak cipta atau kekayaan intelektual, dan bahkan torrenters lain.

Saya pribadi selalu memakai NordVPN untuk memastikan transfer file P2P yang cepat dan aman. Kebijakan tanpa log yang ketat, enkripsi level militer, dan servernya yang berkecepatan tinggi terus-menerus membantu saya torrenting konten dalam waktu secepat mungkin sambil memastikan saya tetap anonim.

Tapi jangan langsung percaya dengan kata-kata saya – cobalah sendiri! Anda bisa torrenting dengan NordVPN secara gratis selama 30 hari dengan jaminan uang kembali 30 hari darinya. Jika kemudian Anda berubah pikiran, Anda bisa dengan mudah mendapatkan full refund dengan cara menghubungi dukungan pelanggannya. Saya telah mencobanya dan berhasil mendapatkan uang saya kembali hanya dalam 3 hari!

Coba gratis NordVPN selama 30 hari

Anda suka artikel ini? Beri Rating!
Saya sangat tidak menyukainya Saya tidak begitu menyukainya Okelah Cukup bagus! Suka sekali!
4.40 Rating dari 2 pengguna
Judul
Komentar
Terima kasih atas feedback Anda
Dawn Teh
Ditulis oleh Dawn Teh
Dawn adalah penulis konten keamanan siber. Ia senang menambah wawasan para pembacanya mengenai tren terbaru seputar keamanan online dan teknologi.